Home / Aceh Besar / Pemerintah

Kamis, 26 Oktober 2023 - 19:54 WIB

Pj Bupati Iswanto Tekan Sirene Simulasi AEE – ACE Bandara SIM 2023

mm Redaksi

Kota Jantho – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto S.STP MM didampingi Danlanud SIM Kolonel Pnb Yoyon Kuscahyono, S.Sos, General Manager Angkasa Pura II dan Perwakilan Dirjen Perhubungan Udara, menekan sirene pertanda dimulainya Simulasi Airport Emergency Exercise (AEE) dan Airport Contigency Exercise (ACE) di Bandar Udara SIM, Blang Bintang, Kamis (26/10/2023).

Airport Emergency Exercise (AEE) dan Airport Contigency Exercise (ACE) merupakan pelatihan simulasi keamanan dan keselamatan, dalam rangka menghadapi kemungkinan tak dikehendaki yang bisa saja terjadi dalam penerbangan sipil.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Serahkan Buku Rancangan Qanun Terkait Laporan LPJ APBK Tahun 2021

Kegiatan Airport Emergency Exercise (AEE) dan Airport Contigency Exercise (ACE) melibatkan komite keselamatan dan keamanan Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda yang terdiri dari Basarnas, PMI, Polri, TNI AU dan Klinik kesehatan.

Komite keamanan bandar udara bertujuan untuk menciptakan keselamatan, kelancaran, keteraturan dan efisiensi penerbangan sipil di Indonesia. Dengan memberikan perlindungan terhadap Penumpang, Personel Pesawat Udara, para Petugas di Darat, Pesawat Udara, Instalasi di Bandar Udara, Operator Pesawat Udara dan Masyarakat dari tindakan melawan hukum.

Baca Juga :  Penjelasan Mendagri terkait 4 Pulau Aceh Singkil Ditetapkan Jadi Milik Sumut

Suasana simulasi dirancang sedemikian rupa, mendekati kondisi nyata, dimana korban jiwa, korban luka, api, dan semua kondisi darurat yang terjadi ditangani sesuai dengan pedoman AEE – ACE.

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, mengaku bangga atas kesiapan Bandara SIM dalam rangka pelatihan keamanan dan keselamatan yang ditunjukkan dalam simulasi tersebut.

“Dengan adanya pelatihan dan simulasi ini tentu akan semakin meningkatkan profesionalitas personil dalam upaya pengamanan dan penyelamatan dalam situasi darurat,” kata Iswanto.

Baca Juga :  Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Simeulue Berakhir, Inspektorat Provinsi Lakukan Pemeriksaan

General Manager Bandara SIM Darmadi mengatakan acara ini sebagai salah satu bentuk dan upaya implementasi sekaligus menguji coba sejauh mana prosedur- prosedur keselamatan dan keamanan penerbangan berjalan dengan baik.

“Setiap 2 tahun sekali kegiatan ini harus dilaksanakan oleh pengelola bandar udara sebagai implementasi dari peraturan penerbangan nasional, untuk menguji kemampuan dalam meningkatkan keamanan dan keselamatan, fungsi komando dan koordinasi dalam keadaan darurat, untuk dapat memberikan pertolongan yang cepat dan meminimalisir korban, baik orang maupun materi,” jelasnya. (**)

Share :

Baca Juga

Daerah

Disdik Aceh Canangkan Zona Integritas WBK dan WBBM untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Gencarkan Gotong Royong dan Budaya Bersepeda Lewat Program ASRI

Aceh Barat

DPRK Aceh Barat Gelar Paripurna PAW Meggantikan Kamaruddin

Aceh Besar

Asisten III Sekdakab Aceh Besar Hadiri Buka Puasa Bersama

Aceh Besar

Gubernur Nova: Langkah Maju Pengelolaan Sampah di Aceh Terwujud

Nasional

Penahanan Ijajah Oleh Perusahaan, Berpotensi mencederai hak asasi manusia

Internasional

Kemlu RI kawal Pemulangan 152 WNI Overstayer ke Tanah Air

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Lepas 604 Mahasiswa KKN UTU 2026, Dorong Validasi DTSEN hingga Penguatan UMKM Gampong