Home / Aceh Barat Daya / Pemerintah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Baru 10 Hari Sudah Berlubang Lagi, Tambal Sulam PUPR Abdya Dipertanyakan

mm Teuku Nizar

Kenderan melewati jalan berlubang di depan tokoh masyarakat Diamond Kota Blangpidie. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Kenderan melewati jalan berlubang di depan tokoh masyarakat Diamond Kota Blangpidie. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Aceh Barat Daya – Pekerjaan tambal sulam jalan di depan Toko Mas Diamond, pusat Kota Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya), kembali memunculkan persoalan.

Baru sekitar 10 hari setelah Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Abdya melakukan perbaikan, lubang kembali muncul di titik yang sama.

Pantauan pada Minggu (4/10/2026) menunjukkan permukaan jalan kembali rusak.

Kondisi itu terlihat tidak lama setelah PUPR Abdya menangani titik tersebut pada Kamis (24/9/2026).

Rentang waktu yang sangat singkat antara pekerjaan dan munculnya kembali kerusakan membuat efektivitas penanganan jalan tersebut menimbulkan pertanyaan.

Alih-alih menyelesaikan persoalan, tambal sulam yang baru berjalan sekitar 10 hari justru kembali menghadirkan lubang di lokasi yang sama.

Baca Juga :  Ketua MPU Aceh Barat Minta Masyarakat Bersikap Bijak Terhadap Kedatangan Etnis Rohingya

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran pekerjaan tersebut hanya menjadi solusi sementara yang berulang tanpa menyentuh akar persoalan kerusakan jalan.

Jika pemerintah kembali melakukan penambalan dengan pola yang sama, biaya dan tenaga berpotensi terus terserap untuk pekerjaan yang tidak bertahan lama.

Karena itu, evaluasi terhadap metode pekerjaan, kondisi lapisan dasar jalan, material, hingga sistem drainase menjadi penting sebelum PUPR melakukan penanganan berikutnya.

Persoalan tersebut semakin mendapat sorotan karena titik kerusakan berada di kawasan pusat Kota Blangpidie yang ramai lalu-lalang kendaraan.

Lokasinya juga berada di sekitar tikungan. Lubang yang kembali muncul dapat mengganggu pengendara.

Baca Juga :  Kepala Daerah Silih Berganti, DP3AKB Terus Mengukir Prestasi untuk Bener Meriah: Siapa di Balik Layar?

Terutama saat malam hari atau ketika hujan menutup permukaan jalan dengan genangan.

Seorang warga yang melintas di lokasi tersebut meminta PUPR tidak sekadar kembali menutup lubang yang muncul.

“Kalau baru sekitar 10 hari sudah berlubang lagi, berarti harus ada evaluasi. Jangan hanya tambal setiap kali rusak, tetapi penyebabnya tidak ada pemeriksaan,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan kualitas dan metode pekerjaan sebelum mengeluarkan anggaran untuk penanganan berikutnya.

“Kalau terus seperti ini, masyarakat melihatnya sebagai pekerjaan yang sia-sia karena masalahnya kembali muncul di tempat yang sama,” katanya.

Warga berharap PUPR Abdya melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi jalan tersebut.

Baca Juga :  Pj Gubernur Sampaikan Pesan Persatuan dalam Momentum Khanduri dan Peusijuek yang digelar Tokoh Masyarakat Jeunieb l

Pemerintah juga perlu memastikan penanganan berikutnya benar-benar menyelesaikan persoalan, bukan sekadar memindahkan masalah hingga kerusakan kembali muncul.

Kepala Dinas PUPR Abdya, Rahwadi, mengatakan pihaknya akan menjadikan ruas jalan tersebut sebagai salah satu fokus penanganan.

“Insya Allah tahun ini akan kita rehab total jalan tersebut. Kami juga telah melakukan beberapa perbaikan sementara. Semoga pelaksanaan tahun ini tidak mengalami kendala,” kata Rahwadi.

Pernyataan tersebut menjadi jawaban PUPR atas kondisi jalan yang kembali rusak dalam waktu singkat.

Namun, rencana rehabilitasi total juga menjadi penting untuk memastikan persoalan tidak kembali berulang.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Bahrul Jamil: PDAM Tirta Mountala Harus Jadi Lokomotif Pelayanan Air Bersih

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Ajak SKPK Aktif Susun RPJMD dan RKPD, Minta Fokus Pada Program yang Telah Direncanakan 

Daerah

Dana Pemerintah Rp 4 Miliar untuk Kabupaten Terdampak Banjir Rawan Diselewengkan di Aceh Singkil

Aceh Barat Daya

YARA Sebut Pilchiksung di Abdya Terancam Gagal

Aceh Barat

Wabup Aceh Barat Hadiri Peusijuk Jamaah Haji IKABA, Ingatkan Jaga Kesehatan dan Kekompakan

Daerah

Tambatan Perahu Mangkrak di Simeulue, Nelayan Terlantar

Aceh Besar

Wabup Aceh Besar Lantik Empat Kepala Puskesmas dan Pejabat Administrator

Nasional

Penandatanganan Kerja Sama JAM PIDUM dengan 11 Kementerian/Lembaga