Home / Aceh Jaya / Pemerintah

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:03 WIB

Tertib Administrasi, Bunda PAUD Aceh Jaya Wajibkan Operator di Setiap PAUD

mm Redaksi

Bunda PAUD Aceh Jaya, Ny. Desi Maulidar Safwandi, berbincang dengan murid PAUD saat kunjungan salah satu PAUD di Aceh Jaya, Rabu (11/2/2026). Foto: Dok. Mc Aceh Jaya

Bunda PAUD Aceh Jaya, Ny. Desi Maulidar Safwandi, berbincang dengan murid PAUD saat kunjungan salah satu PAUD di Aceh Jaya, Rabu (11/2/2026). Foto: Dok. Mc Aceh Jaya

Aceh Jaya – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Aceh Jaya, Ny. Desi Maulidar Safwandi menegaskan setiap satuan PAUD di Aceh Jaya wajib memiliki operator tetap untuk menunjang kelancaran administrasi sekolah.

Penegasan tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke TK Negeri Ban Timoh, Gampong Sabet, Kecamatan Jaya, Rabu (11/2/2026).

Dalam kunjungan itu, Ny. Desi turut didampingi Ny. Eva Julita Muslim D bersama rombongan. Ia meninjau langsung kondisi serta tata kelola administrasi sekolah.

Baca Juga :  Delapan Pesan Penting Menko Yusril Ihza Mahendra

Ny. Desi mengungkapkan, berdasarkan hasil kunjungan ke sejumlah PAUD, sebagian besar satuan pendidikan tersebut masih menghadapi persoalan yang sama, yakni belum memiliki operator tetap yang menangani administrasi sekolah.

“Selama kunjungan kami, hampir semua PAUD memiliki permasalahan yang sama, tidak adanya operator tetap yang mengurus administrasi kantor. Seluruh administrasi justru dibuat oleh pihak lain,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan operator sangat penting untuk mendukung tertib administrasi sekolah, mulai dari penginputan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), pelaporan kegiatan, hingga pemenuhan berbagai persyaratan program pemerintah.

Baca Juga :  Jaksa Agung Terima Kunjungan Menteri Kehutanan Bahas Koordinasi Penegakan Hukum Terkait Kehutanan

Ia menilai, tanpa operator tetap, pengelolaan administrasi sekolah tidak akan berjalan optimal dan berpotensi menghambat akses PAUD terhadap berbagai bantuan maupun program peningkatan mutu pendidikan.

Ny. Desi menegaskan, ke depan setiap PAUD wajib memiliki operator masing-masing. Ia menyebutkan kebutuhan tenaga operator dapat didukung melalui alokasi Dana Desa.

Baca Juga :  KBRI Phnom Penh Fokus pada Pelindungan WNI

“Operator untuk sekolah PAUD ke depan wajib harus ada, karena operator sudah ada dananya dari Dana Desa. Bahkan desa juga harus membentuk kader baru melalui program satu desa satu sarjana dengan sarjana PAUD,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah gampong dapat memberi perhatian serius terhadap pemenuhan tenaga operator di setiap PAUD sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Aceh Jaya.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Sanusi

Share :

Baca Juga

Daerah

Kemendagri Angkat Bicara Terkait Bupati Aceh Selatan Pergi ke Luar Negeri di Tengah Bencana

Aceh Barat

Lantik Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat, Mualem: Tidak Ada Sekat Antara Gubernur dan Bupati

Daerah

Imigrasi Sabang Sosialisasi Bahaya TPPO dan TPPM melalui Desa Binaan Imigrasi dan Launching Inovasi Digital SEULANGA

Nasional

Apa itu pekerja Migran?

Nasional

Menko Polkam Dorong Evaluasi UU Pemerintahan Aceh, Tegaskan Prioritas Perdamaian dan Kesejahteraan

Aceh Barat

Pilkada Aceh Barat Berjalan Sukses dan Kondusif, Pj Bupati Azwardi, Mari Bersatu Bangun Daerah

Aceh Besar

Bahan Pangan di Aceh Besar Stabil, Minyak Makan Curah Naik Tipis

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar: Kemen PUPR Mulai Merekonstruksi Lintas Lamtamot-Panca Aceh Besar