Home / Aceh Barat

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:45 WIB

BNPB Siap Droping Logistik ke Desa Sikundo Aceh Barat yang Terisolir Akibat Bencana

mm Redaksi

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memberikan arahan saat Rakor Penanggulangan Bencana di Aula Teuku Umar, Setdakab Aceh Barat, Meulaboh, Sabtu (3/1/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memberikan arahan saat Rakor Penanggulangan Bencana di Aula Teuku Umar, Setdakab Aceh Barat, Meulaboh, Sabtu (3/1/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyatakan pihaknya siap mendukung penyaluran logistik ke daerah terisolir, khususnya Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, yang hingga kini masih terputus akses akibat bencana banjir dan tanah longsor.

Hal tersebut disampaikan Suharyanto menanggapi permintaan Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Bencana yang digelar di Aula Teuku Umar, Setdakab Aceh Barat, Sabtu (3/1/2026).

Baca Juga :  Sebuah Surat Anonim Menjadi Konsideran Pemanggilan Pj Bupati Mahdi ke Kemendagri

“Untuk pendropingan logistik melalui udara, kami siap mendukung. Nanti dicatat titik koordinatnya. Setiap hari kami masih melakukan distribusi logistik lewat udara, jadi untuk wilayah Bapak tidak ada masalah agar ketersediaan logistik di desa terisolir tetap terpenuhi,” ujar Suharyanto.

Selain itu, Suharyanto meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk segera melakukan pendataan masyarakat terdampak bencana, khususnya warga yang mengalami kerusakan rumah berat akibat banjir dan longsor.

Baca Juga :  Penjabat Bupati Aceh Barat Azwardi, Pimpin Apel Ikrar dan Netralitas ASN

“Bagi rumah yang rusak berat, masyarakat berhak mendapatkan Dana Tunggu Hunian (DTH) sebelum memperoleh rumah Hunian Tetap (Huntap), yakni sebesar Rp1,8 juta untuk tiga bulan. Namun itu hanya untuk rumah rusak berat. Untuk rumah rusak ringan dan sedang, diarahkan agar dapat memperbaiki rumahnya masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu, terkait permintaan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang disampaikan Bupati Aceh Barat, Suharyanto menegaskan bahwa hal tersebut bukan kewenangan BNPB.

Baca Juga :  Ratusan masyarakat Aceh Barat Deklarasi Dukung Bustami Maju Pilkada 2024

“Terkait BLT, itu bukan ranah BNPB sehingga kami tidak dapat memberikan keputusan,” tegas Suharyanto.

BNPB berharap koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus diperkuat agar penanganan bencana, khususnya bagi masyarakat di wilayah terisolir, dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Temui Dirjen SDA dan Bina Marga, Perjuangkan Irigasi Lhok Guci hingga Pengaman Tebing

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Pimpin Rapat RKPD 2026, Bahas Pembangunan Sekolah Rakyat

Aceh Barat

MAA Aceh Barat Gelar Rapat Kerja untuk Sinergi Melestarikan Adat dan Budaya

Aceh Barat

Atasi Ancaman Abrasi, Pemkab Aceh Barat Segera Normalisasi Sungai

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Buka Kemah Jurnalistik bagi Pelajar

Aceh Barat

Peringati HUT KORPRI dan HKN, IKAPTK Aceh Barat Gelar Bakti Donor Darah

Aceh Barat

Dzikir dan Kenduri Maulid di Meureubo Aceh Barat, Pemkab Ajak Warga Dukung Penilaian Adipura

Aceh Barat

Buka Pelatihan Peradilan Hukum, Bupati Ramli: Hukum Adat Aturan Tidak Tertulis