Home / Peristiwa

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:23 WIB

Massa Rusak Kantor Keuchik di Batee, Protes LPJ APBG 2025

mm Amir Sagita

Kondisi Kantor Keuchik Gampong Glumpang Tiga, Kecamatan Batee, usai dirusak oleh oknum masyarakat, Sabtu (13/6/2026). (Foto.IST).

Kondisi Kantor Keuchik Gampong Glumpang Tiga, Kecamatan Batee, usai dirusak oleh oknum masyarakat, Sabtu (13/6/2026). (Foto.IST).

Sigli – Ketegangan terkait pengelolaan anggaran desa berujung aksi pengrusakan di Kantor Keuchik Gampong Glumpang Tiga, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie, Sabtu pagi, (13/6/2026).

Sejumlah warga meluapkan kekecewaan mereka terhadap laporan pertanggungjawaban (LPJ) Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) tahun anggaran 2025 dengan merusak fasilitas kantor pemerintahan desa.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, sekelompok masyarakat mendatangi kantor keuchik setelah muncul ketidakpuasan terhadap penjelasan mengenai penggunaan anggaran gampong. Situasi yang semula berlangsung dalam suasana tegang kemudian berubah menjadi aksi pengrusakan.

Baca Juga :  Quick Respon Personel Brimob Berhasil Padamkan Kebakaran

Beberapa bagian bangunan kantor dilaporkan mengalami kerusakan. Pintu dan jendela pecah, sementara sejumlah fasilitas kerja seperti komputer, kursi, meja, serta perlengkapan kantor lainnya turut dirusak.

Belum diketahui secara pasti berapa jumlah warga yang terlibat maupun nilai kerugian akibat insiden tersebut. Namun, peristiwa itu segera mendapat perhatian aparat pemerintah kecamatan dan unsur keamanan.

Untuk mencegah situasi berkembang lebih jauh, pemerintah Kecamatan Batee bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan bergerak cepat melakukan mediasi. Pertemuan berlangsung di Kantor Camat Batee dengan melibatkan aparatur desa, unsur Tuha Peut, serta pihak keamanan dari Koramil dan Polsek setempat.

Baca Juga :  Bupati Aceh Singkil Diminta Lakukan Tes Urine Terhadap seluruh ASN

Camat Batee, Bustami, mengatakan pemerintah kecamatan berupaya mendorong penyelesaian persoalan melalui jalur dialog. Menurut dia, ketegangan yang dipicu oleh persoalan administrasi dan pertanggungjawaban anggaran desa tidak boleh berkembang menjadi konflik berkepanjangan di tengah masyarakat.

“Kami akan memastikan persoalan ini ditangani secara terbuka dan adil, sehingga tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di tengah masyarakat,” kata Bustami.

Ia menegaskan, pemerintah kecamatan akan mengawal proses penyelesaian terkait LPJ APBG 2025 agar berjalan transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku. Pendekatan persuasif, kata dia, terus dilakukan untuk menjaga stabilitas sosial di tingkat gampong.

Baca Juga :  Gunungapi Lewotobi Laki-laki Lima Kali Erupsi  

Hingga Sabtu siang, kondisi di Gampong Glumpang Tiga dilaporkan mulai berangsur kondusif. Aparat bersama pemerintah desa mengimbau masyarakat menahan diri dan mengedepankan mekanisme musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul.

Insiden ini kembali memperlihatkan pentingnya transparansi tata kelola dana desa, terutama dalam penyampaian laporan pertanggungjawaban anggaran kepada masyarakat. Di sejumlah wilayah, keterbukaan informasi penggunaan dana publik kerap menjadi faktor penting untuk mencegah munculnya ketegangan antara aparatur gampong dan warga.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Krueng Meureudu Meluap, Banjir Rendam Puluhan Gampong di Pidie Jaya

Peristiwa

Atap Bangunan Milik Warga di Pulo Aceh Diterjang Badai Hingga Puluhan Meter

Daerah

Mendagri Pastikan Negara Hadir Bangun Hunian Tetap bagi Warga Terdampak Bencana

Internasional

Kemlu RI : WNI anak ditangkap polisi Yordania diduga dukung ISIS

Peristiwa

Truk Enam Roda Terbalik Akibat Jalan Licin di Muara Satu

Peristiwa

HKB 2026, BPBD Banda Aceh Uji Sirene EWS dan Jalur Evakuasi

Peristiwa

Heboh! Ditemukan Tengkorak Manusia di Desa Tungkal I Pino Raya

Peristiwa

TNI AL Bersama SAR Gabungan berhasil Temukan Korban Tenggelam di Perairan Melawai