Home / Tni-Polri

Minggu, 6 September 2026 - 13:40 WIB

Kodim 0108/Agara Terus percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Lawe Ger Ger, Aceh Tenggara

mm Redaksi

Personel TNI dan warga bergotong royong mengerjakan penggalian pondasi untuk kedudukan angkur Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Lawe Ger Ger, Aceh Tenggara, Sabtu (5/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Personel TNI dan warga bergotong royong mengerjakan penggalian pondasi untuk kedudukan angkur Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Lawe Ger Ger, Aceh Tenggara, Sabtu (5/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kutacane – Semangat gotong royong terus ditunjukkan anggota Satgas Jembatan Gantung Perintis Kodim 0108/Agara bersama masyarakat dalam mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Lawe Ger Ger, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan pembangunan kali ini difokuskan pada penggalian pondasi sebagai tempat kedudukan angkur jembatan. Sejumlah personel Babinsa dan personel Yon TP 855/RD bersama warga turun langsung ke lokasi untuk melaksanakan pekerjaan, mulai dari penggalian tanah hingga penyiapan area pondasi yang nantinya menjadi salah satu bagian penting dalam menopang konstruksi jembatan.

Danposramil Ketambe, Peltu Jumadin Selian, mengatakan bahwa penggalian pondasi merupakan salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan yang terus dikerjakan secara bertahap guna mencapai target penyelesaian.

“Pembangunan ini terus kita kerjakan secara bertahap. Hari ini personel bersama masyarakat melaksanakan penggalian pondasi untuk kedudukan angkur jembatan. Kita berharap melalui kerja sama dan gotong royong seperti ini, setiap tahapan pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Peltu Jumadin.

Baca Juga :  Jembatan Gantung Perintis Terus Dikebut, Akses Warga Segera Terhubung

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan merupakan bentuk dukungan sekaligus kepedulian terhadap pembangunan fasilitas umum yang nantinya akan memberikan manfaat bagi kepentingan bersama.

Penggalian pondasi dilakukan dengan memperhatikan kondisi tanah serta ketepatan posisi pondasi. Tahapan tersebut menjadi bagian penting sebelum pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan material dan pengecoran, sehingga konstruksi jembatan nantinya memiliki kekuatan dan kestabilan yang memadai.

Di lokasi, personel TNI dan masyarakat tampak bekerja secara bersama-sama menggunakan peralatan yang tersedia. Meski sebagian pekerjaan dilakukan secara manual, semangat kebersamaan dan gotong royong membuat proses pengerjaan tetap berjalan secara maksimal.

Selain membantu mempercepat pembangunan, kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Warga secara sukarela turut terlibat karena keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan dan meningkatkan kelancaran aktivitas sehari-hari masyarakat.

Baca Juga :  Satgas Binmas Noken Operasi Damai Cartenz 2022 gelar program SI-IPAR

Jembatan Gantung Perintis Garuda memiliki peran strategis bagi masyarakat Desa Lawe Ger Ger dan wilayah sekitarnya, terutama sebagai akses penghubung yang dapat mendukung mobilitas warga. Setelah selesai dibangun, jembatan ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas, termasuk mengangkut hasil pertanian serta mengakses permukiman dan fasilitas umum.

Pembangunan jembatan juga diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap berbagai kebutuhan dan pelayanan, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga. Dengan akses yang lebih mudah dan aman, mobilitas masyarakat diharapkan semakin lancar sehingga turut membuka peluang bagi peningkatan perekonomian di wilayah tersebut.

Bagi personel Satgas, keterlibatan langsung dalam pembangunan bersama masyarakat merupakan bagian dari pengabdian di wilayah sekaligus sarana memperkuat komunikasi, kebersamaan, dan hubungan antara TNI dengan masyarakat.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan pembinaan teritorial, tetapi juga melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Buka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri 2026, Siapkan SDM Presisi yang Profesional dan Berintegritas

Peltu Jumadin menegaskan bahwa personel di lapangan akan terus didorong untuk bekerja secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan dan ketepatan dalam setiap tahapan pekerjaan. Koordinasi bersama masyarakat juga terus dilakukan agar proses pembangunan dapat berlangsung secara tertib dan lancar.

“Kita berharap pembangunan ini dapat berjalan lancar sampai selesai. Yang paling penting pekerjaan dilakukan dengan baik, aman dan sesuai tahapan, sehingga nantinya jembatan ini benar-benar kuat dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang,” tambahnya.

Dengan dukungan masyarakat dan semangat gotong royong yang terus terjaga, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Lawe Ger Ger diharapkan dapat segera memasuki tahapan berikutnya hingga selesai. Sinergi antara Satgas, Babinsa, personel Yon TP 855/RD dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan akses penghubung yang aman, bermanfaat, dan dapat mendukung aktivitas masyarakat Aceh Tenggara.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Utara

Begini Kronologis Kericuhan di Lapangan Sepak Bola Bumigas Versi Pimpinan Kecamatan Tanah Luas

Daerah

Kolaborasi Petugas Lapas, WBP dan TNI-Polri Memperbaiki Fasilitas Rusak di Lapas Kutacane

Tni-Polri

Sempat Melawan Petugas, Satu Anggota KKB Puncak Jaya Berhasil Dilumpuhkan Satgas Ops Damai Cartenz

Tni-Polri

Pangdam IM pimpin Upacara Peringatan Hari Juang TNI AD Ke-78 Tahun 2023

Tni-Polri

Program Unggulan Polres Lhokseumawe, Tahanan Diberi Bimbingan Rohani Tiap Jumat

Tni-Polri

Satgas Yonif 112/DJ Laksanakan Anjangsana Kedalam Honai Warga Papua

Tni-Polri

Kapolda Aceh Ajak Masyarakat Gunakan Kesempatan Vaksin pada Malam Hari

Banda Aceh

Kapolda Aceh Berbaur dengan Masyarakat di Area Masak Kuah Beulangong Jelang Khanduri Ramadhan