Home / Tni-Polri

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 20:41 WIB

Kapolres Aceh Selatan Himbau Masyarakat Agar Tidak Menggunakan Obat Sirup Untuk Anak

Redaksi

NOA | Aceh Selatan – Merebaknya gangguan ginjal akut misterius atau Acute Kidney Injury (AKI) yang menyerang anak-anak di nusantara hingga Provinsi Aceh, jajaran Kepolisian Resort (Polres) Aceh Selatan turun tangan memberi imbauan kepada masyarakat untuk menyetop penggunaan obat sirup.

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Nova Suryandaru, S.I.K menyampaikan keprihatinannya terhadap penyakit gagal ginjal akut yang menyerang anak-anak.

Kondisi ini menjadi tanggung jawab kita bersama dan bukan hanya tugas pihak kesehatan untuk melakukan pencegahan. Ia mengimbau warga Aceh Selatan tidak lagi mengonsumsi dan memperjual belikan obat sirup. “Kondisi ini semata-mata untuk menghindari anak-anak kita jatuh korban,” katanya.

Baca Juga :  Babinsa Berikan Materi Wawasan Kebangsaan Kepada Siswa dan Siswi SMU N 1 Teupah barat

Terpenting, ucap Nova, pihak farmasi seperti apotek, depot obat, dan lain-lain diminta menyetop menjual obat sirup kepada masyarakat dalam keadaan apapun, hingga penelitian selesai dilakukan oleh pihak berkompeten.

“Saya juga menginstruksikan seluruh Polsek hingga jajaran Bhabinkantibmas di wilayah hukum Aceh Selatan, untuk melakukan pengecekan ke seluruh apotek dan toko obat terhadap obat sirup masuk kategori (etalase) yang diduga sebagai penyebab gagal ginjal (etalase). Semua pihak saya minta mentaati instruksi Kemenkes dan IDAI,” tegas Kapolres Nova

Baca Juga :  Menko Polkam: Kompolnas Akan Lebih Modern Sebagai Pengawas Polri

Lebih lanjut Kapolres Nova menyampaikan imbauan ini sebagai upaya preventif, agar anak-anak Aceh Selatan selamat dari serangan gagal ginjal. Apa yang disampaikan ini sifatnya langkah antisipasi dan bagian dari sosialisasi, bukan mengacu kepada tindakan hukum.

Sesuai data yang dirangkum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), terdapat 192 kasus gangguan ginjal akut misterius di 20 provinsi di Indonesia hingga 18 Oktober 2022.

Sebagaimana keterangan yang kita peroleh dari Ketua IDAI Aceh, Syafruddin yang dilansir media, kasus ginjal akut pada anak atau disebut progresif atifikal medium di Aceh periode Juni sampai September 2022 sebanyak 26 kasus, diantaranya 10 orang meninggal dunia.

Baca Juga :  Pangdam IM Tutup TMMD ke 120 Tahun 2024 di Aceh Barat

Berkaitan peristiwa tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan IDAI telah menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang instruksi larangan mengonsumsi obat jenis sirup, terutama anak-anak.

“Meskipun belum ada yang suspek, kami mengingatkan saudara-saudara kami di Aceh Selatan, keselamatan jiwa itu lebih penting di atas segala-galanya. Sekali lagi, hindari mengkonsumsi obat sirop untuk anak dan senantiasa mengikuti petunjuk medis,” tutup Kapolres Nova. (Mus)

Share :

Baca Juga

Tni-Polri

TMMD ke-119 Kodim 0102/Pidie Gelar Sosialisasi KB Kesehatan dan Pencegahan Stunting

Banda Aceh

Wakapolda Aceh Hadiri Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 Tahun 2025

Tni-Polri

Personel Kodim 0104/Atim Gelar Upacara Bendera, di Awal Tahun 2023

Daerah

Kapolresta dan Dandim 0101/KBA Pimpin Patroli Skala Besar di Banda Aceh

Tni-Polri

Satgas Binmas Noken Operasi Damai Cartenz 2022 gelar program SI-IPAR

Tni-Polri

Jelang Kunker Wapres ke Aceh, Pangdam IM Cek Kesiapan Pasukan Pengamanan VVIP

Tni-Polri

Kapolres Aceh Selatan Bantu Warga Yang Tertimpa Banjir, Kapolda Aceh : Sampaikan Ucapan Terima Kasih ke Jajarannya

Daerah

Danrem Lilawangsa Ali Imran Apresiasi Pilkada di Aceh