Home / Pemerintah / Sumatera Barat

Kamis, 8 Agustus 2024 - 22:11 WIB

Disaksikan Ribuan Warga, Malam Puncak Galanggang Arang Berlangsung Semarak

mm Redaksi

Pj Sekdako, Winarno Menutup Secara Resmi Semarak Malam Puncak Galanggang Aranag #8 Kota Padang Panjang. Rabu Malam, (7/8/2024). (Foto : NOA.co.id/Diona Arvoni).

Pj Sekdako, Winarno Menutup Secara Resmi Semarak Malam Puncak Galanggang Aranag #8 Kota Padang Panjang. Rabu Malam, (7/8/2024). (Foto : NOA.co.id/Diona Arvoni).

Padang Panjang — Semarak Malam Puncak Galanggang Arang #8 Kota Padang Panjang menandai berakhirnya rangkaian kegiatan ekosistem kebudayaan di sepanjang Warisan Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto (WTBOS).

Pj Sekdako Winarno dalam sambutannya mengapresiasi acara tersebut. Dirinya berharap Galanggang Arang bisa menjadi event tahunan lantaran kegiatan itu bisamengenalkan masyarakat Padang Panjang terhadap peninggalan budaya di kota ini .

“Stasiun Padang Panjang mempunyai nilai sejarah, stasiun yang terluas, yang strategis, berada di perlintasan dan merupakan warisan dunia yang ditetapkan UNESCO,” Kata Winarno kepada Kantor Berita NOA.co.id, Rabu Malam, 7 Agustus 2024.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Apresiasi Pembauran Kebangsaan Kesbagpol Aceh

Bertemakan Anak Nagari Merawat Warisan Dunia, Galanggang Arang yang dilaksanakan di Stasiun Kereta Api Padang Panjang di Kelurahan Silaing Atas, sejak Selasa (6/8/2024), berlangsung sukses dan ditutup secara resmi oleh Penjabat (Pj) Sekdako, Winarno, Rabu (7/8/) malam.

Berbagai pertunjukan seni ditampilkan siswa Thawalib Gunung, SMP N 1, SMP N 2, Sanggar si Kumbang Tabang, dan ditutup dengan penampilan penyanyi Minang, Adim, menghibur ribuan warga yang datang.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Gelar Diseminasi Hasil Audit Kasus Stunting Kabupaten Aceh Besar Semester I Tahun 2024

Kegiatan tersebut digelar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Lebih lanjut, Winarno menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mempersiapkan kegiatan ini. Ramainya warga yang hadir, sebutnya, berdampak terhadap peningkatan perekonomian usaha mikro kecil.

Baca Juga :  Bantuan Kemanusian dari Polda Aceh untuk Korban Bencana Tiba di Sumbar

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat, Jefrinal Arifin, Melalui Galanggang Arang, katanya, masyarakat bisa mengetahui sejarah Stasiun Kereta Api sebagai warisan tidak ternilai dan diakui dunia.

“Kegiatan Galanggang Arang maksudnya agar kita menghayati pernah dulunya Mak Itam lewat dari Sawahlunto membawa batu bara. Sesuatu yang berharga. Dahulunya pernah menjadi yang terbaik. WTBOS sudah diakui UNESCO sejak 5 tahun lalu,” harapnya.

Penulis: Diona Arvoni

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Kapolda Apresiasi Pemkab Aceh Tenggara: Daerah Pertama Turunkan Status Darurat Bencana

Aceh Besar

Aceh Besar Mulai Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2026

Aceh Barat

Pj Bupati Aceh Barat Bersama Forkopimda dan Ulama Zikir dan Doa Bersama, Ini Tujuannya

Nasional

Pemerintah Pastikan Hak Pilih Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Terjamin

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Tegaskan Reformasi Pimpinan Pejabat Tinggi Dilakukan Secara Transparan

Daerah

Bakri Siddiq; Kerjasama BASAJAN Harus Diintensifkan dan Ditingkatkan

Daerah

Pj Gubernur Safrizal Dampingi Presiden Resmikan Empat Ruas Jalan Tol Sigli-Banda Aceh

Pemerintah

Mellani Ajak Istri Menteri Investasi RI Promosikan Aceh