Aceh Jaya – Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah Aceh Jaya, Juanda (JZ 01 DDS), mengimbau seluruh anggota RAPI agar meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam menghadapi musim penghujan yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.
Imbauan tersebut disampaikan Juanda sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir, angin kencang, tanah longsor, hingga pohon tumbang yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat maupun jaringan komunikasi di wilayah Aceh Jaya.
“Kami meminta setiap anggota memastikan seluruh perangkat komunikasi, seperti radio HT maupun mobile, baterai, aki, charger, antena, serta perlengkapan pendukung lainnya dalam kondisi siap digunakan setiap saat,” ujar Juanda kepada Noa.co.id, Rabu (5/8/2026).
Selain memastikan kesiapan peralatan komunikasi, Juanda meminta seluruh anggota RAPI terus memantau perkembangan cuaca dan situasi di wilayah masing-masing. Menurutnya, setiap informasi mengenai potensi bencana harus segera dilaporkan melalui jaringan komunikasi RAPI agar dapat diteruskan dengan cepat kepada instansi terkait sebagai langkah awal penanganan.
Juanda juga mengimbau masyarakat Aceh Jaya agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat dalam beberapa hari terakhir wilayah tersebut diguyur hujan yang disertai angin kencang. Kondisi cuaca tersebut dinilai berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, maupun genangan di sejumlah titik rawan.
“Masyarakat kami imbau agar tetap waspada dan peka terhadap perubahan cuaca maupun tanda-tanda alam. Jangan menunggu bencana terjadi. Apabila melihat adanya potensi bahaya, segera lakukan langkah antisipasi dan laporkan kepada aparat desa, BPBK, atau melalui jaringan komunikasi RAPI agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Ia menambahkan, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Karena itu, warga diimbau menghindari aktivitas di lokasi yang rawan bencana, seperti bantaran sungai, lereng perbukitan, maupun berada di bawah pohon besar saat hujan lebat disertai angin kencang.
Di sisi lain, Juanda mengajak seluruh anggota RAPI untuk terus memperkuat koordinasi, menjaga kekompakan, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, keberadaan RAPI sebagai mitra pemerintah memiliki peran penting dalam mendukung komunikasi kebencanaan dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat.
Juanda menegaskan, RAPI Wilayah Aceh Jaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapan personel dan peralatan guna mendukung penanganan bencana serta memberikan pelayanan komunikasi yang cepat, tepat, dan andal bagi masyarakat. Dengan kesiapsiagaan seluruh anggota dan meningkatnya kewaspadaan masyarakat, diharapkan dampak bencana hidrometeorologi dapat diminimalkan melalui respons yang cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Sanusi












