Home / Aceh Selatan / Pemerintah

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:50 WIB

APBK Rp1,322 T, Mahasiswa Tuntut Keberpihakan Pendidikan

mm Teuku Nizar

Khairi Munahar  demisioner ketua Senat Mahasiswa Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Ar Raniry tahun 2024. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Khairi Munahar demisioner ketua Senat Mahasiswa Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Ar Raniry tahun 2024. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Aceh Selatan – Kalangan mahasiswa Aceh Selatan menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan menunjukkan keberpihakan yang lebih nyata terhadap sektor pendidikan.

Desakan itu muncul di tengah besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Selatan yang mencapai sekitar Rp1,322 triliun.

Sementara untuk program beasiswa daerah bagi mahasiswa belum terlihat.

Mahasiswa menilai besarnya kapasitas fiskal daerah seharusnya memberi ruang bagi pemerintah untuk mengalokasikan anggaran khusus guna mendukung mahasiswa berprestasi maupun mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Menurut mereka, investasi di bidang pendidikan memiliki dampak jangka panjang terhadap kemajuan daerah.

Baca Juga :  Usai Pilkada Simeulue, Sorotan Tertuju ke Kursi Sekda, Tiga Nama Muncul ke Publik

“APBK yang mencapai sekitar Rp1,322 triliun seharusnya tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik,” demikian pernyataan Khairi Munahar yang diterima media ini, Selasa (14/7/2026).

Pemerintah, katanya, juga perlu memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui program beasiswa yang berkelanjutan.

Demisioner ketua Senat Mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Ar Raniry tahun 2024 ini menilai hingga saat ini masyarakat belum melihat adanya program beasiswa daerah yang menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap pendidikan tinggi.

Baca Juga :  2699 KPM Kecamatan Kuta Cot Glie Terima Beras Cadangan Pangan Pemerintah

Padahal, mereka menegaskan mahasiswa Aceh Selatan merupakan aset daerah yang nantinya akan mengisi berbagai profesi strategis.

Mulai dari tenaga pendidik, tenaga kesehatan, akademisi, wirausahawan hingga pemimpin di masa depan.

Munahar juga menekankan bahwa mengalokasikan sebagian kecil APBK untuk program beasiswa tidak akan menghambat pembangunan infrastruktur.

Sebaliknya, kebijakan tersebut akan memperkuat fondasi pembangunan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam pernyataannya, Munahar menyampaikan tiga tuntutan kepada Pemkab Aceh Selatan.

Pertama, mengalokasikan anggaran khusus untuk program beasiswa mahasiswa dalam APBK.

Baca Juga :  Buka Coaching Clinic CGP Angkatan 11, Ini Pesan Kadisdikbud Aceh Besar

Kedua, menyusun skema beasiswa yang terbuka, transparan, dan tepat sasaran.

Serta Ketiga, menjadikan pembangunan sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah.

Munahar menilai tolak ukur kemajuan daerah tidak hanya dari banyaknya pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas generasi yang lahir melalui akses pendidikan memadai.

Mereka berharap Pemkab Aceh Selatan segera menghadirkan program beasiswa daerah sebagai bentuk komitmen dalam mencetak generasi yang cerdas.

Serta berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi pembangunan Aceh Selatan di masa mendatang.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Daerah

Pj Bupati Pidie Jaya Prihatin atas Kekerasan terhadap Jurnalis, Keuchik Diminta Hormati Proses Hukum

Aceh Besar

Wabup Aceh Besar Ajak ASN Tingkatkan Ibadah dan Disiplin

Aceh Besar

Aceh Ramadhan Festival 2026 Resmi Dibuka di Masjid Raya Baiturrahman, Dorong Wisata Religi dan UMKM

Daerah

Coffee Morning dengan Wartawan, Pj Gubernur Safrizal: Butuh Dukungan & Kritik dari Media

Pemerintah

Imigrasi Banda Aceh Deportasi WN Malaysia 

Nasional

Kemenko Polkam Dorong Revisi PP 71/2019 dan Pecegahan Perjudian Daring

Hukrim

Menko Polkam : 8,8 juta Masyarakat Indonesia Bermain Judi Online  

Aceh Besar

Kepala Bappeda Buka Rapat Pansus DPRK Bahas LKPJ Bupati Aceh Besar 2024