Home / Pemerintah Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Wagub Aceh: 21 Tahun Perdamaian Harus Berdampak pada Kesejahteraan Masyarakat

mm Redaksi

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah saat memberikan sambutan pada acara Peringatan Hari Damai Aceh ke -XXI yang diselenggarakan Badan Reintegrasi Aceh (BRA), di Balai Meuseraya Aceh, Banda Aceh, Sabtu, (15/8/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah saat memberikan sambutan pada acara Peringatan Hari Damai Aceh ke -XXI yang diselenggarakan Badan Reintegrasi Aceh (BRA), di Balai Meuseraya Aceh, Banda Aceh, Sabtu, (15/8/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh mengatakan tantangan Aceh setelah 21 tahun perdamaian bukan lagi mengakhiri konflik, melainkan memastikan manfaat perdamaian dapat dirasakan seluruh masyarakat, khususnya generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Fadhlullah saat memberikan sambutan pada peringatan 21 tahun perdamaian Aceh yang digelar Pemerintah Aceh di Gedung Balai Meuseuraya Aceh, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026).

“Tantangan kita hari ini bukan lagi mengakhiri konflik, tetapi memastikan setiap anak Aceh merasakan manfaat perdamaian melalui lapangan kerja, pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi masyarakat,” kata Fadhlullah.

Menurutnya, keberhasilan perdamaian tidak cukup hanya diukur dari berhentinya konflik. Perdamaian harus mampu menghadirkan keadilan, meningkatkan kesejahteraan, serta memberikan harapan bagi generasi mendatang.

Baca Juga :  Biro Pengadaan Barang dan Jasa Aceh Gelar Seminar Audit Pengadaan Barang/Jasa melalui E-Katalog

“Ukuran keberhasilan perdamaian bukan hanya berakhirnya konflik, tetapi tegaknya keadilan, meningkatnya kesejahteraan, dan tumbuhnya harapan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Fadhlullah mengatakan, 21 tahun lalu, tepatnya 15 Agustus 2005, Aceh mencatat sejarah penting melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki yang menjadi tonggak berakhirnya konflik berkepanjangan melalui jalan damai.

Kesepakatan tersebut menjadi momentum penting untuk menghentikan pertumpahan darah, memulihkan kehidupan masyarakat, sekaligus membuka jalan bagi pembangunan Aceh yang lebih baik.

Baca Juga :  Biro PBJ Setda Aceh Gelar Sosialisasi Pencatatan Non-Tender SPSE

Dalam momentum peringatan tersebut, Fadhlullah mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk mengenang para syuhada serta menghormati seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses perdamaian.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para tokoh perdamaian, mediator dan tim perunding di Helsinki, Pemerintah Republik Indonesia, negara-negara sahabat, ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen yang berkontribusi dalam perjalanan perdamaian Aceh.

600 Hektare Tanah untuk Pengembangan Ekonomi

Dalam rangkaian peringatan tersebut, Pemerintah Aceh juga menyerahkan santunan kepada anak yatim serta sertifikat penghargaan kepada sejumlah pemangku kebijakan yang dinilai berperan dalam menjaga dan merawat perdamaian Aceh.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Prioritaskan Penguatan Pendidikan Vokasi, Sekda Buka Uji Kompetensi Jenjang 7 di USK

Pada kesempatan yang sama, Fadhlullah menerima sertifikat tanah seluas 600 hektare yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Aceh dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

Tanah tersebut nantinya diarahkan untuk mendukung pengembangan ekonomi eks kombatan GAM dan korban konflik Aceh sesuai amanat MoU Helsinki.

Fadhlullah berharap langkah tersebut dapat menjadi bagian dari upaya menerjemahkan perdamaian ke dalam manfaat nyata bagi masyarakat Aceh.

“Untuk itu, mari kita rawat perdamaian dengan kerja nyata, saling menghormati, dan saling mempercayai. Mari kita jadikan Aceh sebagai daerah yang damai, maju, islami, dan bermartabat,” pungkasnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Pimpin Rakor Penanganan Bencana, Minta Daerah Siap Sambut Ramadhan 2026

News

Terima Kunjungan Relawan Red Cross Norwegia, PJ Gubernur Safrizal: Semua Berkat Partisipasi Anda

Pemerintah Aceh

Wakil Gubernur Tinjau Program Makanan Bergizi Gratis di Aceh Utara

Pemerintah Aceh

Gubernur Muzakir Manaf Buka Aceh Ramadhan Festival 2025 

News

Aceh Luncurkan Program “Satu Data” untuk Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Efisien

Daerah

Gubernur Aceh Ajak Pegawai Jaga Kekompakan dan Kedisiplinan di Bulan Ramadan

Pemerintah Aceh

Plt. Kadisdik Aceh Dorong Sekolah Bermental Bisnis: “Aset Negara Harus Produktif”

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Temui Kemenko Infrastruktur di Jakarta, Bahas Percepatan Pembangunan Huntara Korban Bencana