Home / Daerah / Peristiwa

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:12 WIB

Nagan Raya ‘Gersang’: Pohon Hias Mati, Citra Kota Ikut Merana!

mm Redaksi

Deretan Pohon di Jalan Lintas Nasional Nagan Raya Terlihat Kering Gersang dijalan lintas Nasional Nagan Raya - Tapak Tuan Aceh Selatan, Minggu (25/01/2026). Foto: Dok. Aprizali/NOA.co.id

Deretan Pohon di Jalan Lintas Nasional Nagan Raya Terlihat Kering Gersang dijalan lintas Nasional Nagan Raya - Tapak Tuan Aceh Selatan, Minggu (25/01/2026). Foto: Dok. Aprizali/NOA.co.id

Nagan Raya – Minggu, 25 Januari 2026 Pemandangan kontras menyambut pengguna jalan lintas Nagan Raya. Di satu sisi, hamparan alam yang indah, di sisi lain, deretan pohon hias yang merana, kering kerontang di tengah terik kemarau. Kondisi ini mengundang tanya besar: ke mana perginya janji pemerintah daerah untuk mewujudkan lingkungan yang asri dan nyaman?

Pohon-pohon yang seharusnya menjadi penyejuk dan mempercantik wajah kota itu kini tampak memprihatinkan. Padahal, di musim kemarau seperti ini, perhatian ekstra berupa penyiraman rutin sangat dibutuhkan. Namun, kenyataannya, pohon-pohon itu seolah “ditinggal sendirian” tanpa ada upaya pemeliharaan yang memadai.

Baca Juga :  Polda Aceh Ajak Wartawan Kolaborasi Sukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional

“Sangat disayangkan. Pohon-pohon ini seharusnya menjadi bagian dari upaya penataan kota, memberikan naungan bagi pejalan kaki, dan berkontribusi dalam mengurangi polusi udara. Tapi, lihatlah kondisinya sekarang, kering dan tidak terawat,” ujar Samsul, seorang pengguna jalan lintas Nagan Raya, dengan nada kecewa.

Kondisi ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal keselamatan. Pohon-pohon yang mati berpotensi roboh dan membahayakan pengguna jalan.

Dinas Terkait Diduga Kurang Koordinasi dan Minim Perhatian

Kritik pedas juga ditujukan kepada Dinas Pertamanan dan Pemukiman serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nagan Raya. Kedua instansi ini diduga kurang koordinasi dan minim perhatian terhadap pemeliharaan tanaman kota.

Baca Juga :  Polisi Tangani Kasus Seorang Pria Meninggal di Kamar Kos

“Kami menduga, kurangnya perhatian ini disebabkan oleh alokasi anggaran yang minim, kurangnya sumber daya manusia yang kompeten, dan sistem pemantauan yang tidak efektif,” ungkap Khairul, warga Ujong Fatihah, yang prihatin dengan kondisi tersebut.

Catatan Jurnalistik di Lokasi: Janji Tinggal Janji?

Dari pengamatan langsung di lapangan, Aprizal BM reporter NoA.co.id menyimpulkan bahwa kondisi pohon hias yang mengering ini mencerminkan kurangnya komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, indah, dan nyaman. Janji-janji manis saat kampanye seolah menguap begitu saja ditelan panasnya kemarau.

Baca Juga :  Plt Sekda Aceh: Fasilitas dan Kualitas adalah Kunci Keberhasilan MPP

Beberapa langkah mendesak yang perlu dilakukan:

  • Penyiraman Darurat: Lakukan penyiraman segera terhadap pohon-pohon yang masih bisa diselamatkan.
  • Jadwal Pemeliharaan Rutin: Susun jadwal pemeliharaan yang teratur, terutama pada musim kemarau.
  • Libatkan Masyarakat: Ajak partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pemeliharaan tanaman kota.

“Kami berharap, pemerintah daerah segera mengambil tindakan nyata untuk mengatasi masalah ini. Jangan sampai hal kecil seperti ini terus diabaikan, karena akan berdampak besar pada citra daerah dan kenyamanan masyarakat,” pungkas Aprizali Munandar, melaporkan langsung dari lokasi, dengan nada prihatin namun tetap optimis akan adanya perubahan.

Editor: Amiruddin. MKReporter:

Share :

Baca Juga

Daerah

SPMA Sebut Sosok Ini Dibutuhkan Pimpin Aceh Selatan 

Daerah

Obat-obatan Dikabarkan Kosong, Direktur RSUD SIM: Terhambat Diproses Pengiriman

Daerah

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Banjir dan Dorong Pemetaan Drainase Kota

Daerah

Pj Gubernur Safrizal Lantik Tiga Penjabat Bupati

Daerah

Wakili Pj Bupati, Sekda Aceh Besar Hadiri Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi DPRK Aceh Besar Raqan Pertanggungjawaban APBK 2023

Daerah

Danrem Lilawangsa Kerahkan Babinsa TNI Sebagai Ujung Tombak Pertanian Masyarakat

Daerah

Jaksa Masuk Sekolah, SMA N1 Meureudu Juara Pertama Sebagai Duta Pelajar Sadar Hukum 

Daerah

Imigrasi Sabang Hadirkan Layanan Paspor di Pelabuhan Balohan, Berikut Jadwalnya