Home / Banda Aceh

Rabu, 12 November 2025 - 20:17 WIB

Fraksi Demokrat DPRK Banda Aceh Dorong Pemerataan Pendidikan dan Penguatan Ekonomi Berbasis UMKM

mm Redaksi

Anggota DPRK Banda Aceh dari Fraksi Partai Demokrat, Royes Ruslan, menyampaikan pandangan Fraksi terhadap R-APBK 2026 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRK Banda Aceh, Selasa (11/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Anggota DPRK Banda Aceh dari Fraksi Partai Demokrat, Royes Ruslan, menyampaikan pandangan Fraksi terhadap R-APBK 2026 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRK Banda Aceh, Selasa (11/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Fraksi Partai Demokrat DPRK Banda Aceh menilai arah pembangunan Kota Banda Aceh ke depan harus berpijak pada prinsip pemerataan, keberlanjutan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pandangan tersebut disampaikan oleh Royes Ruslan, juru bicara Fraksi Demokrat, dalam Rapat Paripurna DPRK Banda Aceh terkait pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (R-APBK) Tahun Anggaran 2026, Selasa (11/11/2025).

Menurut Royes Ruslan, sektor pendidikan harus menjadi fokus utama Pemerintah Kota. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas dan pemerataan akses pendidikan perlu dilakukan secara menyeluruh—bukan hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui penyediaan sarana pendidikan yang merata serta distribusi tenaga pendidik yang seimbang di setiap kecamatan.

Baca Juga :  ISEI Banda Aceh dan Radio Antero Gelar FGD: Quo Vadis Arah Kebijakan Ekonomi Aceh?

“Kami menekankan perlunya penguatan kompetensi guru, inovasi metode pembelajaran, dan percepatan digitalisasi sistem pendidikan. Dinas Pendidikan juga perlu menyusun indikator kinerja berbasis hasil, seperti peningkatan Angka Partisipasi Murni (APM) dan mutu lulusan yang berdaya saing,” kata Royes.

Di bidang kesehatan, Fraksi Demokrat menyoroti pentingnya optimalisasi Standar Pelayanan Minimal (SPM), terutama dalam penanggulangan stunting, pengendalian penyakit menular, serta peningkatan layanan di Puskesmas.

“Anggaran kesehatan harus lebih diarahkan pada kegiatan promotif dan preventif, bukan semata kuratif,” ujarnya.

Fraksi Demokrat juga mendorong Pemerintah Kota untuk memperkuat integrasi data kesehatan berbasis digital agar pelayanan publik lebih efisien, akurat, dan akuntabel.

Baca Juga :  RSUD Meuraxa Imbau Warga Banda Aceh Waspada Influenza A, Kasus Pasien Meningkat Tajam

Terkait pembangunan infrastruktur dan pengelolaan lingkungan hidup, Fraksi Demokrat menilai perlunya langkah konkret untuk mengatasi permasalahan banjir dan sampah di Banda Aceh.

“Pemerintah perlu membenahi sistem pengelolaan lingkungan melalui partisipasi masyarakat, inovasi retribusi sampah, dan penerapan spatial budgeting agar pembangunan lebih merata dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Dalam bidang ekonomi daerah, Fraksi Demokrat menilai pentingnya peningkatan kemandirian dan produktivitas masyarakat melalui penguatan UMKM. Dukungan permodalan dan pelatihan harus dilakukan secara berkelanjutan dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Muzakir Manaf Lantik 1.184 PPPK Tahap II Formasi 2024: “Bekerjalah dengan Ikhlas untuk Rakyat”

“Kami juga menekankan pentingnya pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata syariah sebagai sektor potensial penggerak ekonomi kota. Selain itu, perlu dibentuk klaster ekonomi berbasis gampong serta inovasi kebijakan pajak dan retribusi yang berkeadilan,” tambah Royes Ruslan.

Lebih jauh, Fraksi Demokrat menilai tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) merupakan prasyarat utama keberhasilan pembangunan.

“Masih ada kelemahan dalam koordinasi antarperangkat daerah dan evaluasi kinerja aparatur. Karena itu, perlu penguatan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan peningkatan kapasitas SDM aparatur melalui pelatihan berkelanjutan serta penerapan merit system secara konsisten,” tutupnya.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah Advokasi Dua Unit Ambulans untuk Gampong Lhong Raya dan Lamlagang

Banda Aceh

Tanpa Kembang Api dan Petasan, Malam Tahun Baru 2026 di Banda Aceh Berlangsung Kondusif

Banda Aceh

DLHK3 Banda Aceh Dampingi Penilaian Adipura Tahap II, Fokus pada Kebersihan dan Pengelolaan Lingkungan

Banda Aceh

Satpol PP WH Banda Aceh Tegur Pria Merokok di Area PKA Saat Ramadan, Ternyata Musafir dari Aceh Tenggara
Tersangka pengedar Narkoba ditangkap di Peureulak Aceh Timur, Sabtu (25/1/2025) (Foto.Dok.Polda Aceh.NOA.co.id).

Banda Aceh

Edar Narkoba, Warga Peureulak dibekuk

Banda Aceh

MPU Banda Aceh Terima Kunjungan MUI Langkat Bahas Penguatan Penerapan Syariat Islam

Banda Aceh

Disdukcapil Banda Aceh Ikuti Asistensi LPPD 2025, Tunjukkan Komitmen Kinerja dan Pelayanan Prima

Banda Aceh

Ketua Baitul Mal Banda Aceh Ajak Pengusaha Salurkan Zakat Lewat Lembaga Resmi