Home / Pemerintah

Kamis, 22 Mei 2025 - 16:00 WIB

Sarjani Ajak Masyarakat Bersatu Untuk Membangun Pidie

mm Amir Sagita

Bupati Pidie, H.Sarjani Abdullah, SH saat berpidato dihadapan peserta sosialisasi pembangunan berkelanjutan

Bupati Pidie, H.Sarjani Abdullah, SH saat berpidato dihadapan peserta sosialisasi pembangunan berkelanjutan "Tapuga Pidie" di Oproom Kantor Bupati Pidie, Kamis (22/5/2025) (foto.Amir Sagita.NOA.co.id)

Sigli – Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, mengajak semua masyarakat dan khususnya jajaran pemerintah untuk bersatu dalam membangun Kabupaten Pidie dan tidak ada perpecahan diantara semua masyarakat dan pejabat.

Hal itu disampaikaj Bupati Pidie, saat membuka sosialisasi Pembangunan Berkelanjutan di Wilayah Kabupaten Pidie dengan Tema “Ta Puga Pidie” yang digelar di Oproom Setdakab Pidie, Kamis (22/5/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Pidie mengucapkan selamat datang kepada Wakil Kejaksaan Tingi Aceh, Muhibbuddin, S.H., M.H., di Kabupaten Pidie.

Sarjani mengatakan, kunjungan Wakajati Aceh ke Kabupaten Pidie suatu kehormatan dan kebanggan baginya, dengan harapan melalui sosialisasi tersebut dapat memberikan materi maupun pengalaman yang nantinya menjadi panduan bagi Pemerintah Kabupaten Pidie, dalam melaksanakan tugas kedinasan dan mewujudkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Pidie.

Baca Juga :  Sekda Aceh Besar Sulaimi Pimpin Gotong Royong di MPP Pasar Lambaro

Sarjani juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Pidie untuk bersatu dan bersinergi dalam pembangunan Kabupaten Pidie.

“Perjalanan dan penyelenggaraan pemerintahan dalam periode kepemimpinan kami masih cukup panjang dan tidak mungkin dilaksanakan sendiri-sendiri”,ucapnya.

“Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami instruksikan agar semua jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie agar bersinergi, berkontribusi dan maksimal dalam melaksanakan tugasnya”,pinta Bupati Pidie.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Sarjani Abdullah meminta seluruh peserta sosialisasi untuk mengikuti setiap arahan serta menyimak dengan serius materi yang disampaikan dengan harapan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas nantinya.

Wakajati Aceh Muhibbuddin dalam arahannya mengungkapkan, pembangunan berkelanjutan merupakan konsep pembangunan yang memenuhi kebutuhan manusia saat ini tanpa mengorbankan kehidupan generasi mendatang.

Baca Juga :  Bakamla Buka Suara soal Imigran Rohingya Masuk RI

Wakajati menyampaikan tujuan pembangunan ini untuk menghapus kemiskinan maupun kelaparan, menciptakan dunia yang adil, melindungi lingkungan serta mengembangkan kerja sama dengan global.

“Apapun yang kita bangun sekarang harus bisa dimanfaatkan oleh generasi kita nantinya, kita juga harus memegang syariat islam sebagai panduan kita dalam berkehidupan, membangun daerah, berbangsa dan bernegara”, ungkap Wakajati Aceh.

Pada kesempatan itu, Wakajati Aceh menegaskan peran dan fungsi kejaksaan dalam pembangunan berkelanjutan dengan memastikan pembangunan pemerintahan berjalan dengan lancar.

Kata Muhibbuddin, peran tersebut dilaksanakan melalui fungsi Intelijen dalam mengawasi dan mendampingi dari ancaman, gangguan dan hambatan, serta fungsi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) dalam memberikan pendapat hukum, pendampingan hukum dan audit hukum.

Baca Juga :  Menlu Retno, Penggunaan Kekuatan Oleh Israel Tidak Dapat Dibenarkan dengan Dalih Membela Diri

Wakajati juga mengimbau Jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Pidie untuk tidak segan dan ragu mengunjungi Kejari Pidie untuk meminta pendampingan hukum.

Hadir pada acara ini, Kepala Kejaksaan Negeri Pidie, Suhendra, S.H., Ketua DPRK Pidie, Anwar Sastra Putra, S.H., Wakil Ketua DPRK Pidie, T. Saifullah TS, S.E,. Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Pidie di Kota Bakti, Yudha Utama Putra, S.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Drs. Samsul Azhar., Asisten Administrasi Umum Setdakab Pidie, Jufrizal, S.Sos., M.Si., Kepala Inspektorat Kabupaten Pidie, Mukhlis, S.Sos., M.Si serta diikuti oleh para Kepala SKPK serta Camat dan Kepala Bagian Setda Kabupaten Pidie.

Editor: Amiruddin MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Cath Lab RSUD Cut Nyak Dhien Aceh Barat Kembali Berfungsi, Bupati Tarmizi: Masyarakat Tak Perlu ke Banda Aceh

Daerah

Usulan Mendagri Ditingkatkan Presiden Prabowo Jadi Rp4 Miliar Bagi Daerah Terdampak Bencana

Pemerintah

Menko Polkam: Korban TPPO Mengalami Kekerasan Fisik

Aceh Barat

Wakili Bupati, Asisten Sekda Aceh Barat Buka Mubes Ikamabas 

Pemerintah

Pemerintah Mengikuti Sidang Pertimbangan Landreform Redisistribusi Tanah

Internasional

Kemenko Polkam Kawal Proses Deportasi 150 PMIB dari Malaysia

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Fokus Kembangkan UMKM untuk Buka Lapangan Kerja dan Tingkatkan Pendapatan

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan dalam Penataan Birokrasi