Home / Nasional

Jumat, 26 Desember 2025 - 16:49 WIB

Akses Jalan Nasional Pulih, Jembatan Bailey Jadi Solusi Darurat Pascabanjir di Aceh

mm Redaksi

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemasangan jembatan darurat jenis Bailey di sejumlah wilayah Provinsi Aceh pascabencana banjir bandang guna memulihkan akses antarwilayah yang sempat terputus. Foto: Dok. BPJN Aceh

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemasangan jembatan darurat jenis Bailey di sejumlah wilayah Provinsi Aceh pascabencana banjir bandang guna memulihkan akses antarwilayah yang sempat terputus. Foto: Dok. BPJN Aceh

Banda Aceh – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh memastikan pembangunan sekaligus pengamanan jembatan darurat jenis Bailey pascabencana banjir bandang di sejumlah wilayah Aceh dilaksanakan secara optimal dan sesuai dengan standar keselamatan.

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan konektivitas antarwilayah yang sempat terputus akibat kerusakan infrastruktur.

Kasatker PJN Wilayah II Provinsi Aceh, Akbar Hikmi, ST., MT, menyampaikan bahwa pihaknya bertindak sebagai penanggung jawab penanganan Jalan Nasional Wilayah Barat.

Jembatan Bailey yang digunakan dalam penanganan ini merupakan dukungan dari BPJN Riau, sesuai arahan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, untuk dipasang di kawasan Beutong Ateuh.

Baca Juga :  Komitmen Kejaksaan Dukung Penguatan Organisasi Olahraga

“Bantuan dari Kementerian PU tidak hanya difokuskan di Kabupaten Nagan Raya, tetapi juga mencakup wilayah tengah Aceh dan Pidie Jaya. Alhamdulillah, dengan dukungan jembatan Bailey ini, kami perkirakan pengerjaannya dapat diselesaikan dalam tujuh hari ke depan,” ungkap Akbar kepada wartawan.

Ia menjelaskan, terhubungnya kembali akses jalan pascapemasangan jembatan darurat tersebut sangat penting untuk membuka jalur distribusi bantuan kemanusiaan, khususnya melalui jalur darat di wilayah barat Aceh.

“Masih terdapat beberapa titik lintasan yang menjadi perhatian kami. Tercatat ada tiga ruas jalan yang sempat terputus, dan alhamdulillah dua di antaranya telah berhasil kami tangani dan kembali fungsional,” jelasnya.

Baca Juga :  Mahfud MD: Kehancuran Negara Ditentukan oleh Penegakan Hukum

Akbar menegaskan bahwa Satker PJN Wilayah II Aceh bertanggung jawab penuh atas seluruh proses di lapangan, mulai dari penerimaan aset jembatan Bailey hingga memastikan jembatan tersebut aman dan layak digunakan oleh masyarakat.

“Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama kami. Karena itu, setiap tahapan pemasangan dan pengamanan jembatan dilakukan sesuai prosedur dan standar teknis,” ujar Akbar Hikmi dalam keterangan tertulis kepada media, Jumat (19/12/2025).

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemasangan jembatan darurat jenis Bailey di sejumlah wilayah Provinsi Aceh pascabencana banjir bandang guna memulihkan akses antarwilayah yang sempat terputus. Foto: Dok. BPJN Aceh

Menurutnya, pemasangan jembatan Bailey merupakan solusi darurat yang efektif untuk mempercepat pemulihan akses transportasi serta memperlancar distribusi logistik ke wilayah-wilayah yang sempat terisolasi akibat rusaknya jembatan permanen.

Baca Juga :  Studi Banding ke Indonesia, Polisi Kamboja Ingin Belajar Pemberdayaan Polwan dan Pengarusutamaan Gender dari Polri

“Dengan terpasangnya jembatan Bailey, akses masyarakat kembali terbuka sehingga mobilitas warga, distribusi bantuan, serta aktivitas ekonomi dapat berangsur pulih,” tambahnya.

Akbar juga menjelaskan bahwa proses hibah jembatan Bailey ini merupakan hasil koordinasi dan kerja sama lintas sektor di bawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum. Sinergi tersebut melibatkan berbagai pihak guna memastikan infrastruktur jalan nasional tetap berfungsi secara optimal meskipun dalam kondisi darurat pascabencana.

Melalui langkah ini, BPJN Aceh melalui Satker PJN Wilayah II menegaskan komitmennya untuk terus menjaga konektivitas antarwilayah serta mendukung percepatan pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat Aceh pascabencana. (Adv)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Kejagung Tetapkan Delapan Tersangka Baru dalam Kasus Kredit Sritex

Nasional

Gampong Lubok Batee Terpilih Wakili Aceh di Lomba Gampong Pancasila Nasional

Nasional

Kemenhut Tegaskan Komitmen Lindungi Kawasan Hutan Raja Ampat

Nasional

Prabowo Ultimatum Menteri Nakal

Nasional

Kapolri Minta Jajaran Terus Bantu Warga dan Gelorakan ‘Ayo Pakai Masker dan Ayo Segera Vaksin’

Nasional

Kompolnas Monitor Penanganan Kasus Kematian Brigadir Nurhadi

Hukrim

Kejagung Geledah Kantor Ditjen Migas ESDM Terkait Korupsi Pertamina

Nasional

Penjabat Gubernur Aceh Raih Penghargaan TOP Pembina BUMD 2023