Home / Ekbis

Senin, 26 Januari 2026 - 12:39 WIB

Bank Aceh Syariah Kembali Salurkan KUR Syariah 2026, Dapat Kuota Rp1,5 Triliun untuk UMKM

mm Redaksi

Aktivitas layanan perbankan di PT Bank Aceh Syariah dalam mendukung pembiayaan UMKM melalui program KUR Syariah tahun anggaran 2026, Banda Aceh, Senin (26/01/2026). Foto: Dok. Istimewa

Aktivitas layanan perbankan di PT Bank Aceh Syariah dalam mendukung pembiayaan UMKM melalui program KUR Syariah tahun anggaran 2026, Banda Aceh, Senin (26/01/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh — PT Bank Aceh Syariah (BAS) kembali mendapat kepercayaan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI sebagai salah satu lembaga penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah untuk tahun anggaran 2026.

Pada tahun ini, Bank Aceh Syariah memperoleh alokasi kuota KUR Syariah sebesar Rp1,5 triliun, yang ditujukan untuk memperkuat akses permodalan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh wilayah Aceh.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, melalui Sekretariat Perusahaan Bank Aceh Ilham Novrizal, menyampaikan optimisme tinggi terhadap penyerapan kuota tersebut. Menurutnya, Bank Aceh siap menyalurkan KUR Syariah secara optimal dan tepat sasaran.

Baca Juga :  BSI Perkuat Ekosistem Ziswaf di Aceh, Sinergi dengan Baitul Mal Aceh

“Kami berkomitmen menjaga amanah ini dengan menyalurkan pembiayaan secara produktif, namun tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian agar kualitas pembiayaan tetap sehat,” ujar Ilham.

Hingga akhir tahun 2025, Bank Aceh mencatatkan kinerja positif dengan realisasi penyaluran KUR Syariah mencapai Rp2,56 triliun, yang telah menjangkau 23.853 pelaku UMKM di berbagai kabupaten/kota di Aceh.

Baca Juga :  Program Bank Aceh Peduli Memberikan Kebermanfaatan Bagi Masyarakat dan Lingkungan

Berdasarkan data penyaluran, sektor perdagangan masih menjadi kontributor terbesar. Namun demikian, sektor strategis lainnya seperti pertanian dan jasa perorangan juga menunjukkan tren pertumbuhan yang terus meningkat sebagai penopang ekonomi daerah.

Ilham menegaskan bahwa pada tahun 2026, strategi penyaluran KUR Syariah akan semakin inklusif dengan memperluas pembiayaan ke sektor-sektor produksi serta wilayah pedesaan.

“Penyaluran KUR Syariah tidak lagi terpusat di kawasan perkotaan. Kami memastikan manfaat program ini dapat dirasakan hingga ke pelosok desa di seluruh Aceh,” tegasnya.

Baca Juga :  Sosialisasi Penggunaan QRIS untuk Para Atlet, Pj Gubernur Aceh Apresiasi BSI

Ia menambahkan, KUR Syariah tidak hanya berfungsi sebagai solusi permodalan, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi rakyat yang mampu meningkatkan kapasitas usaha dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Sepanjang tahun 2026, Bank Aceh akan terus memperkuat peran KUR Syariah sebagai tulang punggung pembiayaan UMKM, guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, produktif, serta memperluas inklusi keuangan di Aceh,” pungkas Ilham.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Dukung Pemulihan Ekonomi Aceh, BSI Siapkan Restrukturisasi Pembiayaan

Ekbis

Bagikan Dividen 329,3 M, Solusi Bangun Indonesia Lanjutkan Transformasi Bisnis

Ekbis

Nilai Ekspor dan Impor Aceh Naik pada Juni 2024

Ekbis

Bank Indonesia dan Pemerintah Aceh Resmikan Industri Produksi Cabai Pertama di Aceh

Ekbis

Survey KedaiKOPI, Mayoritas Masyarakat Pidie Jaya menginginkan perubahan

Ekbis

Jangan Salah Beli Kurma Israel, Kenali 6 Cirinya

Ekbis

Jelang Musim Haji, Nasabah Tabungan Haji BSI Melesat

Ekbis

Kolaborasi BUMN Diperkuat, BSI Aceh Sambut Anggota Komisi VI DPR RI