Kota Jantho — Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris yang akrab disapa Syech Muharram, menghadiri pelantikan Pengurus Keluarga Negeri Antara (KNA) Banda Aceh–Aceh Besar Periode 2025–2026, yang berlangsung di The Pade Hotel, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu malam (7/2/2026).
Pelantikan pengurus KNA dilakukan oleh Asisten I Sekda Aceh, Drs. Syakir, M.Si. Kepengurusan yang dilantik tersebut terdiri dari Ketua Umum Sofyan Griantara, SH, MM, Sekretaris Umum Dr. Sahdansyah Putera Jaya, Bendahara Umum Dr. Harbiah Gani, Ketua Harian Ichwanul F. Serule, Sekretaris Harian Arifin Abdullah, SHI, MH, Bendahara Harian Ir. Gunawan, ST, MT, IPN, serta sejumlah pengurus yang membidangi berbagai sektor organisasi.
Dalam sambutannya, Bupati Aceh Besar menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan, meskipun pengurus KNA berasal dari berbagai daerah di Aceh, seperti Gayo dan Bener Meriah.
“Meskipun kepengurusan KNA ini berasal dari berbagai daerah, namun identitas kita hari ini adalah warga Banda Aceh dan Aceh Besar. Karena itu, mari kita terus mendukung dan memperkuat Aceh Besar. Kita ini satu, kita ini bersaudara,” ujar Syech Muharram.
Ia juga mengajak seluruh pengurus KNA untuk saling membahu dan tidak menjadikan perbedaan asal daerah sebagai penghalang kebersamaan. Menurutnya, kolaborasi dan solidaritas menjadi kunci kemajuan bersama.
Pada kesempatan tersebut, atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, Syech Muharram turut menyampaikan belasungkawa atas musibah banjir bandang yang melanda sejumlah daerah di kampung halaman para pengurus KNA.
“Semoga saudara-saudara kita yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Aceh Besar saat ini menjadi tempat bermukim berbagai paguyuban dari daerah lain. Karena itu, sinergi yang terbangun diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Sebagaimana pepatah, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Mari bersama-sama kita bangun Aceh Besar,” katanya.
Sementara itu, Asisten I Sekda Aceh Drs. Syakir, M.Si menegaskan peran strategis KNA dalam memperkuat solidaritas sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“KNA diharapkan menjadi mitra pemerintah dalam membangun kepedulian sosial dan semangat gotong royong,” ujarnya.
Wali Kota Banda Aceh Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal dalam sambutannya berharap KNA dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Hal senada disampaikan Bupati Aceh Tengah Drs. Halil Yoga, M.Si, yang berharap KNA dapat turut membantu masyarakat dataran tengah, khususnya warga perantauan yang terdampak bencana.
“Saat ini masih ada lima desa di Kecamatan Linge yang terisolir pascabanjir. Kami berharap KNA dapat turut hadir membantu masyarakat, meskipun dalam bentuk sederhana,” ungkapnya.
Editor: Amiruddin. MK











