Home / Pemerintah Aceh

Minggu, 28 Desember 2025 - 22:36 WIB

Sekda Aceh Tinjau Posko Logistik Krueng Geukueh, Pastikan Stok Bantuan Banjir dan Longsor Aman

mm Redaksi

Sekda Aceh M. Nasir meninjau Posko Logistik di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, untuk memastikan ketersediaan dan distribusi bantuan bagi korban banjir dan longsor, Sabtu (27/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh M. Nasir meninjau Posko Logistik di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, untuk memastikan ketersediaan dan distribusi bantuan bagi korban banjir dan longsor, Sabtu (27/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Lhokseumawe – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, melakukan kunjungan kerja ke Posko Logistik di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, Sabtu (27/12/2025). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi logistik bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah Aceh.

Dalam peninjauan itu, Sekda Aceh didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh, Drs. Syakir, serta anggota Komisi IV DPR Aceh, Irfansyah.

M. Nasir menjelaskan, hingga saat ini pemerintah melalui posko logistik telah menyalurkan lebih dari 250 ton bantuan, baik sandang maupun pangan, ke sejumlah daerah terdampak bencana hidrometeorologi.

Baca Juga :  Ny. Marlina Muzakir Serahkan Kursi Roda untuk Anak Disabilitas Aceh

“Secara umum, distribusi bantuan ke setiap daerah rata-rata mencapai 10 ton. Namun untuk wilayah seperti Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Aceh Utara, volumenya ditingkatkan karena jumlah korban cukup besar,” ujar M. Nasir.

Selain itu, Sekda Aceh memberikan perhatian khusus terhadap wilayah dataran tinggi. Ia menginstruksikan agar ketersediaan stok beras ke depan diprioritaskan bagi Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues, mengingat masih adanya laporan kekurangan pangan akibat sejumlah desa yang belum sepenuhnya dapat diakses pascabencana.

Baca Juga :  Komisi VIII DPR RI Desak Pemerintah Tetapkan Banjir Aceh sebagai Bencana Nasional, Sekda Paparkan Kerusakan 165 Ribu Rumah

Di sisi lain, dukungan kemanusiaan juga datang dari kelompok relawan petualang asal Jakarta. Para relawan tersebut menyalurkan bantuan berupa hunian sementara (huntara) serta logistik tambahan bagi warga terdampak di Aceh Utara, khususnya di Kecamatan Seuneuddon, Lapang, Langkahan, dan Tanah Jambo Aye.

Menurut M. Nasir, bantuan hunian sementara sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang rumahnya rusak berat atau hilang akibat bencana, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.

“Hunian sementara ini sangat krusial. Masyarakat membutuhkan tempat tinggal yang layak agar dapat menjalankan ibadah dengan tenang,” kata M. Nasir.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Siap Dukung Program Kerja MUNA 

Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBA, Abdul Aziz, menegaskan pentingnya akuntabilitas dalam pendistribusian bantuan. Ia menyebutkan bahwa setiap relawan atau lembaga yang hendak mengambil logistik di posko wajib memenuhi prosedur administrasi yang telah ditetapkan.

“Kami meminta data lengkap relawan dengan skema by name by address, mulai dari KTP hingga dokumen pendukung lainnya. Ini penting agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Abdul Aziz.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Advetorial

Pustakawan Dituntut Jadi Agen Perubahan di Era Digital

Daerah

Pemerintah Aceh Potong Anggaran SKPA untuk Percepatan Penanganan Banjir Hidrometeorologi

Kesehatan

Pengamat Media Soroti Polemik Pencabutan Pergub JKA, Minta Pemerintah Aceh Tunjukkan Dokumen Resmi

Pemerintah Aceh

Dana Otsus Tahap II Cair Rp 1,5 Triliun

Aceh Barat Daya

Kacabdin Abdya Terbitkan SK Baru Pemenang FLS3N

Pemerintah Aceh

KONI Aceh Temui Sekda, Bahas Anggaran 2026 dan Target 10 Besar PON 2028

Berita

BPBJ Setda Aceh Dorong SKPA Percepat Penginputan E-Kontrak Demi Tingkatkan Nilai ITKP

Pemerintah Aceh

Kadisdik Aceh Laporkan Progres Pemulihan Pendidikan Pascabencana kepada Mualem