Home / Daerah

Senin, 16 Desember 2024 - 12:49 WIB

Bangun Gampong, Kecuchik Harus Singkron Dengan TPG

mm Amir Sagita

Kadis DPMG Kabupaten Pidie, Wahidin

Kadis DPMG Kabupaten Pidie, Wahidin

Sigli – Untuk membangun Gampong, diminta Keuchik (Kepala Desa-Red) harus singkron dengan Tuha Puet Gampong (TPG). Jika tidak jangan harap Gampong akan maju dan bisa melanjutkan pembangunan, sebab TPG punya wewenang dalam pengawasan pembangunan Gampong.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Kabupaten Pidie, Wahidin kepada NOA.co.id, Senin (16/12/2024). Lanjut dia, Keuchik sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) tidak bisa memaksakan kehendak sendiri, jika ingin membangun yang lebih baik ajak lah semua unsur dalam Gampong, terutama TPG dan semua unsur lainnya. “Harus ada singkronisasi antara Keuchik dan TPG”,pinta dia.

Baca Juga :  DPRK Usulkan PAW Komisioner KIP Langsa

Selanjutnya kata Wahidin, Keuchik selaku pengguna anggaran jangan egois dan harus menjalin kerja sama yang baik dengan TPG. Sebab TPG merupakan perwakilan masyarakat, artinya jika semua anggota TPG sudah setuju apa yang diputuskan melalui musyawarah, jika tidak dilakukan rapat umum dengan masyarakat pun secara hukum sudah sah. Namun untuk transparan dengan masyarakat baiknya dibuat juga musyawarah umum. “Tolong Keuchik sama TPG singkron dalam membangun Gampong”,pinta Wahidin.

Baca Juga :  Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2024, beberapa desa di Kabupaten Aceh Singkil memperoleh kenaikan status 1 tingkat

Selain itu kata Wahidin, jika Keuchik tidak singkron dengan TPG maka jangan harap pembangunan di gampong akan berjalan lancar. Bahkan ada beberapa contoh di Pidie yang keuchiknya tidak singkron dengan TPG, sehingga Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) tidak bisa dicarikan. “Ada contoh seperti Gampong Kramat Dalam Kota Sigli, Keuchik dan TPG tidak ada titik temu”,pungkasnya.

Jika tidak ada titik temu antara Keuchik dan TPG dan menghambat pembangunan gampong, bupati punya wewenang untuk mencopot jabatan Keuchik dan TPG untuk digantikan dengan yang lain. “Jadi jangan coba-coba menghambat pembanguna gampong”,tegas Kadis DPMG Kabupaten Pidie, Wahidin.

Baca Juga :  Event Setia 3 Tahun KAC di Ikuti Oleh 53 Atlet Panahan

Yang terakhir Wahidin menegaskan, Keuchik jangan ego dan harus selalu bermusyawarah dengan masyarakat dalam menentukan pembangunan gampong. TPG sebagai perwakilan masyarakat harus dilibatkan dalam segala urusan gampong, sebab jika APBG atau LPJ tidak ditandatangani oleh TPG maka akan menghambat pembangunan Gampong. “Saya sarankan agar TPG dan Keuchik tetap bisa bekerja sama dengan baik”,demikian pesan Wahidin.

 

Penulis. Amir Sagita

Editor: Amiruddin MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Berhasil Tangani Karhutla, Kapolres Nagan Raya Beri Penghargaan kepada Personel Polres Nagan Raya, Brimob, TNI, dan BPBD

Aceh Barat

Kepala Bappeda Aceh Barat Berikan Kuliah Umum di IPB University

Daerah

Update Donor Darah Pemerintah Aceh : 128 ASN Berdonor dalam Sehari

Daerah

Muhammad Faisal Jabat Ketua Perwakilan LASKAR Sabang

Daerah

H Mukhlis Takabeya Umrahkan Irna & Puja, Pemenang Hadiah Umrah HUT Golkar

Advetorial

Kadisdik Aceh Dorong Pengembangan Budaya Industri di SMK Melalui Peningkatan Kapabilitas Kepala Sekolah

Daerah

Warga Aceh Nyaris Jadi Korban TPPO

Aceh Timur

Kapolres Aceh Timur Pantau Pengamanan Cabor Sepak Takraw PON XXI