Jakarta – Kabupaten Aceh Jaya masuk dalam rekomendasi calon lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya melalui siaran pers yang diterima redaksi NOA.co.id, Senin (15/6/2026).
Komitmen pembangunan sektor pendidikan itu mengemuka dalam audiensi Bupati Aceh Jaya, Safwandi, dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI di Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Safwandi didampingi Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Aceh Muhammad Syafran, Bunda PAUD Aceh Jaya Desi Maulidar, Sekretaris Daerah Aceh Jaya Masri, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Aceh Jaya Juanda, serta Kasi Kurikulum dan Penilaian Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Aceh Jaya Julianto.
Rombongan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya diterima langsung oleh Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto.
Dalam audiensi tersebut, Gogot menyampaikan bahwa usulan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Aceh Jaya telah masuk dalam rekomendasi calon lokasi pembangunan tahun 2026. Namun, pemerintah daerah diminta segera menuntaskan sejumlah persyaratan administrasi paling lambat Juli mendatang.
“Alhamdulillah, saat ini Aceh Jaya sudah masuk dalam rekomendasi sebagai calon lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi yang akan dibangun tahun ini. Dengan catatan, seluruh persyaratan administrasi yang menjadi kesepakatan bersama dapat diselesaikan pada bulan Juli,” ujarnya.
Menurut Gogot, legalitas aset dan sertifikasi lahan menjadi syarat utama sebelum proses pembangunan dapat dimulai. Ia bahkan menyatakan kesiapan pihak kementerian untuk membantu koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) apabila diperlukan.
“Yang terpenting, seluruh proses administrasi harus selesai pada Juli karena aset yang akan dibangun harus sudah bersih dan resmi diserahkan kepada kementerian,” katanya.
Ia menambahkan, setelah seluruh persyaratan terpenuhi, Kemendikdasmen akan melanjutkan tahapan pembangunan yang meliputi penyusunan desain, rekonstruksi lahan, hingga pematangan lokasi.
“Insyaallah, jika semua berjalan sesuai kesepakatan dan administrasi selesai tepat waktu, proses pembangunan bisa kami mulai pada tahun ini,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Aceh Jaya Safwandi menyambut positif dukungan pemerintah pusat terhadap usulan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di daerahnya. Menurutnya, kehadiran sekolah tersebut akan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperluas akses layanan pendidikan yang lebih terintegrasi bagi masyarakat Aceh Jaya.
“Kami berkomitmen menyelesaikan seluruh persyaratan yang diperlukan, termasuk legalitas aset dan dokumen pendukung lainnya. Ini merupakan peluang besar bagi Aceh Jaya untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih berkualitas bagi generasi masa depan,” kata Safwandi.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya dalam mempercepat pembangunan sektor pendidikan serta memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Sanusi













