Home / Aceh Besar / Pemerintah

Rabu, 16 September 2026 - 23:04 WIB

Bupati Aceh Besar Dorong Bapelkes Jantho Dialihfungsikan Menjadi Balai Rehabilitasi Narkoba

mm Redaksi

Bupati Aceh Besar H Muharram Idris (Syech Muharram), bersama Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Dr Dedy Tabrani SIK MSi meninjau gedung Bapelkes Aceh di Kota Jantho, Aceh Besar, Selasa (15/9/2026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Bupati Aceh Besar H Muharram Idris (Syech Muharram), bersama Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Dr Dedy Tabrani SIK MSi meninjau gedung Bapelkes Aceh di Kota Jantho, Aceh Besar, Selasa (15/9/2026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Kota Jantho – Bupati Aceh Besar H Muharram Idris (Syech Muharram) menyatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar bersama BNNP Aceh sedang mendorong pemanfaatan Bapelkes Aceh di Kota Jantho sebagai pusat rehabilitasi narkoba.

“Hari ini kita bersama Pak Dedy selaku Kepala BNN Aceh dan jajaran Pemerintah Aceh Besar meninjau Bapelkes Aceh yang ada di Jantho. Kami ada keinginan dan rencana untuk menjadikan Bapelkes ini sebagai balai rehab,” kata Syech Muharram, saat meninjau gedung Bapelkes Aceh bersama Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Dr Dedy Tabrani SIK MSi, di Kota Jantho, Aceh Besar, Selasa (15/9/2026).

Rencana itu dinilai penting mengingat persoalan penyalahgunaan narkoba membutuhkan penanganan yang tidak hanya mengedepankan aspek hukum, tetapi juga pemulihan.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan fasilitas Bapelkes Aceh yang direncanakan dialihfungsikan menjadi balai rehabilitasi bagi pengguna dan korban penyalahgunaan narkoba di Aceh.

Baca Juga :  Pj Bupati Bagikan Paket Lebaran untuk 38 Personil Dishub Aceh Besar

Syech Muharram menjelaskan, Bapelkes Aceh di Kota Jantho dinilai memiliki peluang untuk dimanfaatkan sebagai balai rehabilitasi karena Bapelkes Aceh kini telah memiliki fasilitas baru di Banda Aceh.

“Bapelkes Aceh sekarang sudah ada yang baru di Banda Aceh, jadi kita melihat tempat ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rehabilitasi,” ujarnya.

Menurut Syech Muharram, pengguna maupun korban penyalahgunaan narkoba perlu mendapatkan penanganan yang tepat agar dapat pulih dan kembali ke lingkungan keluarga serta masyarakat.

“Kita berharap mereka ini lebih bijaksana untuk penanganannya. Mereka yang terdeteksi dengan narkoba atau korban dari narkoba itu perlu direhab, bukan perlu ditahan. Mereka juga punya keluarga,” tuturnya.

Bupati Syech Muharram mengungkapkan, konsep rehabilitasi yang direncanakan tidak hanya berorientasi pada pemulihan dari ketergantungan narkoba, tetapi juga pembinaan mental, keagamaan, pendidikan dan fisik.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Harap Rektor Baru USK Dorong Sinergi Akademik dan Pembangunan Daerah

“Kita rencana akan kita buat seperti pesantren. Nanti ada pengajian di sini, olahraga, pendidikan umum dan sebagainya,” kata Syech Muharram.

Sementara itu, Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Dr Dedy Tabrani mengatakan, peninjauan tersebut menjadi bagian dari proses awal untuk mewujudkan Bapelkes Aceh di Kota Jantho sebagai salah satu pusat rehabilitasi narkoba di Aceh.

“Kita hari ini melakukan peninjauan untuk rencana awal, yaitu akan kita jadikan sebagai rumah rehab. Saat ini sudah dalam tahap proses. Mudah-mudahan ini bisa disetujui dan mudah-mudahan dapat menjadi salah satu pusat rehab bagi korban narkoba di Aceh,” ucapnya.

Dedy menegaskan, rehabilitasi menjadi salah satu langkah penting dalam menangani pengguna dan korban penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, selama ini banyak pengguna narkoba yang justru berakhir di lembaga pemasyarakatan sehingga pendekatan pemulihan belum berjalan optimal.

Baca Juga :  Menko Polkam: Kompolnas Akan Lebih Modern Sebagai Pengawas Polri

“Para pengguna dan korban dari narkoba dilakukan rehab. Hari ini mereka hanya ditahan di Lapas sehingga penanganannya kurang efektif,” terangnya.

Ia menilai, apabila Aceh tidak memiliki fasilitas rehabilitasi yang memadai, persoalan narkoba akan terus berpengaruh terhadap kondisi lembaga pemasyarakatan.

“Kalau kita dibiarkan tanpa adanya balai rehab di Aceh, maka penghuni Lapas yang sekarang mayoritas adalah kasus narkoba. Untuk menghindari hal tersebut, kita perlu membuat balai narkoba yang nantinya akan dipusatkan di balai rehab ini,” sebut Dedy.

Oleh karena itu, BNNP Aceh berharap rencana menjadikan Bapelkes Aceh di Kota Jantho sebagai balai rehabilitasi narkoba mendapat dukungan dari seluruh pihak, sehingga fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk membantu korban penyalahgunaan narkoba menjalani proses pemulihan.

“Kami mohon dukungan dari semuanya agar rencana menjadikan Bapelkes Aceh ini sebagai balai rehab narkoba dapat terwujud,” pungkasnya.(*)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Internasional

Indonesia dukung penuh Turki jadi mitra wicara terbaru ASEAN

Aceh Besar

Bupati Syech Muharram Kukuhkan 4 Kapus dan Lantik 8 Pejabat Fungsional

Aceh Besar

Satpol PP Aceh Besar Imbau Pedagang Tak Berjualan di Depan MPP Lambaro

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Gelar Apel Gabungan

Aceh Besar

Dorongan Inovasi Pendidikan di Aceh Besar Dipertanyakan, Pengamat Soroti Minimnya Roadmap

Aceh Barat Daya

Antrian Solar Makan Badan Jalan, Warga Desak Satlantas Abdya Tertibkan Truk dan Mobil

Nasional

Wakil Wali Kota Bukittinggi Promosikan Jam Gadang di Gala Dinner APEKSI di Banda Aceh

Internasional

28 Tahun Berdirinya Konsulat Indonesia di Songkhla