Nagan Raya — Kepala Dinas Pertanian Nagan Raya, Marzuki, S.E., belakangan sering turun ke lapangan menemui petani. Pada Sabtu (5/9/2026), Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan (TRK) juga ikut menemui petani di Ujong Fatihah, Kecamatan Kuala.
Marzuki Lebih Sering di Lapangan
Dalam sepekan terakhir, Marzuki terlihat menemui petani nilam di Beutong, memantau harga dan produksi minyak nilam, serta melihat persoalan petani sawah.
Aktivitas tersebut menunjukkan upaya membangun komunikasi langsung dan memahami persoalan petani. Masyarakat pun mengapresiasi pejabat yang hadir untuk mendengar dan melihat kondisi lapangan secara langsung.
Bupati Ikut Turun
Kegiatan itu berlanjut dengan kehadiran Bupati TRK bersama jajaran Dinas Pertanian, masyarakat petani, dan Wakil Ketua II DPRK Nagan Raya dari Fraksi Golkar.
Kehadiran Bupati pada hari libur menjadi perhatian dan menunjukkan bahwa sektor pertanian masih menjadi salah satu prioritas pembangunan Nagan Raya.
Bantuan Handtraktor
Dalam kegiatan tersebut, petani menerima bantuan alat dan mesin pertanian berupa handtraktor roda empat (TR4). Bantuan ini diharapkan membantu pengolahan lahan, meningkatkan produktivitas, serta menghemat waktu dan tenaga.
Namun, manfaatnya perlu dipantau. Pengawasan penting untuk memastikan alat digunakan dengan baik dan benar-benar dirasakan petani.
Bukan Sekadar Seremonial
Turunnya pejabat ke lapangan dan penyerahan bantuan bukan hanya soal dokumentasi. Ukurannya adalah manfaat nyata bagi petani, seperti meningkatnya produksi, berkurangnya biaya, dan mudahnya akses terhadap alat pertanian.
Karena itu, pola kerja Kadis Pertanian dan kehadiran Bupati di tengah petani menarik untuk dilihat sebagai awal perubahan, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Apakah kedekatan dengan petani ini akan menjadi kebiasaan baru dalam tata kelola pertanian Nagan Raya? Jawabannya akan terlihat setelah bantuan digunakan dan manfaatnya dirasakan petani.
Reporter: Aprizal.43
Editor: Amiruddin. MK











