Home / Pemerintah Aceh

Kamis, 23 Oktober 2025 - 13:38 WIB

Biro Pengadaan Barang dan Jasa Aceh Gelar Seminar Audit Pengadaan Barang/Jasa melalui E-Katalog

mm Redaksi

Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat saat Daerah Aceh menyelenggarakan seminar penting bertajuk “Mekanisme Pelaksanaan Audit dalam Proses Pengadaan Barang/Jasa melalui E-Katalog”. Foto: Dok. Biro PBJ Setda Aceh

Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat saat Daerah Aceh menyelenggarakan seminar penting bertajuk “Mekanisme Pelaksanaan Audit dalam Proses Pengadaan Barang/Jasa melalui E-Katalog”. Foto: Dok. Biro PBJ Setda Aceh

Banda Aceh – Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Aceh menyelenggarakan seminar penting bertajuk “Mekanisme Pelaksanaan Audit dalam Proses Pengadaan Barang/Jasa melalui E-Katalog”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Serbaguna Gedung E Lantai 2, Kantor Gubernur Aceh, dihadiri oleh PPK dan PPTK dari 55 Satuan Kerja Perangkat Aceh. Kamis, (23/10/2025).

Plt. Kepala BPBJ Setda Aceh, Said Mardhatillah, S. STP., MM., menegaskan bahwa tata kelola pengadaan berbasis data adalah fondasi akuntabilitas. “Mekanisme audit yang tertata mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga tindak lanjut memastikan proses belanja pemerintah akuntabel, patuh, dan memberikan nilai terbaik. Dengan jejak digital E-Katalog, kita memiliki bukti audit yang kuat untuk mempercepat perbaikan proses,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Raih 6 Kategori Anugerah Adinata Syariah 2025

Narasumber dari BPKP Perwakilan Provinsi Aceh memaparkan tahapan audit dan bagaimana fitur E-Katalog dapat dimanfaatkan untuk pengawasan. Penekanan utama adalah pada kedisiplinan dokumentasi, kewajaran harga, pemisahan tugas, serta kepatuhan terhadap kewenangan. Data transaksi, catatan negosiasi, dan histori harga di E-Katalog memudahkan analisis dan penetapan rekomendasi yang tepat.

Dalam seminar ini, beberapa sorotan materi yang dibahas meliputi: kerangka audit yang mencakup entry meeting, kerja lapangan, hingga exit meeting dan pelaporan; praktik e-audit yang memanfaatkan jejak digital seperti log negosiasi dan histori harga; serta kertas kerja analisis untuk mendukung rekomendasi audit.

Baca Juga :  Biro PBJ Aceh Gelar Bimtek Mini Kompetisi e-Purchasing di Takengon

Peserta juga diberikan perhatian khusus terhadap red flags dan kontrol kunci, seperti perbandingan harga terhadap HPS atau harga pasar, potensi split order, lead time yang tidak wajar, serta batas kewenangan dan otorisasi yang harus dipatuhi.

Sebagai butir tindak lanjut awal, seminar menghasilkan beberapa kesepakatan penting: checklist kepatuhan seragam sebelum penerbitan PO atau SPK; pengaturan gating dokumen sehingga PO/SPK hanya dapat diterbitkan bila berkas wajib lengkap; kewajiban melampirkan pembanding transaksi atau produk untuk paket bernilai tertentu; serta penetapan SLA proses dan monitoring siklus waktu.

Baca Juga :  E-Purchasing Jadi Solusi Pengadaan Barang/Jasa yang Efisien dan Akuntabel di Aceh

Setiap SKPA diminta menyusun Rencana Tindak Lanjut terukur dengan aksi, PIC, tenggat waktu, dan indikator yang dipantau sampai statusnya tertutup.

Seminar ini diharapkan mendorong penerapan mekanisme audit yang seragam, berbasis data, dan berorientasi hasil. Dengan langkah-langkah tersebut, kualitas belanja daerah akan meningkat dan rekomendasi audit dapat diselesaikan tepat waktu, mari perkuat akuntabilitas, kepatuhan, dan value for money dalam setiap proses pengadaan barang dan jasa.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bukan Lagi Menunggu, Pustakawan Dituntut Jemput Bola di Era Media Sosial

Aceh Timur

Sekda Aceh Temui Bupati Aceh Timur, Bahas Penanganan Dampak Banjir

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Pimpin Rapat di Bireuen, Tegaskan Korban Bencana Pilih Huntap daripada Huntara

Pemerintah Aceh

Seleksi JPT Pratama Aceh Barat 2026: 35 Lolos Administrasi, Pendaftaran Dinkes Diperpanjang

Pemerintah Aceh

Plt Kadisdik Aceh Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Profesionalisme Guru

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh M. Nasir Tegaskan Media Siber sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Pemerintah Aceh

Sebut Sawit Aceh Bebas Deforestasi, Wagub Ajak Perusahaan Global Investasi di Aceh 

Daerah

Pemerintah Aceh Potong Anggaran SKPA untuk Percepatan Penanganan Banjir Hidrometeorologi