Home / Pemko Banda Aceh

Sabtu, 28 Februari 2026 - 01:12 WIB

Wali Kota Banda Aceh Buka Musrena 2026, Bahas 5 Isu Strategis Pembangunan 2027

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, membuka Musrena 2026 di Aula Bappeda Kota Banda Aceh, Kamis (27/2/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, membuka Musrena 2026 di Aula Bappeda Kota Banda Aceh, Kamis (27/2/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Bappeda menggelar Musyawarah Rencana Aksi Perempuan dan Anak (Musrena) dengan melibatkan perempuan, anak, dan penyandang disabilitas untuk membahas lima isu strategis prioritas pembangunan daerah.

Musrena dibuka langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, di Aula Bappeda Kota Banda Aceh, Kamis (27/2/2026).

Adapun arah kebijakan utama pembangunan tahun 2027 mencakup peningkatan layanan infrastruktur dasar dan optimalisasi sumber daya, serta memperkuat kemitraan pembangunan.

Baca Juga :  Sahur di Pendopo, Mendagri Tito Karnavian Bahas Pembangunan Banda Aceh Bersama Wali Kota Illiza

Dalam sambutannya, Illiza menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan respons atas kebutuhan nyata masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup, memperkuat daya saing ekonomi daerah, serta memastikan pengelolaan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan dan tangguh terhadap risiko bencana serta perubahan iklim.

“Oleh sebabnya kita harus berani menetapkan prioritas. Kita harus berani memilih mana yang paling mendesak, mana yang paling berdampak, dan mana yang benar-benar menjawab kebutuhan perempuan, anak dan disabilitas di Banda Aceh,” ujarnya.

Baca Juga :  Wali Kota Illiza Turun Langsung Pantau Operasi Pasar LPG 3 Kg

Lima isu strategis prioritas yang dibahas meliputi: peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia; penguatan tata kelola pemerintahan dan efektivitas pembangunan daerah; peningkatan daya saing ekonomi berbasis inovasi dan sektor unggulan lokal; penguatan nilai-nilai Islami, budaya, dan kearifan lokal; serta penguatan ketahanan lingkungan, mitigasi bencana, dan adaptasi perubahan iklim.

Baca Juga :  Kemenkes RI Lakukan Supervisi dan Pendampingan Program Integrasi Layanan Primer di Banda Aceh

Illiza menegaskan bahwa kelima isu tersebut harus dipandang dengan perspektif gender dan perlindungan anak dalam penyusunan prioritas pembangunan perangkat daerah.

“Saya berharap Musrena ini melahirkan rekomendasi yang konkret, terukur, dan realistis berbasis data serta pengalaman riil di lapangan. Setiap masukan dari forum ini akan menjadi bagian penting dalam penyusunan prioritas program dan kegiatan perangkat daerah dalam RKPD 2027,” tutupnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Ekbis

Illiza Apresiasi UMKM Capli Sambal Ijo Aceh, Siap Perkuat Daya Saing Produk Lokal

Pemko Banda Aceh

Pengentasan Kemiskinan Jadi Prioritas Pembangunan Kota Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Dukung Deklarasi Nasional Pengembangan Startup Digital dan Techpreneur 2026

Pemko Banda Aceh

Illiza Buka Bimtek Purna Tugas bagi 65 ASN Pemko Banda Aceh

Daerah

Banda Aceh Peduli: Wali Kota Illiza Pimpin Langsung Penyaluran Bantuan Banjir dan Longsor ke Sejumlah Daerah di Aceh

Advetorial

Kasus TBC di Banda Aceh Tembus 1.600, Wali Kota Soroti Rendahnya Cakupan Imunisasi Anak

Keagamaan

Perkuat Karakter Islami, Pemko Banda Aceh Rutin Gelar Kajian Dakwah

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Raih Opini WTP 18 Kali Berturut-turut dari BPK-RI