Home / Pendidikan

Rabu, 6 Oktober 2021 - 18:51 WIB

Pramuka Simeulu Gelar Muscab

mm Redaksi

NOA | Sinabang – Kwartir Cabang ( Kwarcab ) Gerakan Pramuka Simeulu menggelar Musyawarah Cabang ( Muscab ) di Aula Bappeda kawasan Sinabang, Kabupaten Simeulu, Aceh, Rabu (06/10).

Dalam pelaksanaan kegiatan yang dibuka secara resmi oleh asisten lll Abdul Karim S.Pd, mewakili Pimpinan daerah setempat, Kwartir daerah Aceh (Kwarda Aceh) yang diwakili oleh ketua harian Ir. H. Jufri Efendi MSi melalui sambutannya menyampaikan agar pemerintah daerah menghidupkan kembali kegiatan pramuka yang ada di Kabupaten Simeulue karena sudah lama berhenti sejak wabah virus corona.

Baca Juga :  1.187 Guru Honorer di Aceh Diberhentikan, ini Kata Kadisdik

“Keberadaan Pramuka Simeulu menjadi bagian penting dalam tubuh Garakan Pramuka di Aceh, selama ini kita selalu merasa kurang lengkap dalam berkegiatan tanpa kehadiran kontingen Kwarcab Simeulu. Harapan kita, Pramuka di Simeulu ini terus eksis membantu masyarakat melalui kegiatan, Kedepan semoga kita bisa kembali bersama – sama lagi dalan setiap penyelenggaraan kegiatan. Ada banyak agenda kegiatan Kwarda Aceh sedang dijadwalkan” Ujar Djufri Efendi

Baca Juga :  Hadiri HUT, Kadisdikbud Abdya Apresiasi SMP Negeri 1 Blangpidie 

Senada itu, Asisten III Abdul Karim dalam arahannya berpesan “Pramuka Simeulue harus terus berkembang, jadilah simbol tunas kelapa itu terus tumbuh ke atas jangan sampai tunas kelapa itu tumbuh ke bawah dan jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan agar kita terhindar dari wabah virus corona” Ucapnya

Turut hadir pada musyawarah cabang ke-IV Gerakan Pramuka Simeulue tadi, mendampingi Asisten wakil ketua DPRK Poniharjo, kasatpol PP, kadis kesehatan, kadispora, kepala BAPPEDA/mewakili, camat Simteng, camat Simbar, camat Teupah barat, camat Teupah tengah, para pembina dan pelatih serta Anggota Pramuka Simeulue yang mewakili ranting masing-masing.

Baca Juga :  Kadisdik Tekankan Pesan Mulia Himne Aceh pada Pembukaan Rakor DAK Fisik SMA dan SLB

Simeulue merupakan pulau terluar Indonesia, berada sekitar 150 km dari lepas pantai barat Aceh, Simeulue dikenal dengan budaya SMONG, sebagai alarm tradisional menghadapi bencana alam, Pulau endemi Lobset itu berdiri tegar di Samudera Indonesia dengan harapan pembangunan dan peran Gerakan Pramuka semakin ditingkatkan di kawasan ini. (RED).

Share :

Baca Juga

Internasional

Tawaran Kerja Palsu ke Kamboja, Kenali Modus, Ciri-Ciri dan Langkah Pencegahan

Daerah

Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Pidie Jaya

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Dorong Percepatan Pembentukan LPDPA untuk Jamin Keberlanjutan Pendidikan

Pemerintah Aceh

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Latih 221 PPPK Paruh Waktu Kuasai e-Kinerja untuk Penilaian Kinerja ASN

Pendidikan

Khawatir Perbubahan Budaya, MAA Aceh Ingatkan Kembali Proses Adat Pernikahan Semestinya Diterapkan

Aceh Barat Daya

Siswa Dilarang Bawa Sepeda Motor ke Lingkungan Sekolah

Pemerintah Aceh

Halal Bi Halal Iduladha 1446 H, Marthunis Ajak Civitas Disdik Aceh Tanamkan Nilai Pengorbanan dan Integritas

Opini

Pantaskah Aku Menyandang Gelar “Guru”?