Banda Aceh, – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Universitas Al Washliyah Darussalam (UNADA) Banda Aceh bersama dosen pembimbing lapangan (DPL) menyelenggarakan kegiatan Sharing Session dengan tema “Membangun Budaya Sadar Bencana melalui Pendidikan, Kesiapsiagaan, dan Ketangguhan Komunitas.” Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi akademisi dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap berbagai potensi bencana, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan tersebut diprakarsai oleh mahasiswa KPM Tematik 2026 di bawah bimbingan Lasri, S.Pd., M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Seminar menghadirkan Dr. Puspita Annaba Kamil, S.Pd., M.Pd. sebagai narasumber utama yang menyampaikan materi mengenai pentingnya membangun budaya sadar bencana melalui pendidikan, kesiapsiagaan, dan penguatan ketangguhan komunitas.
Acara ini turut dihadiri oleh Rektor Universitas Al Washliyah Darussalam Banda Aceh, Dr. Yusra Jamali, M.Pd. serta sejumlah dosen UNADA yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan. Kehadiran pimpinan universitas dan para dosen menunjukkan komitmen UNADA dalam mendorong peningkatan kapasitas mahasiswa dan masyarakat dalam bidang kebencanaan. Dalam sambutannya, Rektor UNADA menyampaikan apresiasi kepada panitia KPM Tematik 2026 yang telah menginisiasi kegiatan edukatif dan bermanfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat. Menurutnya, Aceh sebagai daerah yang memiliki sejarah panjang terkait bencana alam memerlukan generasi muda yang memiliki pengetahuan, kepedulian, dan kesiapan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Dalam pemaparannya, Dr. Puspita Annaba Kamil menjelaskan bahwa pendidikan kebencanaan memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir masyarakat agar lebih siap menghadapi risiko bencana. Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan dan komunitas lokal.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab. Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan membahas berbagai strategi mitigasi bencana, pentingnya pendidikan kebencanaan sejak dini, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk membangun komunitas yang tangguh dan responsif terhadap ancaman bencana.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, KPM Tematik 2026 UNADA berharap dapat menumbuhkan budaya sadar bencana yang berkelanjutan serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dosen, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih aman, siap, dan tangguh menghadapi berbagai risiko bencana di masa depan.
Editor: Amiruddin. MK













