Aceh Jaya – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya memastikan sejumlah program pro rakyat andalan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Jaya akan mulai direalisasikan pada tahun 2026. Program tersebut merupakan bagian dari janji kampanye pasangan Safwandi–Muslem D kepada masyarakat saat Pilkada 2024 lalu.
Kepastian itu disampaikan Kepala Badan Perencanaan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Aceh Jaya, Teuku Khairullah, saat ditemui awak media NOA.co.id, di salah satu warung kopi di Calang, Sabtu (24/1/2026).
Menurut Khairullah, realisasi program pro rakyat tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menunaikan janji politik kepala daerah terpilih kepada masyarakat Aceh Jaya.
“Program ini merupakan komitmen Bupati dan Wakil Bupati Aceh Jaya untuk mengembalikan dan melanjutkan kebijakan pro rakyat yang sebelumnya sempat tidak berjalan maksimal,” ujarnya.
Adapun sejumlah program unggulan yang akan dijalankan pada tahun 2026 meliputi Beasiswa Aceh Jaya Bangkit Bersama bagi siswa SD dan SMP, Aslureti, beasiswa santri dan bantuan biaya operasional dayah, serta bantuan pasca persalinan bagi keluarga kurang mampu.
Ia mengakui, dalam beberapa tahun terakhir pelaksanaan sebagian program tersebut mengalami kendala sehingga belum dirasakan secara optimal oleh masyarakat. Namun, pada tahun anggaran 2026, pemerintah daerah memastikan program-program tersebut kembali masuk dalam perencanaan dan mulai direalisasikan secara bertahap.
“Untuk tahun 2026, program-program ini sudah mulai direalisasikan kembali. Harapannya dapat membantu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Aceh Jaya,” tambahnya.
Diketahui, program pro rakyat tersebut pertama kali digagas pada masa kepemimpinan mantan Bupati Aceh Jaya, Azhar Abdurrahman, sejak tahun 2014. Namun, dalam perjalanannya, pelaksanaan kebijakan tersebut dinilai belum berjalan optimal dalam beberapa tahun terakhir.
Kini, setelah pasangan Safwandi–Muslem D mendapat kepercayaan memimpin Aceh Jaya, pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk menghidupkan kembali program-program tersebut sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Sanusi









