Home / Nasional / Tni-Polri

Jumat, 12 Desember 2025 - 19:50 WIB

Kadispenal : TNI AL Telah Evakuasi Anak 9 tahun dan Lansia Penyitas Stroke Menggunakan Heli

Farid Ismullah

Kadispenal Laksma TNI Tunggul (Pertama Kanan) saat Press Conference di Posko Satgas Gulben Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Jumat (12/12/2025). (Foto : NOA.co.id/Puspen TNI).

Kadispenal Laksma TNI Tunggul (Pertama Kanan) saat Press Conference di Posko Satgas Gulben Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Jumat (12/12/2025). (Foto : NOA.co.id/Puspen TNI).

Jakarta – “Kemarin, satu helicopter yang on board di KRI dr. Soeharso melaksanakan evakuasi medis melalui jalur udara sebanyak dua pasien, satu mengalami sakit stroke, satu mengalami patah tulang di kaki. Kedua pasien tersebut saat ini sedang dilaksanakan tindakan medis lebih lanjut di atas KRI dr. Soeharso-990,” Ujar Kadispenal Laksma TNI Tunggul saat Press Conference di Posko Satgas Gulben Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Jumat (12/12).

Baca Juga :  Satgas Yonif 112/DJ Bangun Rumah Baca Untuk Mencerdaskan Anak - Anak Papua

Kadispenal menjelaskan, Anak yang berusia 9 tahun warga Dusun Kuala Pusung Kapal, Aceh Tamiang, mengalami patah kaki akibat terdampak bencana alam. Evakuasi dilakukan setelah tim menerima laporan kondisi korban yang membutuhkan penanganan medis segera serta sulit dijangkau melalui jalur darat.

“Selain itu, warga penderita stroke diketahui bernama Ny. Kartini (63 th) merupakan warga desa Marlempang, Kec. Bedahara, Kab. Aceh Tamiang juga dievakuasi menggunakan helicopter yang sama.Ny. Kartini terpaksa dievakuasi karena wilayah desa tempat tinggalnya yang saat ini berada di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan darat akibat jalur terputus,” Ujarnya.

Baca Juga :  Seludupkan Barang Ilegal, TNI AL Amankan Dua Boat Asal Filipina

Helikopter Panther diterbangkan dari unsur TNI AL yaitu KRI dr. Soeharso-990 yang lego jangkar di sekitar Perairan Aceh Tamiang. Dengan prosedur Evakuasi Medis Udara, tim penyelamat mengevakuasi korban secara aman.

Setibanya di kapal, korban langsung ditangani oleh tim medis KRI dr. Soeharso-990. Saat ini, anak yang menderita patah kaki tersebut akan dijadwalkan untuk menjalani operasi medis, sedangkan lansia yang mengalami stroke kondisinya berangsur membaik.

Baca Juga :  Danrem 011/Lilawangsa Pimpin Sertijab 3 Pejabat Dandim, Ini Penggantinya

“Pihak TNI AL menyampaikan bahwa operasi penyelamatan ini merupakan bagian dari komitmen dalam memberikan bantuan kemanusiaan di wilayah maritim Indonesia. Evakuasi cepat melalui udara dinilai sangat penting untuk menyelamatkan pasien yang berada dalam kondisi kritis maupun di lokasi yang sulit dijangkau,” Demikian Kadispenal Laksma TNI Tunggul

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Nasional

Hadiri Pembukaan Indo Defence 2024, Menko Polkam Dorong Penguatan Kerjasama Pertahanan

Tni-Polri

Pangdam IM Buka Expo Semarak Kemerdekaan RI ke 78 wilayah Kodam Iskandar Muda tahun 2023

Tni-Polri

Polisi di Banda Aceh Meninggal Dunia Karena Sakit

Hukrim

Urgensi Revisi UU Tipikor : Menjawab Tantangan Hukum dan Kewajiban Internasional

Tni-Polri

Pangdam IM Bergabung dengan Ratusan Rider Motor Trail di Langsa, Aceh Timur

Aceh Barat Daya

Pj Bupati Tinjau RTLH Sasaran Program TMMD

Nasional

Jelang Malam Natal 2024, Pemerintah Pastikan Situasi Aman Dan Kondusif

Nasional

Beras Penyumbang Inflasi, Mendagri Tekankan Pentingnya Atur Tata Kelola Distribusi