Home / Tni-Polri

Selasa, 1 September 2026 - 12:30 WIB

Pembangunan Jembatan Gantung Desa Serasah Capai 35,10 Persen, TNI dan Masyarakat di Desa Serasah Aceh Singkil, terus Bergotong Royong

mm Redaksi

Personel TNI bersama pekerja sipil dan masyarakat bergotong royong mengerjakan pembangunan Jembatan Gantung Desa Serasah, Kecamatan Simpang Kanan, Aceh Singkil, Senin (31/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Personel TNI bersama pekerja sipil dan masyarakat bergotong royong mengerjakan pembangunan Jembatan Gantung Desa Serasah, Kecamatan Simpang Kanan, Aceh Singkil, Senin (31/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Aceh Singkil – Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Serasah, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, terus menunjukkan perkembangan. Hingga Senin (31/8/2026), progres pembangunan jembatan yang menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat tersebut telah mencapai 35,10 persen.

Jembatan Gantung Desa Serasah nantinya akan menjadi jalur penghubung antara Desa Cibubukan dan Desa Serasah, sehingga diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Selain meningkatkan mobilitas warga, keberadaan jembatan ini juga diharapkan dapat memperlancar hubungan sosial serta mendukung aktivitas perekonomian masyarakat antardesa.

Dalam proses pembangunannya, personel TNI dari jajaran Kodim 0109/Aceh Singkil bersama pekerja sipil dan masyarakat terus melaksanakan pekerjaan secara bersama-sama. Sebanyak 12 personel TNI, 10 pekerja sipil, dan 5 masyarakat terlibat dalam pengerjaan pembangunan jembatan tersebut.

Semangat gotong royong tampak dalam setiap tahapan pekerjaan. Personel TNI, pekerja sipil, dan masyarakat saling bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan di lapangan dengan tetap memperhatikan tahapan dan ketentuan teknis pembangunan.

Baca Juga :  Dirreskrimsus Polda Aceh Sahur Bersama Anak Yatim di Panti Asuhan

Sejumlah pekerjaan utama terus dilakukan untuk mendukung percepatan pembangunan, di antaranya pendirian tiang pylon tepi jauh, pengecatan tiang jembatan, serta pembukaan mal abutmen tepi jauh.

Pendirian tiang pylon merupakan salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan gantung karena struktur tersebut menjadi bagian dari sistem penyangga utama konstruksi jembatan. Sementara itu, pengecatan tiang jembatan dilakukan sebagai bagian dari proses perlindungan dan penyelesaian struktur guna membantu menjaga ketahanan jembatan terhadap kondisi lingkungan.

Pekerjaan pembukaan mal abutmen tepi jauh juga terus dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan konstruksi. Seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap dan terukur agar pembangunan dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Keterlibatan masyarakat dalam pembangunan tersebut menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan gotong royong. Masyarakat tidak hanya sebagai penerima manfaat, tetapi turut berperan aktif membantu pekerjaan di lapangan. Kondisi ini sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah.

Baca Juga :  Momen HUT Bhayangkara ke-78, Polri Presisi Dukung Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas

Dengan progres yang telah mencapai 35,10 persen, pembangunan Jembatan Gantung Desa Serasah diharapkan dapat terus berjalan secara optimal hingga seluruh tahapan pekerjaan selesai. Kehadiran jembatan tersebut nantinya diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Cibubukan dan Desa Serasah, khususnya dalam meningkatkan mobilitas serta membuka akses yang lebih mudah menuju berbagai fasilitas dan kegiatan ekonomi.

Bagi masyarakat, pembangunan jembatan ini menjadi harapan baru untuk memperoleh akses penghubung yang lebih mudah dan aman. Selama ini, keterbatasan akses menjadi salah satu kendala dalam mendukung aktivitas sehari-hari, sehingga pembangunan jembatan dinilai memiliki arti penting bagi kehidupan warga.

Baca Juga :  Pangdam IM Buka Turnamen Ketangkasan Golf Semarak Kemerdekaan Wilayah Kodam Iskandar Muda tahun 2023

Salah seorang warga menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan Jembatan Gantung Desa Serasah yang telah lama dinantikan masyarakat.

“Pembangunan jembatan ini sangat kami harapkan. Kalau sudah selesai, tentu akan sangat membantu masyarakat, terutama untuk aktivitas sehari-hari dan membawa hasil kebun,” ungkapnya.

Masyarakat juga berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai. Mereka menilai sinergi antara TNI, pekerja sipil, dan masyarakat merupakan hal positif yang perlu terus dipertahankan agar pembangunan dapat memberikan hasil yang maksimal dan manfaat yang berkelanjutan.

Pembangunan Jembatan Gantung Desa Serasah menjadi salah satu bentuk nyata upaya menghadirkan akses yang lebih baik bagi masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, jembatan tersebut diharapkan dapat segera rampung dan dimanfaatkan sebagai jalur penghubung yang mampu mendukung kelancaran aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Aceh Singkil.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Buka Gerakan Pangan Murah, 1.000 Paket Disalurkan ke Warga

Nasional

Satgas Yonif 112/DJ kembali gelar jumat berkah di Puncak Jaya

Tni-Polri

Rumah Salami Kini Kokoh, Satgas TMMD 129 Masuk Tahap Finishing Akhir

Tni-Polri

Personel Kodim 0104/Atim Gelar Upacara Bendera, di Awal Tahun 2023

Tni-Polri

Percepat Pembangunan Infrastruktur, Kodim 0108/Agara Bersama Warga Lanjutkan Pengerjaan Jembatan Gantung di Lawe Ger Ger, Aceh Tenggara

Daerah

Pelaksanaan Kegiatan Karya Bakti TNI Bekangdam IM Semester II TA 2024 di Mesjid Al-Istiqomah

Nasional

Polri dan Media Bersinergi Berbagi Takjil Serentak di Seluruh Indonesia

Aceh Barat Daya

Kompi Pangan Kodim 0110 Abdya Bukan Sekedar Bisnis