Home / Politik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pelantikan 10.000 Duta Tani, PKS Aceh Dorong Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

mm Redaksi

DPW PKS Aceh menyerahkan perlengkapan urban farming kepada peserta sebagai dukungan terhadap pengembangan pertanian berbasis masyarakat, MInggu (25/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

DPW PKS Aceh menyerahkan perlengkapan urban farming kepada peserta sebagai dukungan terhadap pengembangan pertanian berbasis masyarakat, MInggu (25/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Aceh mengikuti pelantikan 10.000 Duta Tani Daerah yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS pada Minggu (25/10/2026).

Kegiatan ini dalam rangka Hari Tani Nasional merupakan bagian dari upaya PKS memperkuat peran sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Pelantikan yang berlangsung di Kabupaten Pringsewu, Lampung, tersebut dilakukan langsung oleh Presiden PKS, Dr. Al Muzzammil Yusuf, M.Si., (AMY) dan dihadiri sejumlah pengurus DPP PKS. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid sehingga dapat diikuti oleh jajaran pengurus PKS dari berbagai daerah, termasuk DPW PKS Aceh yang berpartisipasi secara daring.

Di Aceh, kegiatan tersebut diikuti oleh Ketua DPW PKS Aceh, Ismunandar Badruzzaman, didampingi Ketua Bidang Peternak dan Nelayan DPW PKS Aceh, Zulfikar Aziz, serta sejumlah pengurus lainnya.

Baca Juga :  Ketua PSI Aceh Temui Kapolda, Bahas Ekonomi Rakyat hingga Kolaborasi Bangun Aceh

Pada kesempatan yang sama, DPW PKS Aceh menyerahan perlengkapan urban farming kepada peserta sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pertanian dan peternakan berbasis masyarakat.

Pelantikan Duta Tani juga diikuti oleh sejumlah DPD PKS dikabupaten kota di Aceh. Selain itu, katanya, pelantikan Duta Tani Daerah menjadi bagian dari komitmen PKS untuk memperkuat perhatian terhadap sektor pertanian sekaligus mendorong keterlibatan kader dan masyarakat dalam memajukan pertanian di daerah.

“Melalui program Duta Tani Daerah, kami berharap tumbuh semangat kolaborasi untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong pengembangan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan,” ujar Zulfikar Aziz yang juga merupakan Anggota DPRK Aceh Besar.

Menurut Zulfikar, partisipasi DPW PKS Aceh dalam agenda nasional tersebut menjadi momentum untuk menyelaraskan program di tingkat pusat dengan kebutuhan dan potensi daerah. Hal ini penting agar berbagai tantangan yang dihadapi petani dapat direspons melalui program yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  SAPA Apresiasi Bupati Bireuen Alihkan Anggaran Mobil Dinas untuk Bangun Rumah Dhuafa

Ia menjelaskan, tantangan sektor pertanian tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga mencakup ketersediaan sarana produksi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan petani, penerapan teknologi, hingga perluasan akses pasar bagi hasil pertanian.

Karena itu, keberadaan Duta Tani Daerah diharapkan dapat menjadi penggerak yang mendorong kepedulian masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi antara petani, pemangku kebijakan, dan berbagai pihak terkait.

“Petani membutuhkan dukungan yang berkelanjutan, baik dalam peningkatan kapasitas, penguatan usaha, maupun akses terhadap pasar. Kami berharap Duta Tani dapat mengambil peran dalam membangun kolaborasi dan mendorong solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi petani,” tambahnya.

Zulfikar juga menekankan pentingnya menjadikan program Duta Tani sebagai gerakan yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Melalui edukasi, pendampingan, serta pengembangan jejaring antarpelaku pertanian, program ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya inisiatif baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah.

Baca Juga :  Abu Mudi Terima Dek Fadh Calon Wakil Gubernur Aceh

Sementara itu, Ketua DPW PKS Aceh, Ismunandar Badruzzaman, menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan, membuka lapangan kerja, dan menopang perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan.

Menurut Ismunandar, penguatan sektor pertanian perlu menjadi perhatian bersama karena berkaitan erat dengan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain memperkuat kapasitas petani yang telah berkecimpung di sektor ini, regenerasi petani juga perlu didorong agar generasi muda tertarik mengembangkan pertanian sebagai bidang usaha yang produktif dan memiliki prospek jangka panjang.

Ia berharap kehadiran Duta Tani Daerah dapat memperkuat kolaborasi, menyerap aspirasi petani, serta mendorong lahirnya kegiatan yang relevan dengan kebutuhan dan potensi.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Nasional

Wamenko Polkam: Pemerintah Siap Laksanakan Pemilihan Suara Ulang

Aceh Besar

Peroleh Nomor Urut 2 di Pilkada 2024, Relawan BARA Semakin Tancap Gas Menangkan Pasangan ADAB di Aceh Besar

Daerah

Polemik PJ Bupati/Walikota, Cut Intan: Jangan Jadikan Gender Sebagai Tameng Jika Tak Mampu

Daerah

Rakerda & Orientasi Caleg Partai Golkar Bireuen Berjalan Sukses, H Mukhlis : Ini Bentuk Kesiapan Golkar Bireuen Menyongsong Pemilu 2024

Parlementaria

Tujuh Fraksi Setujui Penetapan Ali Basrah, Minta Pelantikan Dipercepat

Aceh Barat Daya

Hendra Fadli Disebut Bacawabup, Begini Tanggapannya 

Politik

Abang Fadhli Samalanga Cocok Jabat PLT Sekjen Partai Aceh

Aceh Jaya

Milad ke-19 Partai Aceh, Azhar Abdurahman Ajak Generasi Muda Tingkatkan Pendidikan