Home / Parlementaria / Pemerintah

Minggu, 3 Agustus 2025 - 16:01 WIB

DPRA Minta Pemerintah Aceh Bertindak Cepat untuk Lamjutkan Proyek Pabrik Semen

mm Redaksi

Kehadiran pabrik ini tidak hanya akan menyerap tenaga kerja lokal, tetapi juga mendatangkan pendapatan bagi daerah, ujar Khalid di Banda Aceh pada Sabtu 2/8/2025 (Foto:Dok.Ist)

Kehadiran pabrik ini tidak hanya akan menyerap tenaga kerja lokal, tetapi juga mendatangkan pendapatan bagi daerah, ujar Khalid di Banda Aceh pada Sabtu 2/8/2025 (Foto:Dok.Ist)

Banda Aceh – Proyek pembangunan pabrik PT Semen Indonesia Aceh (SIA) di Laweung, Pidie, yang telah lama terhenti, kini kembali menjadi sorotan.

Terhentinya proyek vital ini akibat masalah pembebasan lahan telah memicu kekhawatiran, mengingat potensi besarnya untuk membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian daerah.

Anggota DPRA, Khalid mengungkapkan keprihatinannya terhadap mandeknya proyek ini. Menurutnya, pembangunan pabrik semen Laweung adalah solusi konkret untuk mengurangi tingginya angka pengangguran dan kemiskinan di Aceh.

Baca Juga :  Wakili Pj Bupati, Kadisparpora Aceh Besar Hadiri Pembukaan Turnamen DJBC Boxing Cup I 2025

“Kehadiran pabrik ini tidak hanya akan menyerap tenaga kerja lokal, tetapi juga mendatangkan pendapatan bagi daerah,” ujar Khalid di Banda Aceh pada Sabtu (2/8/2025).

Politikus Partai Golkar ini memberikan apresiasi khusus kepada Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah SE, atau yang akrab disapa Dek Fadh, yang proaktif mencari jalan keluar.

Dek Fadh belum lama ini bertemu dengan Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, di Jakarta untuk membahas kelanjutan proyek ini. Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (30/7/2025) ini juga membahas pemanfaatan pelabuhan milik perusahaan yang dinilai strategis untuk aktivitas logistik di pesisir timur Aceh.

Baca Juga :  Mellani Harapkan Bunda dan Pokja PAUD Kecamatan Dukung Pembangunan dan Pengembangan PAUD

Kita berharap pertemuan ini membawa angin segar dan solusi yang konkret bagi kelanjutan pembangunan pabrik semen Laweung,” imbuh Khalid. Ia optimis bahwa akan ada titik terang untuk menyelesaikan persoalan pembebasan lahan yang menjadi hambatan utama.

Selama ini, proyek pabrik semen Laweung dianggap sebagai salah satu proyek strategis yang bisa menjadi motor penggerak ekonomi Aceh. Namun, ketidakjelasan status pembebasan lahan telah membuat proyek ini terbengkalai.

Baca Juga :  Irfannusir Resmi Buka Turnamen Bola Voli Barat-Selatan (Barsela) Cup I

Padahal, dengan tersedianya lapangan pekerjaan yang layak, masyarakat Aceh memiliki harapan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.

“Kami di DPR akan selalu mendukung penuh upaya pemerintah dalam menghadirkan investor yang mau berinvestasi di Aceh,” tegas Khalid.

Ia berharap semua pihak terkait dapat bersinergi untuk menuntaskan masalah ini sehingga pembangunan pabrik bisa segera dilanjutkan. [Adv]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Menko Hadi Ajak Elemen Masyarakat Jaga Stabilitas Polhukam Jelang Pilkada Serentak

Aceh Timur

Sekwan Gelar Gladi Bersih Pelantikan Anggota DPRK Aceh Timur Periode 2024-2029

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Dukung 25 Pelajar Berlaga di South East Olympiad Championship 2026 Malaysia

Aceh Barat

Buka Turnamen Futsal Piala Pj. Bupati Mahdi: Semoga Akan Lahir Atlet Profesional di Aceh Barat

Pemerintah

Gebyar Hut Bhayangkara ke 76, Pemda Simeulue Hadiri Pekan Transmigrasi

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Serahkan Cindera Mata untuk Camat Seulimuem

Aceh Barat Daya

Bupati Abdya Instruksikan Dinsos dan Baitul Mal Bantu Nurlaila

Internasional

Kemlu RI Evakuasi rombongan pertama WNI dari Nepal