Aceh Tenggara – Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat kembali terlihat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara. Babinsa Posramil Deleng Pokhkisen jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara, Serda Arpit Journalis, bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong menimbun bagian kiri dan kanan Jembatan Beton di Desa Bunga Melut, Kecamatan Deleng Pokhkisen, Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan keterlibatan aktif Babinsa dalam membantu masyarakat sekaligus mendukung percepatan penyelesaian pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan bersama. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata pelaksanaan tugas pembinaan teritorial, khususnya dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan.
Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersama warga secara bersama-sama melakukan penimbunan pada bagian sisi kiri dan kanan jembatan yang masih terdapat lubang serta permukaan tanah yang belum rata. Material timbunan kemudian diratakan secara bertahap agar kondisi di sekitar jembatan menjadi lebih baik, sehingga nantinya dapat mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat saat melintasi jembatan tersebut.
Dengan memanfaatkan peralatan yang tersedia dan mengandalkan tenaga swadaya masyarakat, pekerjaan dilakukan secara bergotong royong. Warga dan Babinsa terlihat saling membantu dalam mengangkut, menimbun, hingga meratakan material pada bagian sisi jembatan. Meskipun dilaksanakan secara sederhana, semangat kebersamaan yang ditunjukkan menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut.
Babinsa Posramil Deleng Pokhkisen, Serda Arpit Journalis, mengatakan bahwa kegiatan gotong royong dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus membantu mempercepat penataan bagian sekitar jembatan yang masih membutuhkan pengerjaan.
“Untuk kegiatan hari ini kami melaksanakan gotong royong bersama masyarakat untuk menimbun lubang di bagian kiri dan kanan jembatan yang telah dibangun. Kami bersama warga saling bahu-membahu agar pekerjaan ini dapat segera diselesaikan sehingga nantinya jembatan bisa dimanfaatkan dengan lebih aman dan nyaman,” ujar Serda Arpit.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Beton di Desa Bunga Melut memiliki arti penting bagi masyarakat karena menjadi salah satu sarana penghubung yang dapat mendukung mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Keberadaan jembatan diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam bepergian, mengangkut hasil pertanian, maupun melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan ekonomi.
“Pembangunan jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Kami berharap setelah seluruh proses pengerjaan selesai, akses warga menjadi lebih mudah, aman dan lancar. Karena itu, kami akan terus berupaya membantu masyarakat sesuai kemampuan dan tugas kami di wilayah,” tambahnya.
Serda Arpit juga menegaskan bahwa kegiatan gotong royong memiliki nilai penting dalam kehidupan masyarakat. Selain dapat membantu menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan tenaga bersama, gotong royong juga menjadi sarana untuk memperkuat rasa persaudaraan, kepedulian, dan kekompakan antarwarga.
Menurutnya, budaya gotong royong perlu terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi berikutnya karena menjadi salah satu kekuatan masyarakat dalam menghadapi berbagai kebutuhan pembangunan di lingkungan masing-masing. Dengan adanya kepedulian dan partisipasi bersama, pekerjaan yang dilakukan secara swadaya dapat diselesaikan dengan lebih efektif.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi sosial dengan masyarakat. Melalui interaksi langsung di lapangan, Babinsa dapat mengetahui berbagai kondisi dan kebutuhan masyarakat sekaligus membangun hubungan yang semakin dekat dengan warga di wilayah binaannya.
Sementara itu, salah seorang perangkat Desa Bunga Melut yang turut mengikuti kegiatan gotong royong menyampaikan apresiasi terhadap peran Babinsa yang selama ini aktif hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat. Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan motivasi tersendiri bagi warga untuk tetap menjaga semangat kebersamaan.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu mau turun langsung bersama masyarakat. Kehadiran Babinsa membuat warga merasa diperhatikan dan semakin bersemangat untuk bergotong royong. Pekerjaan yang dilakukan bersama-sama juga terasa lebih ringan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat bukan hanya membantu mempercepat proses penyelesaian pembangunan jembatan, tetapi juga semakin mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat.
“Dengan adanya kerja sama seperti ini, kami berharap hubungan baik antara TNI dan masyarakat terus terjaga. Kami juga berharap pembangunan jembatan ini dapat segera selesai sehingga bisa memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Desa Bunga Melut,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Agus (45), salah seorang warga Desa Bunga Melut yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Ia mengaku senang melihat Babinsa ikut turun langsung bekerja bersama masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa karena mau turun langsung membantu masyarakat. Kehadiran Babinsa membuat kami semakin semangat untuk bergotong royong. Jembatan ini sangat penting bagi kami karena menjadi salah satu akses yang dibutuhkan untuk mendukung aktivitas sehari-hari,” ujar Agus.
Menurut Agus, keberadaan jembatan beton tersebut sangat dinantikan masyarakat karena dapat memberikan kemudahan dalam mobilitas warga. Selain memperlancar perjalanan, jembatan juga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian dan mendukung kegiatan ekonomi lainnya.
“Kami berharap jembatan ini cepat selesai sehingga segera dapat digunakan oleh masyarakat. Mudah-mudahan kerja sama seperti ini terus terjalin antara masyarakat dan Babinsa, karena banyak pekerjaan yang menjadi lebih mudah ketika dikerjakan secara bersama-sama,” tutupnya.
Kegiatan gotong royong tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan. Tidak hanya menjadi bagian dari proses penyelesaian pembangunan jembatan, kegiatan tersebut juga mencerminkan kuatnya semangat kepedulian dan kerja sama antara TNI dengan masyarakat.
Melalui kegiatan seperti ini, Babinsa Posramil Deleng Pokhkisen terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi nyata dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan warga di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat terus mendorong masyarakat untuk mempertahankan budaya gotong royong serta meningkatkan kepedulian terhadap pembangunan lingkungan.
Dengan terjaganya sinergi antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Beton di Desa Bunga Melut diharapkan dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan secara optimal. Infrastruktur tersebut nantinya diharapkan mampu meningkatkan kelancaran akses masyarakat, mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Deleng Pokhkisen.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan Babinsa bersama masyarakat menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kebersamaan tersebut sekaligus menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan, sehingga manfaat pembangunan dapat benar-benar dirasakan dan digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Editor: Amiruddin. MK




















