Home / Daerah / Tni-Polri

Sabtu, 29 November 2025 - 22:58 WIB

Dosen Ini Curhat ke Kapolda Aceh: Akses Terputus, Orangtuanya di Idi Belum Bisa Dihubungi

mm Redaksi

Dosen muda dari STIKes Medika Nurul Islam (MNI) Pidie, Salbiah (28), menyampaikan kegundahan hatinya kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, Sabtu (29/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Dosen muda dari STIKes Medika Nurul Islam (MNI) Pidie, Salbiah (28), menyampaikan kegundahan hatinya kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, Sabtu (29/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Pidie — Di tengah suasana darurat banjir yang melanda sejumlah wilayah Aceh, seorang dosen muda dari STIKes Medika Nurul Islam (MNI) Pidie, Salbiah (28), memberanikan diri menyampaikan kegundahan hatinya kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah.

Pertemuan itu terjadi ketika Kapolda Aceh singgah di sebuah warung kopi, sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi terdampak bencana di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, Sabtu (29/11/2025).

Dengan suara bergetar, Salbiah menceritakan kegelisahannya karena hingga kini belum dapat menghubungi kedua orangtuanya yang tinggal di Idi, Kabupaten Aceh Timur. Akses jalan terputus, jaringan komunikasi lumpuh, dan listrik padam akibat banjir membuatnya kehilangan kabar selama berhari-hari.

Baca Juga :  Seratusan Tenaga Kesehatan Unjuk Rasa di Kantor DPR

Ia mengungkapkan bahwa, terakhir berkomunikasi dengan orangtuanya pada Rabu, 26 November 2025, pukul 10.00 WIB—beberapa saat sesudah aliran listrik padam dan banjir semakin meluas.

“Saya sangat khawatir, Pak Kapolda, dengan kondisi orangtua saya saat ini. Sudah empat hari tidak bisa dihubungi. Mohon bantuannya,” ucap Salbiah dengan mata berkaca-kaca, menggambarkan betapa cemasnya ia menanti kabar dari kampung halaman.

Mendengar hal itu, Kapolda Aceh meminta Salbiah untuk tetap tenang dan bersabar. Ia menjelaskan bahwa hampir seluruh wilayah yang terdampak bencana mengalami kendala serupa. Namun, pihaknya terus melakukan upaya terbaik untuk memulihkan akses dan memastikan keselamatan warga.

Baca Juga :  Perlindungan hukum pekerja, Kejati Aceh Apresiasi BPJS Ketenagakerjaan

Jenderal bintang dua dari Tangse itu berjanji akan segera berkoordinasi dengan jajaran di Aceh Timur untuk mendapatkan informasi terkini dari kawasan Idi dan membantu menjawab kekhawatiran Salbiah.

Kapolda juga mengungkapkan bahwa kisah Salbiah hanyalah satu dari banyak cerita pilu masyarakat yang sedang berjuang menghadapi bencana kali ini. Banyak yang kehilangan baik akses komunikasi, tempat tinggal, harta benda, bahkan keluarga yang masih belum ditemukan.

Baca Juga :  PWI Aceh dan Gerakan Jurnalis Bersatu Tolak RUU Penyiaran yang Mengancam Kebebasan Pers

Polda Aceh bersama TNI, BPBD, SAR, dan instansi terkait lainnya sedang bekerja tanpa henti serta mengerahkan semua personel dan peralatan SAR untuk membuka akses ke wilayah yang masih terisolasi. Upaya pencarian korban, evakuasi, dan distribusi logistik pun terus dilakukan agar bantuan bisa menjangkau seluruh korban bencana.

“Masyarakat mohon bersama-sama bersabar. Kami dari kepolisian, TNI, BPBD, SAR, dan semua pihak terkait sedang mengupayakan yang terbaik demi keselamatan warga. Mohon doanya agar segala proses penanggulangan ini berjalan cepat dan optimal,” pungkas abituren Akabri 1991 itu.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Hadirkan Desa Binaan, Komitmen Imigrasi Sabang lindungi warga dari bahaya TPPO

Daerah

Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Barat Kirimkan Peserta O2SN

Daerah

Layanan Pulih 100%, BSI Pastikan Operasional dan Transaksi Nasabah di Aceh Kembali Normal

Daerah

Pascabencana, BNPB Pastikan Infrastruktur dan Hunian Dibangun Lebih Tangguh

Aceh Timur

Kepala UPTD Puskesmas Dan PNS Darul Aman Terima Satyalancana Karya Satya Dari Presiden RI

Tni-Polri

Satgas TMMD ke-119 Kodim 0102/Pidie Renovasi Rumah Tidak Layak Huni milik Warga Gampong Beungga

Tni-Polri

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Lembur Malam, Kebut Pengecoran Lantai RTLH Demi Capai Target

Daerah

Inspektur Kodam Iskandar Muda Hadiri Jamuan Makan Malam Bersama Paskibraka Provinsi Aceh