Aceh Jaya – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Jaya dari Fraksi Partai Aceh, Safriyantoni atau yang akrab disapa Pang Toni, menilai penjelasan Bupati Aceh Jaya, Safwandi, terkait pelayanan kesehatan gratis melalui Program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) sudah tepat dan mudah dipahami masyarakat.
Sebelumnya, Bupati Safwandi meminta masyarakat Aceh Jaya tidak panik menyikapi kebijakan pembatasan desil tertentu dalam pelayanan kesehatan gratis. Ia menjelaskan, masyarakat masih memiliki kesempatan melakukan pembaruan data desil melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Jaya agar tetap memperoleh layanan kesehatan yang ditanggung pemerintah.
Menanggapi hal tersebut, Safriyantoni menyebut langkah yang disampaikan pemerintah daerah sudah memberikan solusi bagi masyarakat.
“Warga tidak perlu panik. Pemerintah daerah sudah memberikan solusi melalui proses pembaruan data desil di Dukcapil Aceh Jaya,” kata Safriyantoni saat menjawab pertanyaan awak media NOA.co.id melalui sambungan telepon, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, pelayanan kesehatan bagi masyarakat harus tetap menjadi perhatian utama pemerintah, termasuk dalam menyikapi persoalan perbedaan desil.
Ia berharap proses pembaruan data dapat dilakukan dengan pelayanan yang mudah, cepat, dan terbuka bagi seluruh masyarakat.
“Pelayanan kesehatan harus benar-benar dijamin oleh pemerintah bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Pang Toni juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya yang telah mengalokasikan anggaran pada Disdukcapil untuk mendukung proses pembaruan data desil masyarakat.
Menurutnya, langkah tersebut akan mempermudah masyarakat dalam memperbarui data sehingga akses terhadap pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan baik.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Sanusi











