Home / Parlementaria / Pemerintah Aceh

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Taufik Dorong Eksekutif-Legislatif Kompak Kawal Pembangunan Aceh

mm Redaksi

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, beserta Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA), menggelar rapat bersama Pimpinan dan Anggota DPRA, di Ruang Serba Guna DPRA, Banda Aceh, Rabu (26/8/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, beserta Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA), menggelar rapat bersama Pimpinan dan Anggota DPRA, di Ruang Serba Guna DPRA, Banda Aceh, Rabu (26/8/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, S.T., M.Si., mengajak Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) memperkuat konsolidasi dan komunikasi dalam mengawal pembangunan daerah.

Menurut Taufik, langkah tersebut penting untuk menjaga keselarasan hubungan antara eksekutif dan legislatif sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh.

Imbauan tersebut disampaikan Taufik saat mengikuti rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama DPRA di Ruang Banggar DPRA, Banda Aceh, Rabu (26/8/2026).

Baca Juga :  Fraksi PKS DPRK Banda Aceh Desak Evaluasi Menyeluruh Daycare Usai Kasus Kekerasan Anak

Rapat tersebut membahas Rancangan Qanun Aceh tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2025.

Dalam rapat yang sekaligus menjadi agenda kerja perdana Taufik sebagai Plt Sekda Aceh, ia menegaskan pentingnya kekompakan dan sinergi antara Pemerintah Aceh dan DPRA. Menurutnya, komunikasi yang selaras menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan.

“Eksekutif dan legislatif harus seiring seirama dalam berkomunikasi demi pembangunan Aceh yang lebih baik ke depan,” ujar Taufik di hadapan anggota DPRA.

Baca Juga :  Dasco : Satgas DPR RI Akan Berkantor di Aceh

Taufik menjelaskan, penguatan komunikasi tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Mualem–Dek Fadh. Jajaran eksekutif, kata dia, diarahkan untuk terus menjaga keharmonisan dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama lembaga legislatif.

Ia menambahkan, keterbukaan dan kerja sama erat antara Pemerintah Aceh dan DPRA bukan sekadar formalitas birokrasi. Menurutnya, kemitraan kedua lembaga tersebut berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat serta percepatan pelaksanaan berbagai program strategis di Aceh.

Baca Juga :  81 Anggota DPR Aceh Periode 2024-2029 Resmi Dilantik

Dengan semakin solidnya kemitraan antara Pemerintah Aceh dan DPRA, Taufik berharap pembahasan Rancangan Qanun tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA Tahun Anggaran 2025 dapat berjalan lancar dan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.

“Kami memohon kerja sama yang baik. Mari bersama-sama kita bekerja dan membangun Aceh menjadi lebih baik. Sebagai rapat perdana saya selaku Plt Sekda, kami sangat terbuka dan memohon masukan serta saran dari teman-teman di DPRA,” pungkasnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Wagub Ikuti Rapat Penyesuaian TKD Bersama Mendagri

Nasional

Mualem Temui Menparekraf, Bahas Rencana Pembentukan Badan Ekonomi Kreatif

Parlementaria

Komisi I DPRA Audiensi dengan SMSI Aceh, Bahas Sinergi Media dan Legislasi

Daerah

MAA Dukung Pemerintah Aceh Revitalisasi Pawang Uteun untuk Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

Parlementaria

Partai Aceh Kembali Tunjuk Zulfadli sebagai Ketua DPRA

Aceh Timur

Rapat Paripurna DPRK Aceh Timur, Usulan Calon Pimpinan Definitif Segera Dikirim ke Gubernur

Pemerintah Aceh

Hardiknas 2026, Wagub Aceh Tekankan Pembelajaran Mendalam untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Pemerintah Aceh

Perkuat Transparansi, Disdik Aceh Terima Kunjungan Monev dari Komisi Informasi Aceh