Home / Daerah

Jumat, 24 Mei 2024 - 14:47 WIB

Pj Walikota Subulussalam Ingatkan ASN Tidak Terlibat dalam Partai Politik

mm Redaksi

Azhari saat dilantik sebagai Pj Walikota Subulussalam. Foto: NOA.co.id

Azhari saat dilantik sebagai Pj Walikota Subulussalam. Foto: NOA.co.id

Subulussalam – Penjabat Walikota Subulussalam, Azhari, yang baru dilantik mengingatkan kepada seluruh ASN Kota Subulussalam agar mengaktualisasikan fungsi ASN, yakni sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik dan perekat juga pemersatu bangsa.

Baca Juga :  Pj Bupati Pidie Jaya Terima Kunjungan Kapolda Aceh

“Saya tegak lurus menjalankan tugas saya,” kata Pj Walikota Azhari, saat berbicara dengan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Subulussalam, Jumat 24 mei 2024.

Menrutnya, ASN harus taat kode etiknya dengan menjungjung tinggi nilai kebenaran dan kejujuran. “Jangan terkooptasi partai politik dan kepentingan politik maka ASN harus netral,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Pidie Teken Kesepakatan Ganti Untung Tol

Sebelumnya, dalam apel bersama para ASN Kota Subulussalam, Azhari juga menegaskan tugasnya yang utama diangkat sebagai Pj Walikota Subulussalam oleh Mendagri melalui Pj Gubernur Aceh.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Siap Implementasikan Komitmen Pemberantasan Korupsi dengan KPK RI

“Tugas saya adalah mensukseskan pemilihan kepala daerah (PILKADA) Kota Subulussalam tahun 2024, ” ucapnya.

Penulis : Ari Sardi Gustidinata
Editor : Gito Rolis

Share :

Baca Juga

Daerah

Dapur umum Kodam IM Cot Manyang, Pidie Jaya distribusikan makan bagi korban banjir

Daerah

Wasekum HAMAS : Pembahasan APBK Aceh Selatan tahun 2025 terkesan dipaksakan

Daerah

Dukung Sekolah Rakyat, Aceh Utara Siapkan Lahan 351.723 M Persegi

Daerah

Warga Korban Banjir di Perdalaman Pidie Jaya Harap kepastian Tempat Hunian

Daerah

Saat Rakor Kemenimipas, Kakanwil Ditjenpas Aceh tegaskan penegakan Hukdis terhadap pegawai

Daerah

Imigrasi Sabang Hadirkan Layanan Paspor di Pelabuhan Balohan, Berikut Jadwalnya  

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Mulai Cairkan Gaji ke-13

Daerah

RSUD SIM Nagan Raya Angkat Bicara Soal Dugaan Penanganan Lambat yang Berujung Maut