Home / Aceh Jaya / Peristiwa

Rabu, 16 September 2026 - 23:18 WIB

Nelayan Hilang Usai Sampan Dihantam Ombak di Keude Unga Aceh Jaya

mm Redaksi

Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian nelayan yang masih belum ditemukan di perairan Laut Subang, Desa Keude Unga, Kecamatan Indra Jaya, Aceh Jaya, Rabu (16/9/2026). Foto: Dok. BPBK Aceh Jaya.

Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian nelayan yang masih belum ditemukan di perairan Laut Subang, Desa Keude Unga, Kecamatan Indra Jaya, Aceh Jaya, Rabu (16/9/2026). Foto: Dok. BPBK Aceh Jaya.

Aceh Jaya – Dua orang mengalami kecelakaan laut di perairan Laut Subang, Desa Keude Unga, Kecamatan Indra Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Rabu (16/9/2026). Satu orang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan satu lainnya masih dalam pencarian.

Informasi tersebut disampaikan Plt Kalak BPBK Aceh Jaya, Irma Hanum, saat dikonfirmasi awak media Noa.co.id melalui sambungan seluler, Rabu malam (16/9/2026).Hanum mengatakan, korban yang selamat diketahui bernama Didi Satria (42), warga Desa Punge Blang Cut, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh. Sementara korban yang masih dicari bernama Suheri (64), warga Desa Pondok Jawa, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.Menurut Hanum, Suheri diketahui memiliki istri yang merupakan warga Ceunamprong kecamatan Indra Jaya, Aceh Jaya.Hanum menjelaskan, kedua nelayan tersebut menggunakan perahu kecil (sampan) untuk melaut. Mereka berangkat dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Keude Unga sekitar pukul 09.00 WIB untuk memancing di kawasan Laut Subang.

Baca Juga :  Kata KSAD Maruli Setelah Ditunjuk Presiden Prabowo pimpin Satgas Perbaikan Jembatan di Aceh

Sekitar pukul 13.00 WIB, kondisi angin dilaporkan mulai kencang. Keduanya kemudian mengarahkan sampan menuju pesisir. Sekitar pukul 14.00 WIB, sampan tersebut dihantam ombak hingga kedua nelayan terhempas ke laut.

Baca Juga :  TNI AL Tangkap Kapal Ikan Illegal Fishing

Didi Satria kemudian berhasil berenang menuju pesisir dan menyelamatkan diri. Sementara Suheri tidak lagi terlihat di permukaan laut.

“Untuk malam ini pencarian tidak dilanjutkan karena kondisi cuaca. Besok pagi sekitar pukul 08.00 WIB, tim akan kembali melakukan pencarian,” ujar Hanum.Hanum menyebutkan, Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian terdiri dari Basarnas Banda Aceh, BPBK Aceh Jaya, pihak kepolisian, Panglima Laot daerah setempat, serta masyarakat.

Baca Juga :  Terkait Pembebasan Ganti Rugi, PT Waskita Temui Warga Pemilik Tanah, Ini Solusinya?

Hingga Rabu malam, Suheri masih dinyatakan belum ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan tim di lapangan.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Sanusi

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Ketua LKSA Kunjungi Dinsos Aceh

Internasional

Tsunami Hantam Rusia Usai Gempa Dahsyat

Daerah

Kasus Pembobolan Rumah di Desa Busung Indah Masih Misteri, Pemilik Resah Pelaku Belum Tertangkap

Daerah

Penemuan Mayat Hebohkan Warga Glumpang Tiga

Daerah

Resmikan 104 Huntap di Aceh Utara, Menko Polkam Tegaskan Negara Hadir bantu Rakyat

Daerah

Nagan Raya ‘Gersang’: Pohon Hias Mati, Citra Kota Ikut Merana!

Daerah

Mendagri Minta Pemda Segera Siapkan Data Masyarakat Terdampak dan Lokasi Pembangunan Huntap

Internasional

Kemlu RI : 48 WNI yang di evakuasi dari Iran Tiba di Tanah Air Hari Ini