Home / Pemerintah Aceh

Minggu, 27 September 2026 - 20:06 WIB

Dek Fadh Hadiri Haul Ummi Arongan dan Kunjungi Sejumlah Dayah

mm Redaksi

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, didampingi Kadisdik Dayah Aceh, Muhsin, S.Pd.I, M.Pd.I, Kadis Syariat Islam Aceh, Dr. Misran Fuadi, S.Ag, M.AP, dan Karo Adpim Setda Aceh, Akkar Arafat, S.STP, M.Si, menghadiri doa bersama Haul Almh. Ummi Hj. Ainal Mardhiah binti H. Ahmad (Ummi Arongan), di Kompleks Dayah Tauthiatuth Thullab, Gampong Arongan, Kec. Simpang Mamplam, Kab. Bireuen, Sabtu (26/9/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, didampingi Kadisdik Dayah Aceh, Muhsin, S.Pd.I, M.Pd.I, Kadis Syariat Islam Aceh, Dr. Misran Fuadi, S.Ag, M.AP, dan Karo Adpim Setda Aceh, Akkar Arafat, S.STP, M.Si, menghadiri doa bersama Haul Almh. Ummi Hj. Ainal Mardhiah binti H. Ahmad (Ummi Arongan), di Kompleks Dayah Tauthiatuth Thullab, Gampong Arongan, Kec. Simpang Mamplam, Kab. Bireuen, Sabtu (26/9/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Bireuen – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, S.E. (Dek Fadh), melakukan silaturahmi ke sejumlah dayah di Kabupaten Aceh Besar dan Bireuen, Sabtu (26/9/2026). Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Wagub menghadiri doa bersama dan Haul ke-1 almarhumah Ummi Hj. Ainal Mardhiah binti H. Ahmad (Ummi Arongan), di Kompleks Dayah Tauthiatuth Thullab, Gampong Arongan, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen.

Dek Fadh mengatakan, menghadiri haul merupakan bentuk penghormatan sekaligus momentum untuk mengenang jasa dan keteladanan almarhumah semasa hidup.

“Kita hadir di sini untuk bersilaturahmi sekaligus mengenang almarhumah Ummi Hj. Ainal Mardhiah. Semoga segala amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Dek Fadh.

Menurutnya, keberadaan dayah dan para ulama memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda Aceh. Karena itu, Pemerintah Aceh akan terus menjaga silaturahmi dan komunikasi dengan para ulama serta pimpinan dayah di seluruh Aceh.

Baca Juga :  Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA 2026–2031, Tegaskan Peran Strategis Adat Aceh

“Dayah bukan hanya tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga tempat membentuk akhlak dan karakter generasi Aceh. Silaturahmi seperti ini penting untuk terus kita jaga, karena ulama dan dayah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Aceh,” katanya.

Dalam kegiatan doa bersama dan haul tersebut, Wagub didampingi Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Misran Fuadi, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat.

Kegiatan berlangsung khidmat dengan doa bersama untuk almarhumah serta mengenang kembali keteladanan dan perjuangan almarhumah dalam keluarga dan lingkungan dayah.

Di tempat yang sama, Dek Fadh juga bersilaturahmi dan berdiskusi dengan Tgk. H. Hasanoel Bashry (Abu Mudi), Tgk. H. Muniruddin M. Diah (Waled Kiran), dan Abiya Anwar Kuta Krueng.

Baca Juga :  Kemlu RI Libatkan Aceh dalam Upaya Dorong Proses Damai di Myanmar

Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat komunikasi antara Pemerintah Aceh dengan ulama serta membahas berbagai hal terkait kehidupan keumatan dan perkembangan pendidikan dayah di Aceh.

Dalam rangkaian kunjungan di Bireuen, Wagub turut mengunjungi dan meninjau fasilitas Dayah Harapan Ummat di Samalanga yang dipimpin Dr. Tgk. H. Luthfi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana serta perkembangan pendidikan di dayah.

Sebelumnya, di Kabupaten Aceh Besar, Dek Fadh bersilaturahmi dengan pimpinan Dayah Istiqamatuddin Darul Muarif atau Dayah Lam Ateuk, yang dikenal dengan Abu Haji Lam Ateuk Gampong Lambaro Bileu Kecamatan kuta baro.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub menyerahkan bantuan perlengkapan ibadah berupa sajadah, mukena, dan sarung untuk digunakan di lingkungan dayah.

Baca Juga :  Sekda Aceh Muhammad Nasir Ditetapkan sebagai Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

“Kita ingin silaturahmi ini tidak hanya sebatas datang dan bertemu, tetapi juga menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada dayah dan para santri. Mudah-mudahan apa yang kita berikan dapat bermanfaat dan semakin memperkuat semangat para santri dalam menuntut ilmu,” kata Dek Fadh.

Dek Fadh menegaskan, Pemerintah Aceh akan terus membangun komunikasi dengan ulama dan dayah, karena sinergi tersebut dinilai penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus memperkuat persatuan dan ukhuwah masyarakat Aceh.

“Insya Allah, silaturahmi dengan ulama dan dayah akan terus kita jaga. Kita ingin pembangunan Aceh berjalan bersama-sama dengan ulama, sehingga kemajuan yang kita capai tetap berpijak pada nilai agama dan budaya Aceh,” pungkasnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bangun Generasi Berakhlak di Era Modern, DSI Aceh Perkuat Kolaborasi dengan Dunia Pendidikan

Daerah

Pemerintah Aceh dan Pemkab Bireuen Perkuat Sinergi Tangani Dampak Sosial Pasca Banjir

Pemerintah Aceh

Pemprov Aceh Bersama BPK RI Bahas Pemeriksaan Kinerja Pendidikan dan Ketahanan Energi

Aceh Utara

Pemerintah Aceh Tinjau Kedatangan Bantuan Logistik di Bandara Malikussaleh Aceh Utara

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Buka Rakor MPU se-Aceh 2026, Tekankan Peran Strategis Ulama dalam Menjaga Syariat dan Stabilitas Sosial

Pemerintah Aceh

Diskominsa Aceh menjadi Narasumber untuk memperkuat Kapasitas Komunikasi Publik melalui Pengelolaan Media, Relasi Media dan Kemitraan KIM

Pemerintah Aceh

4.833 Narapidana dan Anak Binaan di Aceh Terima Remisi HUT ke-81 RI

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Sampaikan Tiga Aspirasi kepada Wamendagri: Blang Padang, Otsus, dan Bendera Aceh