Home / News / Pemerintah Aceh

Sabtu, 25 Januari 2025 - 09:38 WIB

Pj Gubernur Safrizal: Pengabdian Guru Tak Bisa Diukur

mm Redaksi

Penjabat Gubernur Aceh Dr H Safrizal ZA M.Si memberi sambutan pada Konferensi XXIII Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Aceh Masa Bakti 2024-2029 di Banda Aceh, Jum’at malam, Jumat (24/01/2025). Foto: Dok. Prokopim Setda Aceh

Penjabat Gubernur Aceh Dr H Safrizal ZA M.Si memberi sambutan pada Konferensi XXIII Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Aceh Masa Bakti 2024-2029 di Banda Aceh, Jum’at malam, Jumat (24/01/2025). Foto: Dok. Prokopim Setda Aceh

Banda Aceh – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si., mengapresiasi pengabdian para guru di Aceh dengan menyatakan bahwa jasa mereka tidak akan pernah bisa diukur dengan materi. Hal tersebut disampaikan Safrizal dalam sambutannya pada Konferensi XXIII Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Aceh Masa Bakti 2024-2029 di Banda Aceh, Jumat malam (24/1).

Safrizal berterima kasih atas dedikasi dan pengorbanan para guru dalam mendidik anak-anak Aceh. “Jasa guru dalam membentuk karakter murid tidak bisa tergantikan. Pengabdian yang diberikan guru tak akan bisa diukur materi,” ujarnya.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Tinjau Verifikasi Pembangunan Rumah Layak Huni di Bireuen: Pastikan Tepat Sasaran

Dalam kesempatan itu, Safrizal menyampaikan apresiasi tinggi kepada para guru di Aceh yang menjadi pilar utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung kesejahteraan guru serta mendorong digitalisasi pendidikan guna menciptakan metode pembelajaran yang lebih inovatif.

Selain itu, Safrizal menilai konferensi tersebut sebagai momentum penting untuk mengevaluasi pencapaian, menghadapi tantangan, dan merumuskan langkah strategis demi terciptanya pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Ia berharap PGRI Aceh terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun pendidikan yang bermartabat di Aceh.

Baca Juga :  Dilantik Jadi Ketum HIMAS Periode 2025-2030, Ir. Iskandar Ajak Semua Pihak Perhatikan Masyarakat Simeulue

Safrizal turut mengingatkan para bupati, wali kota, kepala dinas pendidikan, serta pihak terkait lainnya agar peduli terhadap nasib para guru dan mendukung mereka dalam mencerdaskan anak bangsa. Ia juga mengakui tantangan yang dihadapi para guru masih berat, namun mengajak mereka untuk tidak menyerah menghadapi berbagai kekurangan yang ada.

Mengakhiri sambutannya, Safrizal mengucapkan selamat berkonferensi kepada seluruh peserta. Ia berharap konferensi ini dapat melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang visioner, program kerja yang relevan, serta rekomendasi-rekomendasi konstruktif untuk kemajuan pendidikan di Aceh. “Kepada para guru, tetaplah menjadi teladan dan inspirasi bagi generasi penerus kita. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala upaya kita dalam membangun sektor pendidikan di Aceh,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pj Ketua TP PKK Safriati: Ayah adalah Sosok Penting Membangun Keluarga Samara

Konferensi XXIII PGRI Aceh Masa Bakti 2024-2029 dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Ketua PGRI Aceh Al Munzir, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh Prof. Mujiburrahman, Rektor Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh Prof. Wildan, perwakilan unsur Forkopimda Aceh, Pj Wali Kota Banda Aceh Almuniza Kamal, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Marthunis, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

News

Plt Sekda Aceh Gelar Rapat dengan BPKP Bahas Langkah Hibah RS Regional ke Pemkab Aceh Tengah 

Pemerintah Aceh

Presiden Prabowo Salurkan Dana Sapi Meugang untuk 19 Daerah Terdampak Bencana di Aceh

Pemerintah Aceh

Marthunis Pamit, Murthalamuddin Siap Lanjutkan Misi Pendidikan Aceh

Nasional

29 Hakim Diduga Menerima Suap Rp 107 Miliar pada 2011-2024

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Tegaskan Penggunaan Tambahan TKD Pascabencana Harus Tepat Sasaran

Pemerintah Aceh

Sambut Ramadhan Diskop UMKM Clear Office

Advetorial

DSI Aceh Dampingi Penyaluran 50 Ribu Al-Qur’an Bantuan Arab Saudi untuk Masjid dan Lembaga Keagamaan di Aceh tamiang

Daerah

Posko Tanggap Darurat Minta Tarif Transportasi ke Aceh Tidak Melonjak di Tengah Bencana