Home / Aceh Barat Daya / Tni-Polri

Senin, 16 Februari 2026 - 12:32 WIB

Polres Abdya Terapkan Gerakan Indonesia ASRI

mm Teuku Nizar

Kapolres Abdya AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., Selasa (20/1/2026). Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Kapolres Abdya AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., Selasa (20/1/2026). Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Aceh Barat Daya – Polres Aceh Barat Daya telah memulai penerapan Gerakan Indonesia ASRI sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Instruksi tersebut menekankan pentingnya mewujudkan lingkungan nasional yang bersih, tertib, dan berkelanjutan.

Program ini diluncurkan secara resmi pada awal Februari 2026 dan menjadi bagian strategis dalam pembangunan nasional.

ASRI merupakan akronim dari Aman, Sehat, Resik (Bersih), dan Indah. Program ini bertujuan membangun budaya peduli lingkungan di kalangan masyarakat dan birokrasi.

Selain itu, program ini mengintegrasikan pengelolaan sampah secara nasional serta menciptakan lingkungan kerja dan permukiman yang sehat dan nyaman.

Baca Juga :  Vaksinasi Massal Kerja Sama Polda Aceh Dan PLN Wilayah Aceh Digelar di Provinsi Aceh, Ini Capaiannya

Kapolres Aceh Barat Daya, AKBP Agus Sulistianto, menyatakan bahwa implementasi ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah pusat.

Seluruh personel Polres Aceh Barat Daya terlibat aktif dalam berbagai kegiatan kebersihan lingkungan. Mereka melakukan kerja bakti rutin, menata lingkungan kantor, mengelola sampah dengan lebih tertib, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Selain “Jumat Bersih” rutin, jajaran Polres juga melakukan penertiban lingkungan, termasuk membersihkan sampah visual seperti spanduk dan poster yang tidak sesuai tempatnya.

AKBP Agus Sulistiyono menginstruksikan seluruh anggota untuk menjadikan kebersihan sebagai bagian dari budaya kerja.

Polri juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) ASRI untuk memantau pelaksanaan program di lapangan dan memastikan konsistensi serta kelangsungan kegiatan.

Baca Juga :  Peringati Nuzulul Qur'an, Polres Aceh Tamiang Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Dhuafa

Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya berfokus pada kebersihan semata. Program ini juga mendorong efisiensi penggunaan sumber daya, seperti penghematan energi dan air di lingkungan kerja.

AKBP Agus menjelaskan bahwa pihaknya ingin memberikan contoh nyata kepada masyarakat bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang akan berdampak pada peningkatan kualitas hidup.

Pelaksanaan program ini melibatkan kerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat.

Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar gerakan ini tidak hanya berjalan di lingkungan instansi, tetapi juga menjadi gerakan bersama di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Tandatangani Perjanjian Pengelolaan Teluk Surin, Akmal Ibrahim: Teluk Surin Mimpi Aceh Memiliki Pelabuhan

Secara nasional, berbagai daerah dan kementerian juga telah mengambil langkah nyata untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden.

AKBP Agus Sulistiyono menegaskan bahwa Polres Aceh Barat Daya berkomitmen menjalankan program tersebut secara berkelanjutan dan tidak bersifat seremonial.

Pihaknya berharap Gerakan Indonesia ASRI dapat menjadi kebiasaan dan budaya bersama, sehingga Aceh Barat Daya menjadi wilayah yang lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk semua.

Melalui program ini, Polres berperan sebagai motor penggerak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan untuk pembangunan berkelanjutan.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

345 Caleg DPRK Abdya Siap Bertarung di Pemilu 2024

Tni-Polri

Lewat Jumat Curhat, Kapolres Aceh Timur Polda Aceh Sampaikan Imbauan Jelang Pemilu

Aceh Barat Daya

Panglima Do Demisioner, Amnasir Ketua DPW Partai Aceh Abdya

Aceh Barat Daya

LSM KOMPAK Apresiasi Kejari Abdya dan minta Usut Tuntas Dugaan Korupsi Proyek TOKOPIKA

Aceh Barat Daya

Terkait MBG, Begini Saran Tokoh Aceh Barat Daya

News

TMMD ke-124 di Aceh Selatan: Sinergi TNI dan Warga Desa Paya Pumat Percepat Pembangunan Jalan

Aceh Barat Daya

Dua Nelayan Asal Pulau Kayu Hilang di Laut Selama Lima Hari, Keuchik dan Tim SAR Terus Lakukan Pencarian

Tni-Polri

Kunker Ke Polres Lhokseumawe, Kapolda Aceh Tinjau Dayah Raudhatul Maarif