Home / Aceh Barat Daya / Pemerintah

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:51 WIB

Musyawarah Turun Sawah, Perkuat Swasembada Pangan

mm Teuku Nizar

Wakil bupati Aceh Barat Daya, Zaman Akli membuka kegiatan musyawarah turun sawah musim tanam gadu Kabupaten Aceh Barat Daya. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Wakil bupati Aceh Barat Daya, Zaman Akli membuka kegiatan musyawarah turun sawah musim tanam gadu Kabupaten Aceh Barat Daya. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Aceh Barat Daya – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Dinas Pertanian melaksanakan musyawarah turun sawah musim tanam gadu sebagai langkah memperkuat swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di daerah itu, Kamis (7/5/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut sekitar 300 peserta yang terdiri dari Keujreun Blang, Hob Keujreun, kelompok tani andalan, Tani Merdeka Indonesia, serta unsur terkait lainnya.

Kepala Dinas Pertanian Abdya, Hendri Yadi mengatakan, musyawarah ini menjadi bagian penting dalam menyusun langkah strategis menghadapi musim tanam.

“Musyawarah turun sawah ini merupakan upaya mendukung swasembada pangan di Kabupaten Aceh Barat Daya,” kata Hendri Yadi.

Sementara itu, Wakil Bupati Abdya, Zaman Akli menyebutkan Aceh Barat Daya sebagai salah satu lumbung pangan di wilayah Barat Selatan Aceh dengan luas lahan sawah mencapai 7.153 hektare.

Baca Juga :  SD Swasta SP Teumarom Resmi Jadi Sekolah Negeri

Menurutnya, Abdya memiliki lahan yang subur, sumber air memadai, serta petani yang berpengalaman.

Namun, tantangan sektor pertanian ke depan semakin berat akibat perubahan iklim, ketidakpastian musim, serangan hama, hingga persoalan harga dan distribusi hasil panen.

“Musyawarah turun sawah ini sangat strategis karena menjadi tempat menentukan jadwal tanam serentak, pola tanam yang tepat, serta langkah teknis bersama,” ujar Zaman Akli.

Ia menjelaskan, penerapan keseragaman waktu tanam penting karena dapat membantu pengendalian hama sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

Baca Juga :  Lewat Inovasi Pelitahati, Hampir Seluruh Anak di Banda Aceh Sudah Punya Akta Kelahiran

Zaman Akli juga menegaskan keberhasilan musim tanam tidak hanya bergantung pada petani, tetapi memerlukan dukungan semua pihak, termasuk pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani.

“Pemerintah daerah melalui dinas terkait harus hadir dengan program yang tepat sasaran, penyuluh harus aktif mendampingi petani di lapangan, dan petani juga harus terbuka terhadap inovasi serta teknologi pertanian,” katanya.

Ia mengajak petani mulai menerapkan pendekatan pertanian modern melalui penggunaan benih unggul, pemupukan yang tepat, pengelolaan irigasi yang baik, serta pemanfaatan alat dan mesin pertanian.

Selain fokus pada produksi, Pemkab Abdya juga menaruh perhatian terhadap kesejahteraan petani, termasuk aspek pascapanen, distribusi hasil, dan akses pasar.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Pastikan Harga Tarif Bus Perintis Terjangkau

“Prioritas pertama kami adalah mensejahterakan petani. Memang masih banyak kebutuhan yang belum terpenuhi karena pelantikan kami di tengah kondisi defisit anggaran. Namun, kita akan melakukan semua akan secara bertahap,” ujar Zaman Akli.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya berkomitmen terus mendukung sektor pertanian.

Dukungan tersebut melalui pembangunan infrastruktur, bantuan sarana produksi, serta penguatan kelembagaan petani.

Melalui musyawarah tersebut, pemerintah berharap tercapai kesepakatan terbaik demi kemajuan pertanian.

Serta terwujudnya Aceh Barat Daya sebagai daerah mandiri pangan serta lumbung padi di tingkat provinsi maupun nasional.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Dukung Pembangunan Jalan Jantho-Keumala

Pemerintah

Mendagri Apresiasi Capaian Kinerja Pj Gubernur Aceh di Triwulan I Tahun 2024

Aceh Barat Daya

Saat Sidang Paripurna, Listrik di Sekretariat DPRK Abdya Hidup Mati

Aceh Barat

Disdukcapil, Dinkes dan BPJS Teken MoU Non Pemanfaatan Data SI LATIF HAJATAN

Internasional

Ke Timor Leste, Menko Polkam Perkuat Hubungan dan Persahabatan Antar Negara

Aceh Besar

Waduk Keuliling Krisis Debit, Hanya Dukung Suplai Air untuk 600 Hektar

Aceh Besar

Pj Bupati Iswanto Shalat Ied Bersama Ribuan Warga Kota Jantho di Lapangan Bungoeng Jeumpa

Aceh Barat Daya

Dinilai Langgar MoU Helsinki, JASA Tolak Pembentukan Yon TP di Abdya