Home / Aceh Barat / Kepolisian

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Kapolres Aceh Barat Turun Langsung, Duduk dan Berdialog Dengan Mahasiswa 

mm Teuku Nizar

Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto duduk bersama mahasiswa saat aksi Aliansi Barsela Menggugat di depan Kantor DPRK Aceh Barat. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto duduk bersama mahasiswa saat aksi Aliansi Barsela Menggugat di depan Kantor DPRK Aceh Barat. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Aceh Barat – Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., memilih turun langsung ke tengah massa dan duduk bersama mahasiswa saat aksi Aliansi Barsela Menggugat berlangsung di depan Kantor DPRK Aceh Barat, Senin (26/10/2026).

Agus didampingi Wakapolres berdialog langsung dengan mahasiswa yang menyampaikan sejumlah tuntutan.

Tuntutan itu yakni terkait persoalan bencana, ekonomi, kebebasan berpendapat, layanan publik hingga evaluasi sejumlah kebijakan pemerintah.

Sikap tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga penyampaian aspirasi tetap aman dan tertib.

Baca Juga :  Pj Bupati Azwardi Serahkan Kursi Roda pada Penyandang disabilitas SDLB Meulaboh 

Kapolres mengimbau mahasiswa tidak melakukan tindakan anarkis serta tetap menjaga ketertiban selama aksi berlangsung.

Sekitar 100 mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) yang tergabung dalam Aliansi Barsela Menggugat tiba di depan Kantor DPRK Aceh Barat sekitar pukul 13.45 WIB.

Massa kemudian menyampaikan orasi dan tuntutan. Dalam perjalanannya, mahasiswa memasuki halaman Kantor DPRK Aceh Barat.

Keberadaan mereka untuk meminta Ketua DPRK beserta anggota dewan hadir dan berdialog mengenai aspirasi yang mereka sampaikan.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Jalin Kerja Sama dengan Kemenhub, Buka Kuota Khusus STTD untuk Putra Daerah

Polres Aceh Barat merespons situasi tersebut dengan mengedepankan pendekatan persuasif.

Kapolres bersama Wakapolres berada di tengah massa dan berupaya menjaga komunikasi agar situasi tetap terkendali.

Sebelum pengamanan aksi, personel Polres Aceh Barat juga mengikuti apel pada pukul 10.00 WIB.

Kabagops Polres Aceh Barat Kompol Abdul Hamid, S.H., memberikan arahan kepada personel terkait pengamanan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum.

Dalam aksinya, mahasiswa membawa enam tuntutan. Mereka meminta pemerintah menangani karhutla dan banjir.

Baca Juga :  Kasus Penipuan Online Marak di Aceh Barat

Serta memperbaiki tata kelola ekonomi, menjamin kebebasan berpendapat, memberantas KKN, menyediakan layanan publik yang terjangkau serta mengevaluasi program MBG, Kopdes dan PSN.

Sekitar pukul 17.00 WIB, perwakilan mahasiswa menyerahkan petisi tuntutan kepada anggota DPRK Aceh Barat. Ketua DPRK Aceh Barat menerima langsung petisi tersebut.

Pendekatan persuasif yang dilakukan kepolisian membuat rangkaian aksi berjalan tertib. Tidak terjadi tindakan anarkis selama kegiatan berlangsung.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Pj. Bupati Aceh Barat Menang Kasasi di Mahkamah Agung melawan PT Gading Bhakti

Aceh Barat Daya

Pencurian Mengintai, Kapolres Abdya Minta Tingkatkan Kewaspadaan

Aceh Barat

DPRK Aceh Barat Gelar Paripurna Pemberhentian Wakil Bupati Aceh Barat

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Bentuk Satgas Optimalisasi PAD, Fokus Tingkatkan Kemandirian Fiskal Daerah

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Ajak Warga Jaga Syariat Islam

Aceh Barat

Musrenbang RKPD 2027 Panton Reu dan Sungai Mas Resmi Dibuka, Dorong Produk Unggulan Kecamatan

Aceh Barat

Bupati Tarmizi Gelar Buka Puasa Bersama Forkopimda di Pendopo Aceh Barat, Bahas Perkembangan UMKM 2026

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Verifikasi 687 Rumah Tidak Layak Huni, Tentukan Skala Prioritas Bantuan RTLH