Home / Pemerintah Aceh

Minggu, 28 Desember 2025 - 22:41 WIB

Sekda Aceh Tinjau Posko Pengungsian Gampong Bungkaih, 114 Rumah Warga Hilang Diterjang Banjir

mm Redaksi

Sekda Aceh M. Nasir meninjau Posko Pengungsian Gampong Bungkaih, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, yang terdampak banjir besar, Sabtu (27/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh M. Nasir meninjau Posko Pengungsian Gampong Bungkaih, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, yang terdampak banjir besar, Sabtu (27/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Aceh Utara – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, meninjau langsung kondisi masyarakat di Posko Pengungsian Gampong Bungkaih, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Sabtu (27/12/2025). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung dampak kerusakan akibat banjir besar serta proses penanganan pascabencana.

Dalam kunjungan itu, M. Nasir didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan Aceh, Drs. Syakir, serta Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBA, Abdul Aziz. Rombongan disambut langsung oleh Keuchik Keude Bungkaih, Tgk. Muhammad.

Baca Juga :  Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Dilantik

Sekda Aceh mengaku prihatin melihat kondisi Gampong Bungkaih yang mengalami kerusakan parah akibat terjangan banjir.

“Kedatangan kami untuk memastikan penanganan masyarakat pascabencana. Kerusakan di sini sangat memprihatinkan,” ujar M. Nasir di sela-sela peninjauan.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 114 unit rumah warga dilaporkan hilang tersapu banjir hingga ke pondasinya. Akibatnya, lebih dari 600 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi dan bergantung pada bantuan di posko pengungsian. Kondisi permukiman warga bahkan disebut berubah menyerupai hamparan air atau kuala akibat tingginya genangan.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Mualem Bagikan Pengalaman Perdamaian Aceh di Konferensi Internasional di Filipina

Keuchik Keude Bungkaih, Tgk. Muhammad, menjelaskan bahwa banjir dengan ketinggian air lebih dari 5 meter tersebut tidak hanya menghancurkan rumah warga, tetapi juga melumpuhkan sejumlah fasilitas publik.

“Banjir merusak infrastruktur penting, mulai dari jalan raya, mushalla, hingga bangunan sekolah,” kata Tgk. Muhammad kepada Sekda Aceh.

Baca Juga :  Perkuat Transparansi, Disdik Aceh Terima Kunjungan Monev dari Komisi Informasi Aceh

Menanggapi laporan tersebut, Pemerintah Aceh menyatakan akan segera mengambil langkah-langkah pemulihan. M. Nasir menegaskan bahwa dalam waktu dekat, fokus utama pemerintah adalah pemulihan aksesibilitas dan layanan dasar masyarakat.

“Ke depan, prioritas Pemerintah Aceh adalah memperbaiki akses jalan yang terputus serta sarana publik lainnya agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan,” pungkas M. Nasir.

Share :

Baca Juga

Daerah

Bunda Literasi Aceh Luncurkan Buku Anak Bertema Edukasi Pencegahan Stunting

Pemerintah Aceh

Fadhlullah Hadiri Maulid Nabi, Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Dayah Madinatuddiniyah Babussalam

Pemerintah Aceh

Tim Penilai Komisi Informasi Aceh Apresiasi Kualitas PPID Dishub Aceh

Nasional

Pemerintah Aceh Prioritaskan Evakuasi dan Distribusi Logistik ke Wilayah Terisolir Dampak Banjir dan Longsor

Daerah

Pj Ketua TP PKK Safriati: Ayah adalah Sosok Penting Membangun Keluarga Samara

Pemerintah Aceh

Mualem Tegaskan Pemulihan Pascabencana Aceh Butuh Dukungan Nyata Pemerintah Pusat

News

Pj Gubernur Safrizal: Pengabdian Guru Tak Bisa Diukur

Aceh Barat

Hashim Djodjohadikusumo Resmikan Pabrik Karet di Aceh Barat, Tarmizi: Membantu Membuka Lapangan Kerja