Home / Aceh Barat / Keagamaan / Pendidikan

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:12 WIB

Wabup Aceh Barat Buka MQK VIII Antar Dayah Se-Barat Selatan Aceh di Meureubo

mm Redaksi

Foto Bersama Usai Pembukaan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) ke VIII antar Dayah se-Barat Selatan Aceh di Dayah ZUDI, Kecamatan Meureubo, Sabtu (17/1/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Foto Bersama Usai Pembukaan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) ke VIII antar Dayah se-Barat Selatan Aceh di Dayah ZUDI, Kecamatan Meureubo, Sabtu (17/1/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh – Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, SH, secara resmi membuka kegiatan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) ke VIII Tahun 2025 antar Dayah se-Barat Selatan Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung di Dayah ZUDI, Desa Ujong Tanjong, Kecamatan Meureubo, Sabtu (17/1/2026).

Dalam sambutannya, Said Fadheil menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya MQK antar dayah se-Barat Selatan Aceh yang dipusatkan di Bumi Teuku Umar.

“Insyaallah seluruh rangkaian kegiatan MQK ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, melahirkan santri-santri terbaik, serta semakin menguatkan tradisi keilmuan dayah di wilayah Barat Selatan Aceh,” ujar Said.

Baca Juga :  Disdik Aceh Kirim 80 Siswa SMK Magang ke Sumut dan Jabar

Menurutnya, MQK merupakan ruang kompetisi yang sangat positif bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, memahami, serta menyampaikan isi Kutub Turats atau kitab kuning secara ilmiah dan beradab.

“MQK bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi sarana menjaga kesinambungan tradisi keilmuan dayah yang moderat, mendalam, dan penuh hikmah. Sekaligus menanamkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin dalam membangun perdamaian, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global,” katanya.

Baca Juga :  Musaitir Ketua DPRK Imbau Masyarakat Jaga Stabilitas Menjelang Pilkada Aceh Timur 2024

Said juga menegaskan bahwa para santri yang mengikuti MQK bukanlah hasil instan, melainkan telah melalui proses pembinaan yang serius, pembelajaran intensif, serta bimbingan langsung dari para guru dan pimpinan dayah.

Lebih lanjut, Pemkab Aceh Barat berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas santri melalui dukungan terhadap kegiatan keilmuan dan kompetisi seperti MQK.

“Dengan ikhtiar dan doa bersama, Aceh Barat diharapkan mampu meraih hasil terbaik pada MQK tingkat provinsi, sekaligus melahirkan santri unggul yang kelak berperan aktif menjawab persoalan umat dan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Drs. Mahdi Efendi Instruksikan Jajarannya Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi dengan dayah, baik dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia santri, dukungan kegiatan keilmuan, maupun penguatan peran alumni dayah di tengah masyarakat.

“Kita ingin lulusan dayah tidak hanya dihormati karena ilmunya, tetapi juga hadir memberikan solusi terhadap persoalan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan,” pungkas Said.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Kadiskomminsa Aceh Barat Terima Kunjungan Audiensi HMI Cabang Meulaboh

Aceh Barat

PJ Bupati Aceh Barat Buka Silaturrahmi Akbar Fotografer Aceh di Pantai Suak Timah

Aceh Barat

Pawai 1 Muharram di Arongan Lambalek, Bukti Semangat Kebersamaan dan Syiar Islam

Aceh Barat

Dukung Maksimalisasi Pelayanan, Pj Bupati Aceh Barat Kunjungi RSUD Cut Nyak Dhien

Aceh Barat

HUT ke-438 Meulaboh Resmi Dibuka, Pemkab Aceh Barat Fokus Tampilkan Seni Budaya

Aceh Barat

Pj Bupati Mahdi Pembina Upacara Peringatan Hardiknas

Aceh Barat

Solidaritas Abdya untuk Aceh Barat: Satu Truk Bantuan Kemanusiaan Diserahkan untuk Korban Banjir dan Longsor

Aceh Barat

Kadinkes Aceh Barat: Saat Evakuasi Jasad Ibrahim, Ambulans Sedang Dipakai untuk Pasien Darurat