Home / Pendidikan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:28 WIB

Tubagus Rekayasa Kamal Djunaedi, Lulus Ujian Kualifikasi Program Doktor Ilmu Hukum di Universitas Borobudur

mm Poppy Rakhmawaty

Tubagus Rekayasa Kamal Djunaedi, mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum angkatan ke-28, yang juga merupakan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Tubagus Rekayasa Kamal Djunaedi, mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum angkatan ke-28, yang juga merupakan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Jakarta – Universitas Borobudur kembali menorehkan kebanggaan akademik dengan kelulusan Tubagus Rekayasa Kamal Djunaedi, mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum angkatan ke-28, yang juga merupakan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Tubagus dinyatakan lulus ujian kualifikasi setelah mempertahankan makalah ilmiahnya yang berjudul “Rekonstruksi Model Pelayanan Administrasi Publik Akibat Kekosongan Jabatan Kepala Daerah.”

Dalam makalahnya, Tubagus mengangkat persoalan strategis yang muncul ketika terjadi kekosongan jabatan kepala daerah, terutama terkait keberlangsungan pelayanan publik dan stabilitas tata kelola pemerintahan daerah.

Baca Juga :  Direktur PPK Kemdikbudristek Hadiri GSMS Di Pidie Jaya

Ia menyoroti pentingnya rekonstruksi model administrasi publik yang tetap efektif, transparan, dan akuntabel meskipun dalam situasi kepemimpinan sementara atau transisi.

“Pelayanan publik tidak boleh terhenti hanya karena terjadi kekosongan jabatan kepala daerah. Sistem pemerintahan harus memiliki model yang tangguh dan berkelanjutan agar kepentingan masyarakat tetap terlayani dengan baik,” kata Tubagus dalam sesi ujian kualifikasi yang digelar di Fakultas Hukum Universitas Borobudur, Jakarta, Rabu (29/10/2025).

Baca Juga :  Kadisdik Targetkan SMA di Aceh Masuk 10 Besar Nasional, Butuh Dukungan Semua Pihak

Dewan penguji memberikan apresiasi atas kedalaman analisis dan relevansi tema yang diangkat. Penelitian Tubagus dinilai menghadirkan perspektif baru bagi pembaruan tata kelola pemerintahan di Indonesia, dengan menekankan keseimbangan antara aspek hukum administrasi dan efektivitas birokrasi.

Topik yang diangkat Tubagus dinilai sangat penting bagi keberlanjutan pemerintahan daerah. Para penguji menyebut Tubagus menunjukkan pemahaman kuat terhadap dinamika hukum publik sekaligus pengalaman praktis yang memperkaya sudut pandangnya sebagai aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Guru Paud di Pidie Jaya Dibekali Ilmu Literasi dan Numerasi

Keberhasilan ini menandai langkah penting bagi Tubagus dalam melanjutkan perjalanan akademiknya menuju tahap penyusunan disertasi doktoral.

Tubagus diuji langsung oleh Prof. Dr. Faisal Santiago, SH, MM , Dr. Ahmad Redi, SH., MH. dan Dr. Marhaeni Ria Siombo, SH, M.Si .

Editor: Poppy RakhmawatyReporter: Poppy Rakhmawaty

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Disdik Dorong Pengembangan Sekolah Ramah Anak di Aceh

Daerah

STIKes Medika Nurul Islam Dorong Literasi Digital Cegah Stunting di Pidie

Pendidikan

BNN Banda Aceh: Narkoba Seperti Rokok, Awalnya Coba-coba Akhirnya Ketagihan

Daerah

Kabid SDM PON XXI Aceh Jelaskan Mekanisme Rekrutmen dan Honor Peserta PON XXI Aceh Sumut

Pendidikan

Kadisdik Apresiasi Guru Penerima Beasiswa Tugas Belajar Pemerintah Aceh

Pendidikan

Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh Monitoring Pemberian Tablet Penambah Darah Bagi Siswi SMAN 1 Peukan Bada

Pendidikan

Langkah Inspiratif Guru SMAN 1 Kuala, dari Bireuen ke Yunnan, Gali Ilmu Pendidikan Modern di Negeri Tirai Bambu

Banda Aceh

Ribuan Siswa Aceh Larut dalam Dzikir Serentak Peringati Hari Guru Nasional