Home / Advetorial / Pemerintah

Kamis, 24 April 2025 - 17:05 WIB

Bener Meriah Jadi Tuan Rumah Peluncuran Gerakan Aceh Membaca, Kepala DPKA Apresiasi Bupati Bener Meriah

mm Redaksi

Penyambutan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Edi Yandra oleh Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar Foto: Dok. Humas DPKA

Penyambutan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Edi Yandra oleh Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar Foto: Dok. Humas DPKA

Banda Aceh – Kabupaten Bener Meriah menjadi titik awal peluncuran Gerakan Aceh Membaca, sebuah inisiatif dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA) untuk menanamkan kembali kegemaran membaca di tengah masyarakat, terutama generasi muda.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Edi Yandra, mengapresiasi dukungan Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar, pada Gerakan Aceh Membaca, yang diluncurkan di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat.

“Alhamdulillah, tadi kita baru saja bersilaturrahmi dengan Pak Bupati. Kita tentu sangat mengapresiasi dukungan Pemkab Bener Meriah pada Gerakan Aceh Membaca ini,” ujar Edi Yandra, usai bersilaturahmi dengan Tagore Abubakar, di ruang kerja Bupati, Kamis (24/4/2025).

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Buka Turnamen Oemar Diyan Cup VI

Menurut Edi, pemilihan Bener Meriah sebagai lokasi peluncuran gerakan ini bukan tanpa alasan. Komitmen pemerintah daerah yang kuat dalam meningkatkan literasi, serta kesediaan penuh dari kepala daerah untuk menjadi tuan rumah peluncuran, menjadi pertimbangan utama.

“Bener Meriah tidak hanya menyambut, tapi juga bersedia memelopori gerakan ini. Ini menjadi sinyal positif bahwa semangat membaca bisa kita hidupkan dari dataran tinggi Gayo ini,” tambahnya.

Baca Juga :  Pj Gubernur Bersama Forkopimda Tinjau Pembangunan Bendungan Keureuto Aceh Utara

Sementara itu, Bupati Tagore Abubakar menegaskan bahwa Gerakan Aceh Membaca bukan sekadar seremoni, tetapi harus menjadi program nyata yang dirancang dengan matang.

“Kami menyambut baik dan sepenuhnya mendukung gerakan ini. Yang kami harapkan adalah munculnya terobosan dan inovasi dari gerakan ini bukan hanya slogan. Generasi muda kita perlu dipacu agar mencintai buku, dan itu perlu strategi, keseriusan, dan manajemen yang baik,” jelas Tagore.

Tagore juga menyoroti pentingnya tata kelola perpustakaan yang profesional dan bersih dari kepentingan sempit. Ia menyadari, untuk menuju ke arah tersebut tentu membutuhkan keseriusan dan dana serta manajemen yang baik,

Baca Juga :  Muhammad Iswanto Raih Peringkat Lima Terbaik Nasional Kinerja Pj Bupati 

“Perpustakaan akan menjadi tempat yang berdaya guna jika dikelola dengan niat tulus dan sungguh-sungguh, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” tegasnya.

Ia berharap peluncuran Gerakan Aceh Membaca bisa menjadi tonggak baru dalam membangkitkan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja di Bener Meriah.

“Kita ingin anak-anak Bener Meriah tumbuh dengan kecintaan pada ilmu pengetahuan. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi kita semua,” pungkasnya. (Adv)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Masyarakat Minta Gubernur Aceh Tuntaskan Dugaan Mafia Tanah di Simeulue

Daerah

Pj Bupati Pidie Jaya Prihatin atas Kekerasan terhadap Jurnalis, Keuchik Diminta Hormati Proses Hukum

Aceh Besar

Wakili Bupati, Kadisdik Dayah Hadiri Penglepasan dan Wisuda Syahadah Al Quran 30 Juz ke-VII Ma’had Daarut Tahfiz Al-Ikhlas

Pemerintah

Disdik Aceh Resmikan Collaborative Learning Space, Ketua Komisi VI DPRA: Kami Mendukung Penuh

Daerah

Harkodia 2024: Kanwil Bea Cukai Aceh Berikan Kuliah Umum Kelas Integritas

Nasional

Aksi sosial, Kejagung – PERSAJA Gelar Mudik Bareng Tahun 2026

Aceh Barat

Dekranasda Aceh Barat Dorong Kreativitas Pelajar Lewat Program Masuk Sekolah di Panton Reu

Nasional

Pernah Tugas di Aceh, Berikut Profil Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin