Jakarta – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menekankan doktrin sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (sishankamrata) saat memimpin rapat pimpinan (rapim) Kementerian Pertahanan-TNI di kantor Dewan Pertahanan Nasional (DPN), kompleks Kemhan RI, Jakarta Pusat, Senin (19/1).
Menhan Sjafrie mengatakan bahwa sishankamrata merupakan satu kekuatan dan keutuhan dari TNI bersama rakyat dalam upaya pertahanan negara.
Sjafrie menyebutkan, kepercayaan rakyat terhadap TNI merupakan hal yang sangat penting.
“Karena TNI hanya dapat menjalankan perannya secara optimal dalam menjaga dan menyelamatkan bangsa apabila seluruh elemen berada dalam kondisi yang utuh, solid, serta senantiasa menyatu dengan rakyat,” kata Sjafrie, dikutip dari siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI.
Rapim dilaksanakan secara hybrid dengan pimpinan dan pejabat tiga matra mengikuti rapat secara daring di markas masing-masing.
Rapim Kemhan dan TNI kali ini mengusung tema “Pengembangan Sistem Pertahanan Negara Menjaga dan Mengendalikan Kedaulatan NKRI”.
Dalam paparan, Menhan Sjafrie menjelaskan strategi pertahanan defensif aktif, kebijakan penyelenggaraan pertahanan negara tahun 2025–2029, kebijakan sentralisasi, hingga arah kebijakan pertahanan negara.
Editor: Amiruddin. MK









