Banda Aceh – Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) Gampong Jeulingke akan menggelar pemilihan ulang Keuchik Langsung (Pilchiksung) pada Ahad, 11 Januari 2026, di halaman kantor kepala desa setempat.
Pemilihan ulang ini dilakukan karena pada Pilchiksung Serentak 7 Desember 2025 lalu, jumlah pemilih yang hadir tidak memenuhi kuorum minimal, yakni 50 persen plus satu dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT). Saat itu, meskipun waktu pemilihan diperpanjang selama tiga jam dan dilakukan pemungutan suara lanjutan pada hari berikutnya, hanya 1.951 pemilih hadir dari total DPT sebanyak 3.958 orang.
“Untuk mencapai kuorum, jumlah pemilih yang hadir minimal 1.980 orang,” jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Banda Aceh, Rita Sari Pujiastuti, Kamis (8/1/2026).
Sesuai Perwal Kota Banda Aceh Nomor 26 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Pemilihan Keuchik Serentak, apabila pemungutan suara lanjutan tidak mencapai kuorum, pemilihan keuchik dinyatakan batal dan harus dilakukan pemilihan ulang.
Keputusan ini kemudian dilaporkan P2K kepada Tim Pengarah Gampong (TPG) dan diteruskan ke Panitia Pemilihan Kota. Jadwal pemilihan ulang ditetapkan melalui Keputusan Wali Kota Banda Aceh Nomor 635 Tahun 2025.
Pemilihan ulang Keuchik Jeulingke akan diikuti lima calon keuchik: Syarifuddin Juned, Khairuddin SH, Zulhan Hanafiah ST, Sudirman, dan Janwar ST. Pemungutan suara akan dilaksanakan di empat TPS yang berlokasi di halaman kantor keuchik.
Rita mengimbau seluruh warga Gampong Jeulingke yang telah terdaftar dalam DPT untuk hadir dan menyalurkan hak pilihnya. “Pada pemilihan ulang ini, jika jumlah pemilih tetap tidak memenuhi kuorum, pemilihan tetap dianggap sah. Oleh karena itu, kami berharap masyarakat dapat hadir ke TPS untuk menentukan arah pembangunan gampong ke depan,” ujarnya.
Editor: Amiruddin. MK









