Home / Pemko Banda Aceh

Senin, 14 September 2026 - 11:43 WIB

Wamenpar Kunjungi PLTD Apung, Illiza Dorong Pengembangan Wisata Sejarah Banda Aceh

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mendampingi Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa saat mengunjungi Museum Kapal PLTD Apung di Gampong Punge Blang Cut, Banda Aceh, Minggu (13/9/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mendampingi Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa saat mengunjungi Museum Kapal PLTD Apung di Gampong Punge Blang Cut, Banda Aceh, Minggu (13/9/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mendampingi Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, dalam kunjungan kerja ke Museum Kapal PLTD Apung di Gampong Punge Blang Cut, Banda Aceh, Minggu (13/9/2026).

Setibanya di lokasi, Illiza menyambut kedatangan Wamenpar dengan mengalungkan selendang bermotif Aceh. Penyematan selendang beludru hitam berumbai emas tersebut menjadi bentuk penghormatan adat sekaligus simbol keramahan masyarakat Banda Aceh.

Dalam kunjungan itu, Illiza menjelaskan sejarah PLTD Apung yang menjadi salah satu saksi bisu dahsyatnya tsunami pada 26 Desember 2004. Kapal pembangkit listrik milik PLN tersebut terseret hingga sekitar lima kilometer ke daratan dan kini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi yang ikonik di Banda Aceh.

Baca Juga :  Wawako Banda Aceh Ajak ASN Tingkatkan Pelayanan saat Peringatan Hari Anak Nasional

“PLTD Apung ini bukan hanya monumen, tapi juga ruang pembelajaran bagi generasi muda dan wisatawan tentang kebesaran Allah dan pentingnya kesiapsiagaan bencana. Kami berharap dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata untuk terus mengembangkan PLTD Apung sebagai destinasi wisata halal dan edukasi bertaraf nasional,” ujar Illiza.

Menurut Illiza, Banda Aceh memiliki sejumlah pilar wisata unggulan, mulai dari wisata religi, sejarah, edukasi tsunami, alam, hingga kuliner. Karena itu, kehadiran Wamenpar dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat promosi pariwisata Banda Aceh ke tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga :  Kasus TBC Masih Tinggi, Banda Aceh Perkuat Sistem Kesehatan Lewat Program RSSH

Turut mendampingi Wali Kota Banda Aceh dalam kunjungan tersebut, Direktur Event Daerah Kementerian Pariwisata Reza Fahlevi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Banda Aceh Faisal, Kepala Dinas Pariwisata Banda Aceh Rosdi, serta Duta Wisata Banda Aceh 2025.

Di akhir kunjungan, Illiza menyerahkan cinderamata berupa tas anyaman khas Aceh dan sejumlah suvenir khas Aceh lainnya kepada Wamenpar Ni Luh Puspa. Penyerahan dilakukan di depan Monumen Jam Tsunami PLTD Apung sebagai simbol persahabatan sekaligus penguatan komitmen dalam mempromosikan pariwisata dan produk UMKM daerah.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Salurkan 199 Ton Beras dan 39 Ribu Liter Minyak Goreng untuk 9.996 KPM

Kunjungan Wamenpar ke PLTD Apung tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda kerja di Banda Aceh. Pada hari yang sama, Ni Luh Puspa juga menutup secara resmi Aceh Culinary Festival (ACF) 2026 di Taman Sulthanah Safiatuddin.

Pelaksanaan ACF 2026 diharapkan terus menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Aceh dalam pengembangan gastronomi Indonesia.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Illiza Dampingi Pejabat Tinggi Negara ke Lokasi Banjir Pidie Jaya

Pemko Banda Aceh

Banda Aceh Experience 2026, Illiza Ajak Warga Hidupkan Kota Lewat City Expo dan Kolaborasi UMKM

Ekbis

Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah Buka Pelatihan Peningkatan SDM Pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Banda Aceh

Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Instruksikan Kesiapsiagaan OPD Hadapi Banjir dan Cuaca Ekstrem

Pemko Banda Aceh

Banda Aceh-Higashimatsushima Perkuat Kerja Sama di Lima Bidang Strategis

Pemko Banda Aceh

Wakil Wali Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir

Pemko Banda Aceh

Jelang HUT ke-81 RI, Illiza Beri Pesan kepada 28 Calon Paskibraka Aceh

Advetorial

Warga Akui Terbantu dengan Gerakan Pangan Murah Pemko Banda Aceh