Meulaboh – Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, didampingi Wakil Bupati Said Fadheil SH, membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-38 tingkat Kabupaten Aceh Barat di halaman Masjid Agung Baitul Makmur, Jumat (16/10/2026) malam.
Pembukaan MTQ tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), tamu undangan, serta para peserta.
Tarmizi mengatakan, MTQ ke-38 tingkat Kabupaten Aceh Barat seharusnya dilaksanakan pada 2027. Namun, pelaksanaannya dipercepat untuk mempersiapkan kafilah menghadapi MTQ tingkat Provinsi Aceh yang juga dijadwalkan berlangsung pada tahun depan.
“Kita sengaja mempercepat supaya nanti fokus pembinaan, dengan harapan target kita bisa masuk 10 besar pada MTQ tingkat Provinsi Aceh, karena sebelumnya kita berada pada urutan ke-16,” kata Tarmizi.
Berdasarkan hasil evaluasi, menurut Tarmizi, salah satu faktor yang memengaruhi capaian Aceh Barat pada MTQ tingkat provinsi sebelumnya adalah kurangnya pembinaan terhadap para kafilah.
Karena itu, ia meminta Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Aceh Barat dan Dinas Syariat Islam untuk memaksimalkan pembinaan serta mempersiapkan peserta secara serius agar target masuk 10 besar pada MTQ Provinsi Aceh 2027 dapat tercapai.
“Fokus persiapan maksimal sudah kita tekankan kepada LPTQ Kabupaten Aceh Barat dan Dinas Syariat Islam supaya serius sehingga nanti bisa masuk 10 besar pada MTQ Provinsi tahun 2027,” ujarnya.
Tarmizi juga berpesan kepada seluruh peserta MTQ ke-38 tingkat Kabupaten Aceh Barat agar mempersiapkan diri dengan baik, terutama dalam membangun mental dan kepercayaan diri saat tampil di hadapan umum.
Ia mencontohkan pengalaman pada MTQ di Pidie Jaya tahun 2025. Menurutnya, peserta Aceh Barat memiliki potensi untuk meraih juara, tetapi rasa gugup saat tampil menjadi salah satu kendala.
“Berdasarkan pengalaman pada MTQ di Pidie Jaya tahun 2025, kita ada potensi juara. Cuma waktu itu karena mental dan grogi akhirnya kalah, jadi kita tekankan tadi lebih ke mental,” ungkap Tarmizi.
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Barat, Husensyah, mengatakan MTQ ke-38 tahun ini mempertandingkan delapan cabang atau golongan, yakni Tilawah, Qira’ah Sab’ah, Tahfiz, Syarhil Quran, Khattil Quran, Fahmil Quran, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), dan Tafsir.
“MTQ ini akan dilaksanakan selama empat hari, dimulai dari hari ini hingga Senin, 19 Oktober mendatang,” kata Husensyah.
Ia menambahkan, MTQ ke-38 tingkat Kabupaten Aceh Barat diikuti 562 peserta. Cabang Tilawah menjadi cabang dengan jumlah peserta terbanyak.
Pelaksanaan MTQ ini diharapkan menjadi ajang pembinaan dan penjaringan peserta potensial untuk memperkuat kafilah Aceh Barat dalam menghadapi MTQ tingkat Provinsi Aceh 2027.
Editor: Amiruddin. MK















